Samsung memastikan aplikasi Samsung Messages akan dihentikan pada Juli 2026. Pengguna ponsel Galaxy yang masih memakainya perlu beralih ke Google Messages agar tetap bisa mengirim dan menerima SMS secara normal.
Informasi ini penting karena setelah layanan dihentikan, Samsung Messages tidak lagi dapat dipakai untuk mengirim pesan biasa. Samsung menyebut pengecualian hanya berlaku untuk nomor layanan darurat atau kontak darurat yang telah ditentukan di perangkat.
Samsung resmi akhiri Samsung Messages
Konfirmasi penghentian ini muncul lewat pemberitahuan resmi di situs Samsung wilayah Amerika Serikat. Langkah tersebut mempertegas arah perusahaan yang sebelumnya sudah terlihat sejak Samsung berhenti memasang Samsung Messages sebagai aplikasi bawaan di ponsel flagship Galaxy mulai 2024.
Keputusan itu bukan datang tiba-tiba. Sejumlah perangkat Galaxy generasi baru bahkan sudah tidak mendukung pemasangan Samsung Messages, termasuk lini yang lebih baru seperti seri Galaxy S26 sebagaimana disebut dalam laporan referensi.
Setelah masa penghentian berlaku, aplikasi itu juga tidak lagi tersedia untuk diunduh dari Galaxy Store. Artinya, pengguna yang menunda perpindahan berpotensi kehilangan akses ke aplikasi lama sekaligus harus menyesuaikan diri dengan layanan pesan baru.
Apa dampaknya bagi pengguna Galaxy
Dampak terbesar ada pada fungsi inti aplikasi. Samsung secara tegas menyatakan bahwa pengiriman pesan melalui Samsung Messages di ponsel “tidak lagi dimungkinkan” setelah layanan dihentikan, kecuali untuk layanan darurat dan kontak darurat yang disetel di perangkat.
Bagi banyak pengguna, perubahan ini berarti perlu segera memastikan aplikasi pesan default sudah berganti. Jika tidak, aktivitas SMS harian bisa terganggu ketika batas waktu penghentian tiba.
Namun tidak semua perangkat terdampak sama. Samsung menyatakan perangkat yang masih menjalankan Android 11 atau versi lebih lama tidak terpengaruh oleh perubahan ini dan tetap bisa menggunakan Samsung Messages.
Pengecualian ini penting untuk pengguna ponsel Galaxy lama. Meski begitu, dukungan fitur modern di kategori perangkat tersebut tetap bisa berbeda dibanding perangkat baru yang sudah diarahkan ke ekosistem Google Messages.
Mengapa Samsung mendorong Google Messages
Samsung menjelaskan perpindahan ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman berkirim pesan Android yang lebih konsisten. Google Messages juga sudah menjadi standar de facto di banyak merek ponsel Android lain, sehingga integrasi lintas perangkat dan pembaruan fitur dinilai lebih seragam.
Di sisi fitur, Google Messages memang lebih agresif berkembang. Samsung menyoroti sejumlah keuntungan dari perpindahan ini, termasuk keamanan yang lebih baik, dukungan RCS, fitur berbasis AI, dan konektivitas multi-perangkat yang lebih optimal.
RCS sendiri menjadi faktor penting dalam transisi ini. Standar tersebut memungkinkan pengalaman pesan yang lebih modern dibanding SMS lama, seperti indikator mengetik, pengiriman media yang lebih baik, dan percakapan yang lebih kaya fitur.
Cara pindah dari Samsung Messages ke Google Messages
Samsung menyebut proses perpindahan akan dibuat sederhana lewat notifikasi di dalam aplikasi. Pengguna bisa menerima prompt langsung di Samsung Messages yang mengarahkan mereka untuk membuka atau memasang Google Messages.
Berikut langkah umum yang disebut Samsung:
- Buka notifikasi atau prompt yang muncul di Samsung Messages.
- Instal atau buka aplikasi Google Messages.
- Pilih opsi untuk menjadikannya aplikasi SMS default.
- Ketuk “Set as default” untuk menyelesaikan perpindahan.
Sesudah langkah itu selesai, Google Messages akan menjadi aplikasi utama untuk SMS dan RCS. Cara ini dirancang agar pengguna tidak perlu melakukan pengaturan manual yang rumit.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum beralih
Samsung juga memberi catatan untuk sebagian perangkat yang dirilis sebelum 2022. Pada perangkat tersebut, perpindahan aplikasi bisa menyebabkan gangguan sementara pada percakapan RCS yang sedang aktif.
Gangguan itu bersifat sementara. Samsung menjelaskan chat RCS semestinya kembali berjalan setelah kedua pihak sama-sama memakai Google Messages.
Poin ini relevan bagi pengguna yang sering memakai chat berbasis RCS, bukan sekadar SMS biasa. Jika percakapan terlihat terputus sesaat setelah migrasi, kondisi itu masih termasuk skenario yang sudah diperingatkan oleh Samsung.
Perangkat yang tidak terdampak
Tidak semua pengguna harus buru-buru panik. Samsung menegaskan perangkat dengan Android 11 atau lebih rendah tetap dapat menggunakan Samsung Messages dan tidak masuk dalam cakupan perubahan ini.
Meski demikian, arah pengembangan Samsung terlihat jelas mengutamakan Google Messages untuk perangkat Galaxy yang lebih baru. Karena itu, pengguna ponsel modern sebaiknya mulai memindahkan kebiasaan berkirim pesan lebih awal agar transisi berjalan mulus.
Bagi pengguna Galaxy yang masih mengandalkan aplikasi lama, hal terpenting saat ini adalah mengecek aplikasi pesan default di perangkat. Jika notifikasi perpindahan sudah muncul, pengaturan ke Google Messages bisa dilakukan segera untuk menghindari gangguan pengiriman pesan saat Samsung Messages resmi ditutup pada Juli 2026.
Source: www.androidcentral.com