
Vivo resmi membuka program Android 17 Beta untuk dua ponsel premiumnya, yakni Vivo X300 Pro dan iQOO 15. Program ini saat ini baru tersedia di China dan menjadi jalur awal untuk melihat arah pengembangan OriginOS 7.
Informasi tersebut diumumkan lewat situs resmi Vivo yang juga memuat panduan instalasi, daftar masalah yang sudah diketahui, serta peringatan soal risiko penggunaan. Bagi pengguna umum, pembaruan ini belum cocok dipakai sebagai sistem utama harian karena statusnya masih beta awal.
Vivo mulai uji Android 17 untuk X300 Pro dan iQOO 15
Langkah Vivo ini menempatkannya dalam persaingan awal distribusi Android generasi berikutnya di antara merek Android besar asal China. Sebelumnya, nama-nama seperti Oppo, OnePlus, dan Realme juga sudah lebih dulu bergerak di fase awal pengujian sistem baru.
Dari informasi di laman resmi, Android 17 Beta ditujukan untuk pengembang dan pengguna tingkat lanjut. Vivo secara terbuka menegaskan bahwa build ini sangat tidak stabil dan tidak dirancang untuk penggunaan sehari-hari.
Poin ini penting karena pembaca sering mencari kabar beta Android dengan harapan dapat mencoba fitur baru lebih cepat. Dalam kasus Vivo X300 Pro dan iQOO 15, fokus utamanya justru masih pada pengujian kompatibilitas aplikasi, validasi sistem, dan pelaporan bug.
Masalah serius yang sudah diketahui
Vivo juga merinci sejumlah gangguan utama yang masih ada pada build beta tersebut. Beberapa fungsi inti perangkat bahkan dilaporkan belum berjalan normal.
Menurut daftar bug resmi Vivo, pemindai sidik jari tidak bekerja di versi ini. Kemampuan mengambil tangkapan layar juga dilaporkan bermasalah, sehingga dua fungsi dasar yang umum dipakai pengguna belum bisa diandalkan.
Di iQOO 15, ada masalah tambahan pada pengenalan wajah yang tidak berfungsi. Tombol Home pada perangkat ini juga disebut mengalami malfungsi.
Sementara itu, Vivo X300 Pro menghadapi persoalan berbeda yang tidak kalah serius. Ponsel ini dilaporkan sering mengalami crash saat membuka aplikasi pihak ketiga, aplikasi sistem inti, hingga menu pengaturan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa program Android 17 Beta untuk dua perangkat ini memang masih berada di tahap pengujian awal. Karena itu, pembaruan ini lebih relevan untuk pengembang aplikasi yang ingin memastikan produknya tetap kompatibel dengan platform baru.
Yang perlu dipahami sebelum instalasi
Vivo menyertakan metode pemasangan firmware secara manual lewat menu pengaturan. Pengguna harus mengunduh paket sesuai model perangkat, lalu memasangnya melalui opsi Local Upgrade di Settings.
Proses ini bukan pembaruan biasa seperti OTA stabil yang umumnya hadir otomatis. Pengguna perlu memahami risiko flashing manual, termasuk potensi kegagalan dan hilangnya data saat proses berlangsung.
Hal yang paling krusial, instalasi Android 17 Beta akan memicu factory reset. Artinya, seluruh data di perangkat akan terhapus sehingga pencadangan wajib dilakukan sebelum mencoba versi ini.
Aturan serupa juga berlaku jika pengguna ingin kembali ke Android 16. Vivo menyebut proses downgrade harus dilakukan manual ke OriginOS 6 versi stabil terbaru dengan bantuan utilitas PC resmi milik Vivo.
Dengan kata lain, keluar dari versi beta juga tidak sederhana dan tetap menghapus data. Ini menjadi alasan kuat mengapa Vivo hanya merekomendasikan build tersebut untuk pengguna berpengalaman.
Ringkasan poin penting program beta Vivo
- Perangkat yang didukung: Vivo X300 Pro dan iQOO 15.
- Ketersediaan awal: terbatas untuk pasar China.
- Tujuan utama: pengujian pengembang dan pengguna tingkat lanjut.
- Risiko utama: sistem sangat tidak stabil dan tidak cocok untuk daily driver.
- Bug umum: fingerprint dan screenshot tidak berfungsi.
- Bug khusus iQOO 15: face recognition dan tombol Home bermasalah.
- Bug khusus Vivo X300 Pro: aplikasi dan settings sering crash.
- Metode instalasi: manual lewat Local Upgrade.
- Dampak instalasi: factory reset.
- Metode downgrade: utilitas PC Vivo ke OriginOS 6 stabil, juga factory reset.
Apa arti langkah ini bagi pengguna Vivo
Bagi ekosistem Vivo, pembukaan beta ini memberi sinyal bahwa pengembangan OriginOS 7 sudah masuk fase yang lebih terbuka. Meski baru tersedia di China, peluang ekspansi ke varian global tetap terbuka jika pengujian berjalan sesuai rencana.
Untuk pengembang, ketersediaan beta lebih awal bisa membantu proses penyesuaian aplikasi sebelum Android 17 stabil dirilis luas. Vivo juga mengarahkan peserta program untuk menguji aplikasi mereka secara menyeluruh dan melaporkan bug besar agar proses penyempurnaan bisa berjalan lebih cepat.
Secara industri, langkah cepat seperti ini juga penting untuk menunjukkan kesiapan vendor dalam mengadopsi versi Android baru. Di sisi pengguna, pesan yang paling jelas justru soal kehati-hatian karena fitur dasar perangkat masih terganggu dan proses masuk maupun keluar dari beta sama-sama menghapus seluruh data.
Vivo diperkirakan masih akan merilis beberapa build Android 17 Beta lain sebelum peluncuran stabil OriginOS 7. Perkembangan berikutnya akan sangat bergantung pada hasil pengujian di Vivo X300 Pro dan iQOO 15, termasuk seberapa cepat Vivo memperbaiki bug inti yang kini masih membatasi pengalaman penggunaan.
Source: gadgets.beebom.com








