Samsung disebut makin dekat merilis dua ponsel kelas menengah barunya di Indonesia, yakni Galaxy A57 dan Galaxy A37. Keduanya sudah muncul dalam sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN di laman P3DN Kementerian Perindustrian, yang menandakan persiapan peluncuran resmi sudah memasuki tahap akhir.
Data sertifikasi menunjukkan Galaxy A57 dengan kode SM-A576B dan Galaxy A37 dengan kode SM-A376B sama-sama mengantongi nilai TKDN 39,60 persen. Angka itu melampaui syarat minimum 35 persen yang wajib dipenuhi perangkat untuk bisa dipasarkan secara legal di Indonesia.
TKDN Jadi Sinyal Kuat Peluncuran
Kemunculan dua model tersebut di basis data resmi pemerintah biasanya menjadi indikator kuat bahwa jadwal rilis sudah semakin dekat. Bagi produsen, sertifikasi TKDN menjadi pintu masuk penting sebelum perangkat memperoleh izin edar dan masuk ke jalur distribusi ritel.
Samsung sendiri belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi untuk kedua perangkat ini. Namun, munculnya nomor model di sistem TKDN sering dipandang sebagai langkah administratif paling krusial sebelum pengenalan produk ke publik.
Galaxy A57 Dibekali Peningkatan di Kelas Menengah Premium
Berdasarkan bocoran yang beredar, Galaxy A57 bakal membawa peningkatan pada chipset, kamera, dan desain. Perangkat ini disebut mengusung layar Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz untuk pengalaman visual yang lebih mulus saat menjelajah media sosial, bermain gim, atau menonton video.
Di sektor dapur pacu, Galaxy A57 dikabarkan akan memakai Exynos 1680 octa-core. Opsi memorinya disebut bisa mencapai RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB atau lebih, sehingga cocok untuk pengguna yang butuh ruang lega untuk aplikasi, foto, dan video.
Untuk kamera, bocoran menyebut adanya konfigurasi triple camera dengan sensor utama 50 MP serta dukungan OIS. Fitur stabilisasi optik ini penting untuk membantu hasil foto dan video tetap lebih stabil, terutama saat pengambilan gambar di kondisi cahaya minim.
Berikut rangkuman spesifikasi yang beredar untuk Galaxy A57:
| Fitur | Bocoran spesifikasi |
|---|---|
| Layar | Super AMOLED 6,7 inci, 120 Hz |
| Prosesor | Exynos 1680 octa-core |
| RAM | Hingga 12 GB |
| Penyimpanan internal | Hingga 256 GB atau lebih |
| Kamera belakang | Triple camera, utama 50 MP, OIS |
| Baterai | 5.000 mAh, fast charging 45 Watt |
| Sistem operasi | Android 16, One UI terbaru |
Galaxy A37 Disiapkan Sebagai Opsi Lebih Terjangkau
Di sisi lain, Galaxy A37 diposisikan sebagai alternatif yang lebih ramah di kantong namun tetap membawa konektivitas 5G. Ponsel ini disebut tetap memakai layar Super AMOLED 6,7 inci FHD+ dengan refresh rate 120 Hz, yang saat ini menjadi salah satu fitur favorit di segmen menengah.
Bocoran lain menyebut Galaxy A37 akan ditenagai Exynos 1480. Untuk kamera utama, perangkat ini disiapkan dengan sensor 50 MP, sementara baterainya tetap berkapasitas 5.000 mAh dan mendukung pengisian cepat 45 W.
Samsung juga dikabarkan menyematkan NFC dan eSIM di Galaxy A37. Dua fitur ini cukup relevan untuk pengguna di Indonesia karena NFC memudahkan transaksi digital dan eSIM memberi opsi konektivitas yang lebih fleksibel pada perangkat yang mendukungnya.
Rincian bocoran Galaxy A37 adalah sebagai berikut:
- Layar Super AMOLED 6,7 inci FHD+ 120 Hz
- Chipset Exynos 1480
- Kamera utama 50 MP
- Baterai 5.000 mAh dengan fast charging 45 W
- NFC dan eSIM
- Bodi ramping 6,9 mm
Posisi Strategis di Pasar Ponsel Menengah
Dari bocoran yang beredar, Galaxy A57 dan Galaxy A37 tampak disiapkan untuk mengisi dua kebutuhan berbeda di pasar menengah. Galaxy A57 menyasar pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi dan pengalaman kamera yang lebih lengkap, sedangkan Galaxy A37 ditujukan untuk konsumen yang mencari nilai terbaik dengan fitur 5G, layar besar, dan daya tahan baterai yang stabil.
Desain bodi yang disebut ramping sekitar 6,9 mm juga menjadi nilai jual tersendiri di tengah tren ponsel mid-range yang makin mengejar tampilan tipis dan premium. Jika bocoran spesifikasi itu akurat, Samsung berpeluang mempertahankan daya saing kuat di segmen yang sangat padat persaingan.
Berdasarkan perkiraan yang beredar, Samsung akan mulai memasarkan Galaxy A57 dan Galaxy A37 sekitar akhir Februari hingga Maret 2026. Sampai pengumuman resmi dirilis, sertifikasi TKDN dan daftar bocoran spesifikasi menjadi petunjuk paling nyata bahwa kedua ponsel ini sudah berada di jalur peluncuran untuk konsumen Indonesia.









