Pasar monitor OLED global mencatat lonjakan besar pada 2025, dengan pengiriman mencapai sekitar 2,7 juta unit. Data TrendForce menunjukkan angka tersebut naik 92 persen dibanding tahun sebelumnya, menandakan permintaan yang semakin kuat di tengah persaingan harga yang makin agresif.
Pertumbuhan itu didorong oleh makin banyaknya pilihan produk, promosi besar dari para merek, dan minat tinggi dari gamer maupun pengguna profesional. Meski isu burn-in masih kerap dibahas, pasar tetap merespons positif karena kualitas visual OLED dinilai sulit ditandingi oleh banyak kelas monitor lain.
Segmen Paling Diminati
Model 27 inci dengan refresh rate 240Hz dan resolusi QHD menjadi konfigurasi yang paling populer di pasar. Kombinasi itu dianggap pas karena memberi keseimbangan antara harga, performa, dan kebutuhan visual untuk bermain gim maupun pekerjaan kreatif.
Tren tersebut juga diperkuat oleh hadirnya model QHD baru dengan refresh rate 280Hz. Kehadiran produk ini berpotensi mendorong adopsi monitor OLED lebih jauh, terutama di kalangan konsumen yang mengejar kecepatan layar tanpa mengorbankan kualitas tampilan.
Berikut faktor utama yang membuat pasar monitor OLED tumbuh cepat:
- Harga yang makin kompetitif di berbagai lini produk.
- Pilihan ukuran dan spesifikasi yang lebih beragam.
- Promosi agresif dari produsen besar.
- Minat tinggi dari gamer dan kreator konten.
- Kualitas panel OLED yang unggul untuk warna dan kontras.
Asus Masih Memimpin
Asus berhasil mempertahankan posisi teratas di pasar monitor OLED global dengan pangsa 21,6 persen. Pencapaian ini didorong oleh portofolio produknya yang luas, mulai dari ROG untuk gaming, ProArt untuk kreator profesional, hingga ZenScreen untuk kebutuhan produktivitas mobile.
Strategi Asus terlihat efektif karena mampu menjangkau banyak segmen sekaligus. Pendekatan ini membuat merek asal Taiwan tersebut tetap unggul di pasar yang semakin ramai, meski kompetisi dari para pesaing besar terus meningkat.
Persaingan Ketat di Lima Besar
Samsung berada di posisi kedua dengan pangsa 19,3 persen. Perusahaan ini tetap kompetitif berkat jajaran monitor 27 inci 180Hz dan promo akhir tahun untuk model 49 inci Ultra HD, yang menjaga daya tariknya di segmen mainstream dan high-end.
MSI menyusul di peringkat ketiga dengan 13,1 persen pangsa pasar. Produsen ini mengandalkan deretan monitor gaming dengan rentang harga yang beragam agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen.
LG Electronics berada di posisi keempat dengan 12,6 persen, didukung lini UltraGear serta kekuatan di kategori monitor berukuran 39 inci dan 45 inci. Dell melengkapi lima besar dengan 9,9 persen, dengan kontribusi utama dari merek gaming Alienware.
Peta Pasar Monitor OLED
| Peringkat | Produsen | Pangsa Pasar |
|---|---|---|
| 1 | Asus | 21,6% |
| 2 | Samsung | 19,3% |
| 3 | MSI | 13,1% |
| 4 | LG Electronics | 12,6% |
| 5 | Dell | 9,9% |
Sisa pasar sebesar 23,5 persen tersebar ke produsen lain yang juga ikut bersaing di segmen OLED. TrendForce menilai minat terhadap monitor OLED masih akan terus naik, dengan proyeksi pertumbuhan 51 persen pada tahun berikutnya, seiring pasar yang makin matang dan pilihan produk yang semakin luas.
Untuk konsumen, kondisi ini berarti lebih banyak opsi monitor OLED dengan spesifikasi yang makin variatif. Bagi produsen, tren ini menjadi sinyal bahwa pasar belum mencapai titik jenuh, dan persaingan selanjutnya akan ditentukan oleh harga, kualitas panel, serta strategi distribusi yang paling efektif.
