Galaxy Buds Able Muncul dari Bayang-Bayang, Jejaknya Mengarah ke Earbuds Bone Conduction

Samsung diduga sedang menyiapkan produk audio baru yang berbeda dari lini Galaxy Buds yang sudah ada. Sejumlah bocoran mengarah pada nama “Galaxy Buds Able”, dan indikasi terkuat menyebut perangkat ini kemungkinan besar memakai teknologi bone conduction atau konduksi tulang.

Informasi itu menarik karena produk ini tidak terlihat sebagai sekadar penerus earbuds nirkabel biasa. Jika arah bocorannya akurat, Samsung justru sedang membuka kategori baru untuk audio wearable, dengan desain yang berpotensi lebih terbuka dan berbeda dari earbuds in-ear konvensional.

Bocoran nama dan arah produk mulai saling menguatkan

Laporan dari SammyGuru menyebut Samsung tengah menggarap perangkat audio yang “completely different” dari upgrade Galaxy Buds pada umumnya. Media itu juga menyoroti kemunculan nama “Able” yang dikaitkan dengan perangkat bone conduction.

SammyGuru mengacu pada unggahan tipster Ice Universe di Weibo yang kemudian ditarik kembali. Meski unggahan tersebut sudah tidak tersedia, isi informasinya disebut menunjuk pada pengembangan headphone bone conduction Samsung dengan codename “Able”.

Petunjuk ini bukan datang dari satu sumber saja. SammyGuru juga menyebut temuan lama mereka, ditambah laporan media Korea Sedaily, yang sebelumnya mengindikasikan jendela peluncuran pada paruh kedua tahun itu meski realisasinya belum terjadi.

Belakangan, sinyal baru muncul dari sertifikasi BIS yang disebut mengarah pada kategori Galaxy Buds yang benar-benar baru. Kehadiran sertifikasi seperti ini umumnya belum mengonfirmasi spesifikasi final, tetapi sering menjadi penanda bahwa produk sedang disiapkan untuk pasar tertentu.

Akun DalgleishGX di X juga disebut ikut mengarah pada dugaan yang sama. Menurut rujukan SammyGuru, perangkat misterius itu kemungkinan adalah bone conduction earbuds, atau setidaknya mengusung konsep yang sangat dekat dengan teknologi tersebut.

Apa itu bone conduction dan mengapa berbeda

Bone conduction bekerja dengan cara yang berbeda dari earbuds biasa. Audio tidak dikirim melalui saluran telinga, melainkan lewat getaran yang diteruskan melalui tulang tengkorak menuju telinga bagian dalam.

Pendekatan ini membuat gendang telinga tidak menjadi jalur utama penghantaran suara. Karena itu, perangkat jenis ini biasanya tidak perlu masuk ke dalam liang telinga seperti earbud in-ear.

Dalam banyak kasus, bone conduction masuk ke rumpun desain open-ear atau OWS. Artinya, perangkat dirancang agar area telinga tetap lebih terbuka sehingga pengguna masih bisa mendengar suara sekitar.

Konsep seperti ini cocok untuk pengguna yang mengutamakan kesadaran situasional saat berolahraga, berjalan, atau beraktivitas di ruang publik. Namun, karakter suara dan isolasi kebisingannya biasanya berbeda dibanding earbuds tertutup dengan active noise cancellation.

Mengapa kemunculannya terasa masuk akal sekarang

Bocoran tentang Buds Able dinilai makin masuk akal setelah Samsung merilis seri Galaxy Buds 4 lebih awal dari pola yang biasa terlihat. SammyGuru menilai langkah tersebut bisa menjadi isyarat bahwa perusahaan sedang memberi ruang bagi produk audio lain yang lebih eksperimental.

Jika benar, strategi ini menunjukkan pemisahan antara lini mainstream dan lini inovatif. Galaxy Buds reguler dapat tetap menyasar pasar luas, sementara Buds Able berpotensi menjadi pintu masuk Samsung ke segmen audio open-ear premium.

Spekulasi lain menyebut perangkat ini bisa diperkenalkan bersamaan dengan generasi ponsel lipat Samsung berikutnya. Nama yang banyak disebut dalam bocoran adalah Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Wide, dan Galaxy Z Flip 8.

Peluncuran dalam panggung besar seperti itu akan memberi posisi yang lebih kuat bagi produk baru. Samsung bisa mempresentasikannya bukan hanya sebagai aksesori, tetapi sebagai bagian dari gelombang perangkat wearable generasi berikutnya.

Hal yang sudah terlihat dan yang masih perlu dikonfirmasi

Sejauh ini, ada beberapa poin yang relatif konsisten dari berbagai sumber. Namun, sebagian besar masih berada pada level indikasi awal dan belum menjadi konfirmasi resmi dari Samsung.

  1. Nama “Able” beberapa kali muncul dalam bocoran terkait audio Samsung.
  2. Ice Universe dan sumber lain mengaitkannya dengan bone conduction.
  3. Laporan Sedaily sebelumnya menyebut target peluncuran pada paruh kedua tahun itu.
  4. Sertifikasi BIS memunculkan dugaan adanya kategori Galaxy Buds baru.
  5. Samsung belum mengumumkan spesifikasi, desain final, atau tanggal peluncuran resmi.

Masih ada sejumlah aspek penting yang belum jelas. Misalnya, apakah perangkat ini murni bone conduction, memakai hybrid open-ear, atau menghadirkan pendekatan baru yang tidak sepenuhnya sama dengan produk pesaing di kategori tersebut.

Pertanyaan lain menyangkut kualitas audio, ketahanan baterai, fitur Galaxy AI, dan integrasi ekosistem Samsung. Jika produk ini benar hadir, nilai jual utamanya kemungkinan bukan hanya bentuk baru, tetapi juga cara Samsung menggabungkan kenyamanan, keamanan penggunaan, dan fitur cerdas dalam satu perangkat.

Bagi pasar wearable, langkah ini bisa menjadi sinyal bahwa persaingan earbuds tidak lagi hanya soal ANC yang lebih kuat atau suara bass yang lebih tebal. Fokusnya mulai bergeser ke pengalaman pakai yang lebih fleksibel, dan Galaxy Buds Able kini muncul sebagai kandidat kuat perangkat audio Samsung yang paling berbeda dalam beberapa tahun terakhir.

Source: sammyguru.com

Berita Terkait

Back to top button