
FUJIFILM resmi menghadirkan instax mini 13™ ke Indonesia sebagai kamera instan analog untuk pengguna pemula yang ingin merasakan cetak foto instan dengan cara yang sederhana. Model ini membawa pembaruan yang paling relevan untuk kebutuhan swafoto, yakni sistem self-timer ganda yang dirancang membantu hasil foto tetap stabil dan bebas guncangan.
Di tengah tren konten visual yang makin cepat dibagikan, kamera instan masih punya tempat tersendiri karena memberi hasil fisik yang langsung bisa disimpan atau dibagikan. FUJIFILM menyebut instax mini 13™ hadir untuk menawarkan pengalaman fotografi yang lebih menyenangkan, ekspresif, dan dekat dengan gaya hidup generasi masa kini.
Self-timer jadi pembaruan paling menonjol
Fujifilm mempertahankan konsep operasi yang mudah pada instax mini 13™. Pengguna cukup memutar lensa untuk menyalakan kamera, mengarahkan bidikan, lalu menekan tombol rana.
Namun, pembaruan yang paling menarik ada pada fitur self-timer ganda. Ada dua pilihan waktu yang disediakan, yaitu 2 detik dan 10 detik, sehingga pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan foto dengan lebih fleksibel.
Timer 2 detik cocok untuk selfie dengan kamera di tangan karena jeda singkat ini membantu tangan lebih stabil sebelum rana bekerja. Timer 10 detik memberi ruang lebih luas untuk foto kelompok, foto full-body, atau pengambilan gambar tanpa memegang perangkat.
Fitur yang membantu hasil foto lebih presisi
Selain self-timer, instax mini 13™ dibekali aksesori pengatur sudut kamera di dalam kemasan. Aksesori ini memudahkan pengguna menempatkan kamera di berbagai permukaan dengan kemiringan yang lebih pas tanpa perlu membawa tripod terpisah.
Kamera ini juga memiliki close-up mode yang ditujukan untuk objek jarak dekat. Fujifilm melengkapi mode tersebut dengan koreksi paralaks agar area yang terlihat di viewfinder sesuai dengan hasil cetakan, sehingga titik fokus tidak bergeser saat memotret dari jarak dekat.
Fitur automatic exposure juga ikut dipertahankan untuk membaca kondisi cahaya secara otomatis. Kamera menyesuaikan kecepatan rana dan lampu kilat tanpa pengaturan manual, sehingga hasil foto tetap lebih konsisten di kondisi terang maupun minim cahaya.
Pilihan warna pastel untuk pengguna muda
Secara desain, instax mini 13™ membawa bodi dengan lekukan 3D yang halus dan logo perak metalik di bagian depan. Sisi sampingnya dibuat lebih bersih dengan elemen pita melingkar yang memperkuat kesan playful dan modern.
Ada lima pilihan warna pastel yang disiapkan untuk pasar muda, khususnya gen Z dan milenial. Varian itu meliputi Dreamy Purple, Candy Pink, Frost Blue, Lagoon Green, dan Clay White.
Berikut daftar warna yang tersedia:
- Dreamy Purple
- Candy Pink
- Frost Blue
- Lagoon Green
- Clay White
Harga dan ketersediaan di Indonesia
instax mini 13™ sudah tersedia di toko fisik dan jaringan dealer resmi FUJIFILM di Indonesia. Harga jual resminya berada di angka Rp1.299.000.
Bersamaan dengan kamera ini, FUJIFILM juga merilis aksesori pelindung dengan warna senada serta kertas film mini varian “PASTEL GALAXY”. Varian film ini menampilkan corak gradasi berkilau yang selaras dengan identitas desain kamera.
Dukungan digital lewat instax UP!™
Peluncuran instax mini 13™ juga berjalan seiring dengan pembaruan aplikasi instax UP!™. Aplikasi ini tersedia di App Store dan Google Play Store untuk memindai foto instax fisik dan menyimpannya dalam format digital.
Pembaruan terbarunya menambahkan algoritma AI pada fitur pemindaian, sehingga proses scan diklaim lebih presisi, lebih bersih dari pantulan cahaya, dan tidak mudah terpengaruh warna latar tempat foto diletakkan. Dengan begitu, pengalaman instax kini tidak hanya berhenti di hasil cetak, tetapi juga masuk ke ekosistem digital yang lebih rapi dan mudah dibagikan.









