Meta Uji Coba Instagram Plus, Fitur Premium Yang Mengubah Cara Story Dibaca

Meta mulai menguji layanan berlangganan baru untuk Instagram yang disebut Instagram Plus. Uji coba ini memberi akses ke sejumlah fitur eksklusif yang ditujukan untuk pengguna yang ingin kontrol lebih besar atas konten dan interaksi di platform tersebut.

Menurut laporan Digital Trends yang dikutip Beritasatu.com pada Selasa, 31 Maret 2026, program ini masih terbatas di wilayah tertentu dan belum tersedia secara global. Sejumlah pengguna bahkan mengaku sudah melihat notifikasi penawaran berlangganan meski mereka masih memakai versi gratis.

Apa Itu Instagram Plus

Instagram Plus hadir sebagai opsi premium di atas layanan Instagram reguler. Meta menempatkan layanan ini sebagai pilihan tambahan, bukan pengganti versi gratis yang selama ini dipakai jutaan pengguna.

Langkah ini menunjukkan arah bisnis platform sosial yang makin banyak mengandalkan model berlangganan. Di tengah tekanan industri digital untuk mencari sumber pendapatan baru, fitur premium menjadi salah satu cara perusahaan menambah nilai bagi pengguna yang bersedia membayar.

Fitur yang Diuji

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, Instagram Plus menawarkan beberapa fitur yang belum tersedia di versi biasa. Fitur-fitur ini banyak berfokus pada pengelolaan story dan peningkatan visibilitas konten.

Daftar fitur yang disebut dalam uji coba antara lain:

  1. Pengaturan audiens story yang lebih detail.
  2. Kemampuan melihat siapa yang menonton ulang story.
  3. Pencarian daftar penonton story.
  4. Pratinjau story sebelum dipublikasikan.
  5. Perpanjangan durasi tayang story.
  6. Pengiriman “super hearts”.
  7. Peningkatan visibilitas konten lewat fitur spotlight.

Fitur-fitur itu memberi gambaran bahwa Meta ingin menjangkau pengguna yang aktif membuat konten dan membutuhkan alat tambahan untuk memantau respons audiens. Untuk kreator, kemampuan melihat performa story secara lebih spesifik bisa membantu membaca minat pengikut dengan lebih jelas.

Masa Uji Coba Gratis

Sebagai strategi untuk menarik pengguna, Meta menawarkan masa uji coba gratis selama satu bulan. Skema ini umum dipakai layanan digital agar pengguna bisa mencoba fitur premium sebelum memutuskan untuk berlangganan.

Pendekatan tersebut juga memberi ruang bagi Meta untuk mengukur minat pasar. Jika respons pengguna positif, uji coba ini berpeluang diperluas ke lebih banyak wilayah dalam tahap berikutnya.

Respons Pengguna Masih Beragam

Reaksi publik terhadap rencana Instagram Plus belum sepenuhnya seragam. Sebagian pengguna menilai fitur tambahan itu menarik, tetapi ada juga yang menganggap manfaatnya belum cukup besar untuk mendorong mereka berlangganan.

Kritik lain muncul karena model berlangganan kini makin sering dipakai platform media sosial besar. Meski begitu, Meta tetap mempertahankan layanan dasar Instagram secara gratis, sehingga pengguna masih bisa memakai fitur utama tanpa biaya.

Mengapa Langkah Ini Penting

Uji coba Instagram Plus menandakan Meta terus mencari cara untuk memperluas pendapatan di luar iklan. Di saat yang sama, perusahaan juga mencoba menjaga keseimbangan dengan tidak menghapus akses gratis yang menjadi daya tarik utama Instagram.

Jika uji coba ini berkembang lebih luas, Instagram bisa masuk ke fase baru yang memadukan layanan gratis dan premium dalam satu ekosistem. Bagi pengguna, pilihan itu memberi fleksibilitas untuk tetap memakai versi dasar atau beralih ke pengalaman yang lebih lengkap sesuai kebutuhan.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button