Samsung Messages Resmi Dimatikan Tiga Bulan Lagi, Pengguna Galaxy Dipaksa Pindah ke Google Messages

Samsung dipastikan akan menghentikan aplikasi Samsung Messages dalam sekitar tiga bulan ke depan. Informasi ini muncul lewat pemberitahuan resmi di situs Samsung yang menegaskan bahwa aplikasi pesan bawaan itu akan dipensiunkan pada Juli.

Langkah ini menandai perubahan besar di ekosistem Galaxy karena pengguna diarahkan beralih ke Google Messages. Samsung juga menyebut perpindahan ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman berkirim pesan yang lebih konsisten di Android.

Samsung Messages resmi dihentikan

Dalam pemberitahuan resminya, Samsung meminta pengguna untuk “upgrade your messaging experience” dengan beralih ke aplikasi milik Google. Perusahaan juga menyatakan migrasi ini penting agar pengguna tetap mendapat “consistent messaging experience on Android.”

Namun, jadwal penghentian tidak sepenuhnya seragam untuk semua wilayah. Samsung menegaskan tanggal penghentian yang tepat bisa berbeda menurut region, sehingga pengguna diminta memeriksa notifikasi langsung di aplikasi Samsung Messages.

Laporan dari media teknologi yang mengulas pengumuman ini menyebut notifikasi penghentian belum muncul merata di semua perangkat Galaxy. Beberapa ponsel seperti Galaxy S25 Ultra dan Galaxy F36 5G disebut belum menampilkan detail penutupan aplikasi di antarmuka pesan.

Kondisi itu membuat sebagian pengguna masih belum melihat panduan pindah aplikasi secara langsung dari Samsung Messages. Meski begitu, arah kebijakan Samsung sudah terlihat jelas karena fokus perusahaan kini mengarah ke adopsi Google Messages secara penuh.

Mengapa Samsung beralih ke Google Messages

Keputusan ini tidak berdiri sendiri. Sejak kolaborasi strategis Samsung dan Google diperkuat, kedua perusahaan semakin sering menyelaraskan fitur Android, termasuk pada lini Galaxy.

Dalam beberapa tahun terakhir, perangkat Galaxy bahkan lebih dulu menerima sejumlah fitur Android tertentu. Di antaranya Circle to Search dan jaringan Scan Detection dari Google yang menunjukkan hubungan kedua perusahaan makin erat.

Peralihan dari Samsung Messages ke Google Messages juga berkaitan dengan dorongan penggunaan standar RCS. RCS atau Rich Communication Services dinilai menjadi fondasi baru untuk pengalaman pesan modern di Android.

Samsung sebelumnya sudah memberi sinyal soal transisi ini. Pada periode sebelumnya, perusahaan sempat menyebut pengguna akan diarahkan ke Google Messages untuk menyesuaikan diri dengan regulasi dan implementasi RCS.

Tanda lain terlihat pada lini flagship terbaru Samsung. Galaxy S26, Galaxy S26+ dan Galaxy S26 Ultra dilaporkan tidak lagi menyertakan Samsung Messages, dan hanya menawarkan Google Messages sebagai aplikasi pesan bawaan.

Apa dampaknya bagi pengguna Galaxy

Bagi pengguna lama Galaxy, perubahan ini berarti aplikasi pesan bawaan Samsung tidak lagi menjadi pusat utama SMS dan RCS. Ke depan, Google Messages akan menjadi aplikasi standar untuk mengirim dan menerima pesan.

Secara praktis, perubahan ini diperkirakan tidak menghapus riwayat pesan jika proses perpindahan dilakukan dengan benar. Pengguna tetap bisa melihat pesan lama setelah menetapkan Google Messages sebagai aplikasi SMS default.

Samsung dan Google menempatkan transisi ini sebagai proses yang relatif sederhana. Namun, pengguna tetap perlu memastikan akun yang dipakai sesuai agar data pesan tetap terbaca dengan baik.

Berikut langkah dasar yang disarankan untuk migrasi:

  1. Unduh Google Messages dari Play Store.
  2. Masuk menggunakan akun Google utama yang digunakan di perangkat.
  3. Saat muncul prompt untuk aplikasi SMS default, pilih Google Messages.
  4. Tekan opsi “Set as default”.

Setelah langkah itu selesai, pesan dan data lama disebut akan tetap tersedia di Google Messages. Cara ini menjadi jalur resmi yang paling disarankan bagi pengguna Samsung Messages menjelang penghentian layanan.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum tenggat

Pengguna sebaiknya segera memeriksa apakah ada notifikasi penghentian di aplikasi Samsung Messages. Langkah ini penting karena waktu penutupan disebut berbeda-beda tergantung wilayah.

Jika notifikasi belum muncul, pengguna tetap bisa menyiapkan perpindahan lebih awal. Pendekatan ini lebih aman agar aktivitas SMS, OTP, dan percakapan penting tidak terganggu saat penghentian mulai diterapkan.

Bagi pengguna yang masih mengandalkan Samsung Messages untuk kebutuhan harian, perubahan ini juga berarti adaptasi pada antarmuka baru. Meski demikian, Google Messages sudah lama menjadi aplikasi pesan utama Android dan mendukung fitur modern seperti RCS, balas pesan yang lebih kaya, serta integrasi yang lebih luas dengan layanan Google.

Arah kebijakan ini memperlihatkan Samsung makin menyederhanakan pengalaman perangkat Galaxy dengan mengandalkan layanan inti dari Google. Dengan tenggat penghentian yang kian dekat, pengguna Galaxy perlu mulai memastikan Google Messages sudah terpasang dan ditetapkan sebagai aplikasi pesan default agar layanan komunikasi tetap berjalan normal.

Source: gadgets.beebom.com
Exit mobile version