Galaxy A57 5G Makin Tipis, Samsung Menyuntikkan AI Flagship ke Kelas Menengah

Samsung Electronics Indonesia kembali memperkuat lini menengah atas lewat Galaxy A57 5G yang menonjolkan desain ramping dan fitur berbasis AI. Perangkat ini hadir sebagai model tertipis di keluarga seri A, sekaligus membawa sejumlah kemampuan cerdas yang biasanya lebih identik dengan ponsel kelas flagship.

Fokus Samsung terlihat jelas pada kombinasi bodi tipis, bobot ringan, dan pengalaman pakai yang lebih praktis untuk aktivitas harian. Di saat yang sama, Galaxy A57 5G diposisikan untuk pengguna yang aktif di media sosial, gemar membuat konten, dan membutuhkan perangkat yang cepat saat dipakai bekerja maupun hiburan.

Desain paling tipis di seri A

Galaxy A57 5G hadir dengan ketebalan 6,9 mm dan bobot 179 gram. Dimensi ini membuat perangkat terasa lebih nyaman digenggam, terutama bagi pengguna yang sering berpindah aktivitas dari menonton, bermain gim, hingga merekam video dalam durasi panjang.

Samsung menempatkan aspek ergonomi sebagai salah satu pembeda utama dari model ini. Dengan bodi yang lebih ramping, ponsel ini ditujukan untuk pengguna yang ingin tampilan premium tanpa mengorbankan kenyamanan saat dipakai seharian.

Layar lebih terang dan mulus

Bagian depan Galaxy A57 5G memakai layar 6,7 inci Super AMOLED+ dengan bezel yang dibuat lebih tipis. Layar ini juga mendukung refresh rate adaptif 120Hz, sehingga animasi terasa lebih halus dan scrolling media sosial terlihat lebih responsif.

Ada pula fitur Vision Booster yang membantu visibilitas layar saat berada di bawah cahaya terang. Untuk pasar yang banyak memakai ponsel di luar ruangan, dukungan ini menjadi salah satu nilai tambah yang relevan.

AI yang tidak sekadar pelengkap

Samsung membawa strategi “Awesome Intelligence” ke Galaxy A57 5G untuk menghadirkan fungsi AI yang lebih berguna dalam aktivitas harian. Ponsel ini ditenagai Exynos 1680 berbasis 4nm, yang disebut memiliki NPU lebih mumpuni untuk menjalankan fitur pintar secara lokal.

Beberapa kemampuan AI yang disorot antara lain:

  1. Pilihan asisten virtual yang lebih fleksibel, seperti Google Gemini, Samsung Bixby, dan Perplexity.
  2. Voice Transcription untuk merekam, menyalin, dan menerjemahkan percakapan secara real-time.
  3. Edit foto instan dengan Object Eraser, Best Face, Auto Trim, dan Edit Suggestion.
  4. Circle to Search yang kini bisa mengenali beberapa objek sekaligus dalam satu lingkaran.

Kombinasi fitur tersebut membuat Galaxy A57 5G lebih menarik bagi pelajar, pekerja, dan kreator konten yang membutuhkan efisiensi. Samsung juga menegaskan bahwa kemampuan AI ini dirancang agar bisa berjalan lebih cepat dan lebih seamless saat dipakai.

Dibuat untuk pemakaian jangka panjang

Selain desain dan fitur AI, Samsung menempatkan dukungan jangka panjang sebagai salah satu daya tarik utama. Perusahaan memberikan garansi pabrik diperpanjang selama 2 tahun serta pembaruan perangkat lunak hingga enam generasi, termasuk pembaruan OS dan patch keamanan selama 6 tahun.

Pendekatan ini penting bagi pengguna yang ingin memakai ponsel dalam waktu lama tanpa cepat tertinggal pembaruan. Dalam pasar menengah atas, jaminan dukungan software sering menjadi pertimbangan utama saat memilih perangkat baru.

Harga dan pilihan warna

Galaxy A57 5G tersedia dalam empat warna, yaitu Awesome Navy, Awesome Gray, Awesome Icy Blue, dan Awesome Lilac. Perangkat ini sudah dijual di toko offline di Indonesia dengan harga peluncuran berikut:

  1. 8GB/128GB: Rp7.099.000
  2. 8GB/256GB: Rp7.599.000
  3. 12GB/256GB: Rp8.299.000

Selama periode peluncuran hingga 30 April 2026, pembeli juga mendapat bonus promo dengan nilai total hingga Rp5,3 juta. Penawaran itu mencakup cashback bank hingga Rp750 ribu, diskon aksesori wearable, program trade-in khusus, dan cicilan 0%.

Dengan perpaduan bodi tertipis di seri A, layar Super AMOLED+ 120Hz, chipset Exynos 1680, serta rangkaian AI yang lebih fungsional, Galaxy A57 5G menjadi salah satu langkah Samsung untuk menjaga daya tarik seri menengah atas di tengah persaingan yang makin padat.

Berita Terkait

Back to top button