MacBook Neo menarik perhatian bukan hanya karena posisinya sebagai laptop Apple yang paling terjangkau, tetapi juga karena dinilai sebagai MacBook paling mudah diperbaiki dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir. Penilaian itu datang dari iFixit setelah melakukan pembongkaran pada varian yang dibanderol sekitar 699 dolar AS dan sudah dilengkapi keyboard Touch ID.
Temuan ini menjadi penting karena Apple selama bertahun-tahun kerap dikritik soal akses perbaikan perangkat yang rumit. Dalam layar analisis iFixit, MacBook Neo memang belum sepenuhnya ramah servis, tetapi desain internalnya menunjukkan perubahan arah yang lebih praktis dibandingkan banyak generasi MacBook sebelumnya.
Desain internal yang lebih modular
Saat bagian bawah dibuka, MacBook Neo masih memakai sekrup pentalobe yang membutuhkan alat khusus. Namun, setelah panel dilepas, iFixit menemukan susunan komponen yang lebih mudah dijangkau dan lebih modular daripada pendahulunya.
Sejumlah bagian seperti baterai, speaker, port, dan trackpad kini lebih mudah diakses tanpa harus membongkar terlalu banyak komponen lain. Pola ini memberi keuntungan bagi teknisi maupun pengguna yang ingin melakukan perbaikan dasar dengan risiko kerusakan lebih kecil.
Baterai lebih mudah diganti
Perubahan paling menonjol ada pada baterai. Jika sebelumnya banyak laptop Apple memakai perekat yang menyulitkan proses penggantian, MacBook Neo disebut memakai sekrup untuk memasang baterai.
Langkah ini membuat proses pelepasan dan penggantian baterai jauh lebih sederhana. Walau totalnya ada sekitar 18 sekrup yang harus dilepas, iFixit tetap menilai mekanisme tersebut sebagai kemajuan karena tidak lagi bergantung pada perekat kuat yang sering menyulitkan servis.
Berikut beberapa komponen yang dinilai lebih mudah diakses pada MacBook Neo:
- Baterai
- Speaker
- Port
- Trackpad
- Layar
iFixit juga menilai layar dan baterai kini lebih mudah dilepas dibandingkan banyak MacBook generasi sebelumnya. Selain itu, port USB-C dan jack headphone dibuat lebih modular sehingga memudahkan penggantian jika terjadi kerusakan.
Nilai reparabilitas lebih baik dari MacBook lain
iFixit memberi MacBook Neo skor reparabilitas 6 dari 10. Nilai ini memang belum tinggi, tetapi cukup menonjol bila dibandingkan dengan model Apple lain yang diuji dalam rentang penilaian yang sama.
Sebagai pembanding, MacBook Pro M5 14-inch mendapat skor 4/10, sedangkan MacBook Air M4 memperoleh 5/10. Artinya, MacBook Neo bukan hanya lebih murah, tetapi juga lebih mudah dirawat secara fisik ketimbang dua model yang secara kelas masih berada di atasnya.
Masih ada kompromi besar pada upgrade
Meski membawa perbaikan, MacBook Neo tetap punya batasan penting. RAM dan SSD pada perangkat ini disolder langsung ke chip A18 Pro, sehingga tidak bisa di-upgrade setelah pembelian.
Kondisi ini menjadi catatan besar bagi pengguna yang ingin fleksibilitas jangka panjang. Kompromi tersebut membuat MacBook Neo lebih unggul dalam urusan servis komponen tertentu, tetapi belum benar-benar memberi kebebasan penuh untuk modifikasi seperti pada laptop yang memakai modul memori dan penyimpanan terpisah.
iFixit menduga desain yang lebih mudah diperbaiki ini juga terkait dengan dorongan regulasi baru Uni Eropa, yang mewajibkan baterai perangkat portabel bisa diganti lebih mudah mulai tahun 2027. Jika arah ini berlanjut, MacBook Neo bisa menjadi sinyal bahwa Apple mulai merespons tuntutan pasar dan regulasi soal hak perbaikan perangkat.
Dalam konteks pasar laptop modern, MacBook Neo menunjukkan bahwa Apple masih bisa merancang perangkat yang tipis, murah, dan relatif lebih ramah servis tanpa mengorbankan terlalu banyak aspek desain. Bagi pengguna yang memprioritaskan kemudahan perbaikan, hasil teardown iFixit membuat MacBook Neo layak dilihat sebagai salah satu langkah paling signifikan Apple dalam memperbaiki reputasi reparabilitas MacBook.
