
Infinix GT 50 Pro kembali muncul dalam bocoran baru yang menyorot arah pengembangannya sebagai ponsel gaming. Informasi yang beredar mengarah pada kombinasi desain yang lebih berani, sistem pendingin yang ditingkatkan, dan fitur kontrol tambahan untuk bermain gim.
Laporan terbaru juga memperkuat indikasi bahwa peluncuran perangkat ini semakin dekat, terutama setelah kemunculannya di situs sertifikasi BIS di India. Temuan itu belum mengonfirmasi seluruh spesifikasi resmi, tetapi cukup kuat untuk menunjukkan bahwa Infinix sedang menyiapkan penerus lini GT dengan fokus yang lebih serius pada performa gaming.
Desain belakang tampil lebih agresif
Berdasarkan laporan Gizmochina yang membagikan sketsa desain perangkat, Infinix GT 50 Pro disebut masih membawa bahasa desain bernuansa hypercar. Namun, tampilannya diklaim mendapat sentuhan baru lewat garis bodi yang lebih tajam dan tekstur mirip Kevlar agar terasa lebih premium saat digenggam.
Bagian belakang perangkat juga disebut memiliki elemen transparan berwarna yang memperlihatkan area sistem pendingin di dalam bodi. Detail ini digambarkan memberi kesan visual yang lebih hidup, sekaligus mempertegas identitas GT 50 Pro sebagai ponsel yang memang diarahkan untuk pengguna gaming.
Kebocoran ini sejalan dengan strategi sejumlah merek gaming phone yang belakangan tidak hanya mengejar performa, tetapi juga tampilan industrial yang kuat. Dalam konteks pasar menengah premium, pendekatan seperti ini bisa menjadi nilai jual penting karena membedakan perangkat dari ponsel performa biasa.
Shoulder trigger jadi fitur utama untuk gamer
Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran dual-pressure shoulder triggers. Menurut laporan yang sama, tombol bahu ini mampu membaca tingkat tekanan yang berbeda dan mendukung input geser, sehingga satu jari bisa menjalankan lebih dari satu aksi.
Fitur ini penting untuk gim kompetitif, terutama genre tembak-menembak dan balap, karena memberi kontrol tambahan tanpa menutupi layar. Jika informasi ini akurat, pengguna dapat memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan perangkat gaming khusus, tetapi tetap dalam bentuk smartphone.
Beberapa detail yang disebut dalam bocoran antara lain sebagai berikut:
- Mendukung hingga delapan kontrol kustom.
- Memiliki sepuluh tingkat pengaturan sensitivitas.
- Didesain untuk lebih dari 3 juta kali tekan.
- Menawarkan waktu respons di bawah 20 ms.
- Bisa dipakai bukan hanya untuk gim, tetapi juga zoom kamera dan shortcut harian.
Spesifikasi trigger seperti ini menunjukkan bahwa Infinix tidak hanya menambahkan fitur kosmetik. Perusahaan tampaknya mencoba menghadirkan kontrol yang benar-benar fungsional dan fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan.
Sistem pendingin jadi sorotan utama
Aspek lain yang menonjol dari bocoran ini adalah sistem pendinginnya. Infinix GT 50 Pro diklaim akan memakai micro-pump liquid cooling system dengan area diafragma besar mencapai 6.437 mm persegi.
Secara teknis, sistem seperti ini ditujukan untuk mempercepat pembuangan panas dari komponen inti saat beban kerja tinggi. Tujuannya bukan sekadar menjaga suhu tetap rendah, tetapi juga mempertahankan performa agar tidak cepat turun saat sesi gaming panjang.
Laporan tersebut menyebut area pendinginan akan menutup titik-titik penghasil panas utama di dalam perangkat. Bila implementasinya efektif, GT 50 Pro berpotensi menawarkan performa yang lebih stabil saat menjalankan gim berat, streaming, atau aktivitas multitasking intensif.
Dalam industri smartphone, manajemen termal memang menjadi salah satu pembeda utama untuk ponsel gaming. Chipset cepat dan layar refresh rate tinggi akan sulit memberi manfaat maksimal bila suhu perangkat cepat naik dan memicu penurunan performa.
MagCharge 2.0 disebut hadir dengan pendingin tambahan
Bocoran yang sama juga menyebut aksesori magnetik bernama MagCharge 2.0. Sistem ini dikabarkan dapat menyuplai daya langsung ke ponsel saat digunakan, sekaligus membantu mengurangi penumpukan panas pada baterai.
MagCharge 2.0 disebut menggabungkan pengisian daya nirkabel 15W dengan mekanisme pendingin TEC 12W. Jika benar hadir, aksesori ini bisa menjadi pendekatan menarik karena menggabungkan pengisian dan pendinginan dalam satu ekosistem yang menyasar pemain gim mobile.
Berikut ringkasan fitur yang bocor:
| Aspek | Detail yang dilaporkan |
|---|---|
| Desain | Gaya hypercar, tekstur mirip Kevlar, garis lebih tajam |
| Elemen belakang | Jendela transparan berwarna untuk menampilkan sistem pendingin |
| Kontrol gaming | Dual-pressure shoulder triggers |
| Respons trigger | Di bawah 20 ms |
| Daya tahan trigger | Lebih dari 3 juta kali tekan |
| Pendingin internal | Micro-pump liquid cooling |
| Luas diafragma | 6.437 mm persegi |
| Aksesori tambahan | MagCharge 2.0 |
| Wireless charging | 15W |
| TEC cooling | 12W |
Spesifikasi lain yang lebih dulu bocor
Sebelumnya, bocoran lain juga mengungkap spesifikasi inti perangkat ini. Infinix GT 50 Pro disebut dapat hadir dengan kamera belakang ganda yang terdiri dari sensor utama 50 megapiksel dan kamera ultrawide 8 megapiksel, lengkap dengan LED flash.
Untuk kamera depan, perangkat ini disebut membawa sensor 13 megapiksel. Di sisi layar, GT 50 Pro dikabarkan menggunakan panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 144Hz, kombinasi yang sangat relevan untuk gaming karena menawarkan gerakan visual yang lebih mulus dan tajam.
Pada sektor dapur pacu, perangkat ini diperkirakan memakai MediaTek Dimensity 8400 Ultimate SoC. Chipset tersebut, bila benar digunakan, menempatkan GT 50 Pro sebagai pesaing yang serius di kelas ponsel performa tinggi, apalagi jika dipadukan dengan trigger khusus dan sistem pendingin yang memang dirancang untuk sesi permainan panjang.
Sampai saat ini, Infinix belum mengumumkan detail resmi perangkat tersebut. Namun rangkaian kebocoran desain, fitur gaming, dan kemunculan di BIS membuat GT 50 Pro semakin kuat diposisikan sebagai salah satu ponsel yang patut dipantau menjelang peluncurannya di India.
Source: www.gadgets360.com








