
Samsung Galaxy S26 dan Nothing Phone (4a) Pro hadir untuk dua kelas harga yang berbeda, tetapi keduanya sama-sama menawarkan fitur yang bisa saling menabrak. Karena itu, pertanyaan utamanya bukan sekadar mana yang lebih bagus, melainkan apakah selisih harga Samsung benar-benar sepadan.
Berdasarkan data spesifikasi yang beredar, Galaxy S26 dijual di kisaran ₹88,000, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro diposisikan jauh lebih murah. Di atas kertas, Samsung unggul di performa, daya tahan, dan dukungan software, sementara Nothing menekan harga dengan layar lebih agresif, baterai lebih besar, dan kamera zoom yang tidak biasa di kelasnya.
Desain dan ketahanan
Galaxy S26 memakai Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan dan belakang, rangka Armor Aluminum 2, serta sertifikasi IP68. Kombinasi ini memberi nilai lebih untuk pengguna yang mencari perangkat premium dengan perlindungan lebih kuat terhadap air dan debu.
Nothing Phone (4a) Pro mengusung bodi aluminium dengan identitas visual yang lebih berani lewat antarmuka Glyph berbasis lampu mini-LED. Namun, perlindungannya berada di level IP65 dan kaca yang dipakai adalah Gorilla Glass 7i, sehingga untuk ketahanan murni Samsung masih lebih unggul.
Bagi pengguna yang mementingkan kesan unik, Nothing jelas lebih menonjol secara visual. Akan tetapi, dari sudut pandang keawetan dan rasa perangkat flagship, Galaxy S26 terlihat lebih meyakinkan.
Layar: Nothing lebih agresif, Samsung lebih matang
Samsung membekali Galaxy S26 dengan panel LTPO AMOLED 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 2600 nits. Teknologi LTPO membantu efisiensi daya, sementara tuning warna Samsung selama ini dikenal konsisten untuk konsumsi konten harian.
Nothing Phone (4a) Pro menawarkan layar AMOLED 144Hz dengan tingkat kecerahan puncak hingga 5000 nits dan resolusi 1260p. Kepadatan pikselnya juga lebih tinggi, sekitar 440 ppi, dibanding Galaxy S26 yang ada di kisaran 411 ppi.
Secara spesifikasi, Nothing unggul untuk refresh rate, ketajaman, dan angka kecerahan. Namun, layar Samsung tetap kompetitif karena kualitas kalibrasi dan efisiensi biasanya menjadi nilai penting dalam pemakaian jangka panjang.
Performa dan masa pakai jangka panjang
Perbedaan terbesar ada di otak perangkat. Galaxy S26 ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Exynos 2600, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro menggunakan Snapdragon 7 Gen 4.
Chip flagship Samsung memberi ruang lebih besar untuk gaming berat, pemrosesan AI, multitasking intensif, dan stabilitas performa dalam beberapa tahun ke depan. Samsung juga memasangkan penyimpanan UFS 4.X dengan RAM hingga 12GB, sementara Nothing masih memakai UFS 3.1 meski kapasitas RAM-nya juga bisa mencapai 12GB.
Keunggulan penting lain ada pada dukungan perangkat lunak. Berdasarkan data referensi, Galaxy S26 mendapat pembaruan hingga 7 tahun, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro hanya 3 tahun, sehingga selisih harga Samsung lebih mudah dibenarkan untuk pembeli yang ingin memakai ponsel lebih lama.
Kamera: Samsung lebih seimbang, Nothing lebih berani
Kedua ponsel sama-sama membawa kamera utama 50MP dengan OIS. Hasil akhirnya berpotensi setara untuk pemotretan dasar, tetapi pendekatan keduanya berbeda saat masuk ke kamera pendamping.
Samsung menawarkan kamera telefoto 10MP 3x OIS dan ultrawide 12MP. Nothing justru tampil berani dengan kamera periskop 50MP 3.5x OIS, fitur yang jarang muncul pada ponsel dengan harga lebih terjangkau.
Untuk video, Galaxy S26 jauh lebih lengkap karena mendukung perekaman 8K, 4K60, dan HDR10+. Nothing Phone (4a) Pro mentok di 4K30, meski sudah mendukung Dolby Vision.
Kamera depan Nothing memiliki resolusi 32MP, tetapi Galaxy S26 unggul untuk kebutuhan video karena kamera selfie 12MP-nya mendukung 4K dan autofocus. Artinya, Samsung lebih cocok untuk pengguna yang membutuhkan hasil konsisten lintas lensa, sedangkan Nothing lebih menarik bagi pencinta zoom optik dengan biaya lebih rendah.
Baterai dan pengisian daya
Nothing Phone (4a) Pro unggul jelas di kapasitas baterai. Data spesifikasi menunjukkan kapasitasnya mencapai 5080 mAh atau 5400 mAh pada varian tertentu, sedangkan Galaxy S26 berada di 4300 mAh.
Kecepatan pengisian juga memihak Nothing lewat fast charging 50W. Samsung hanya menawarkan 25W, tetapi masih memberi fitur premium yang tidak ada di Nothing, yaitu wireless charging dan reverse wireless charging.
Untuk pemakaian berat dan kebutuhan isi ulang cepat, Nothing lebih praktis. Untuk fleksibilitas pengisian dalam ekosistem premium, Samsung tetap punya daya tarik tersendiri.
Apakah selisih harga layak dibayar?
Berikut gambaran singkat nilai utama masing-masing perangkat:
- Pilih Galaxy S26 jika prioritasnya: performa kelas flagship, ketahanan bodi, kualitas video, konektivitas lebih maju seperti Wi‑Fi 7 dan USB 3.2, fitur DeX, serta dukungan update sangat panjang.
- Pilih Nothing Phone (4a) Pro jika prioritasnya: harga lebih terjangkau, layar lebih tajam dan cepat, baterai besar, pengisian lebih kencang, desain unik, dan kamera periskop yang kompetitif.
- Selisih harga paling terasa manfaatnya pada Samsung: bagi pengguna yang menyimpan ponsel selama bertahun-tahun dan ingin pengalaman flagship yang lebih lengkap.
- Selisih harga terasa kurang penting: bagi pengguna yang fokus pada value for money dan tidak membutuhkan performa ekstrem atau dukungan software sangat panjang.
Secara berimbang, Nothing Phone (4a) Pro menawarkan paket yang sangat agresif untuk harga lebih rendah. Namun, Galaxy S26 tetap tampak lebih lengkap sebagai perangkat flagship karena unggul di performa inti, durabilitas, fitur premium, dan umur dukungan software, yang pada akhirnya menjadi faktor paling relevan saat menilai apakah jarak harga itu benar-benar layak.
Source: www.gizmochina.com








