Dua ponsel baru Realme, C100 dan C100i, mulai jadi sorotan setelah bocor lewat video ulasan langsung dari Thailand. Salah satu model bahkan sudah muncul di pengecer lokal, sehingga peluncuran resminya dinilai tinggal menunggu waktu.
Kehadiran dua perangkat ini menarik perhatian karena membawa kombinasi yang jarang ada di kelas entry-level. Realme C100 menawarkan baterai 7.000mAh dan layar 144Hz, sedangkan C100i hadir sebagai versi yang lebih terjangkau dengan spesifikasi yang sedikit dipangkas.
Realme C100 mengincar pengguna yang butuh layar lega dan baterai awet
Realme C100 membawa layar LCD 6,8 inci dengan resolusi 720p+ dan refresh rate 144Hz. Angka ini terbilang tinggi untuk ponsel murah, terutama karena panel seperti ini biasanya hanya ditemui di kelas yang lebih mahal.
Tingkat kecerahan layar disebut mencapai 900 nits, sehingga perangkat ini tetap diharapkan nyaman dipakai di bawah cahaya terang. Realme juga mempertahankan desain yang mengutamakan fungsi, bukan sekadar tampilan, untuk menarik pengguna yang mencari ponsel harian dengan daya tahan kuat.
Dari sisi tenaga, C100 memakai chipset MediaTek Dimensity 6300 yang sudah mendukung jaringan 5G. Perangkat ini tersedia dalam pilihan RAM 4GB dan 6GB, dengan memori internal 128GB dan slot microSD khusus yang makin jarang ditemui di smartphone modern.
Baterai 7.000mAh jadi nilai jual utama
Sektor daya menjadi fitur paling menonjol pada Realme C100. Kapasitas baterai 7.000mAh memberi gambaran bahwa Realme ingin menargetkan pengguna yang membutuhkan perangkat tahan lama untuk pemakaian panjang.
Namun, kapasitas besar itu hadir dengan konsekuensi pada kecepatan isi ulang. Realme C100 masih mengandalkan pengisian daya 15W, sehingga waktu pengisian penuh kemungkinan tidak singkat.
Untuk kamera, Realme menyematkan sensor utama 50MP di bagian belakang dan kamera depan 5MP. Fitur lain seperti jack audio 3,5mm dan sertifikasi IP64 menambah nilai praktis, terutama bagi pengguna yang masih mengutamakan konektivitas kabel dan ketahanan dasar terhadap debu serta cipratan air.
C100i hadir sebagai pilihan yang lebih hemat
Berbeda dari C100, Realme C100i diposisikan sebagai versi yang lebih ekonomis. Ponsel ini tetap memakai layar 6,8 inci dan baterai 7.000mAh, tetapi refresh rate-nya turun menjadi 120Hz.
Pada sektor chipset, C100i disebut menggunakan Unisoc T606 atau Unisoc T616. Konfigurasi itu menunjukkan bahwa performanya berada di level dasar, sementara konektivitas yang tersedia hanya 4G.
Perbedaan ini menunjukkan strategi yang jelas dari Realme, yakni memisahkan dua model berdasarkan kebutuhan pengguna. C100 ditujukan untuk mereka yang menginginkan spesifikasi lebih lengkap, sedangkan C100i menyasar pembeli yang mengejar harga lebih ramah.
Perbedaan utama Realme C100 dan C100i
- Layar: C100 144Hz, C100i 120Hz.
- Chipset: C100 memakai MediaTek Dimensity 6300, C100i memakai Unisoc T606 atau T616.
- Jaringan: C100 mendukung 5G, C100i hanya 4G.
- Harga di Thailand: C100 dipasarkan sekitar THB 7.000 hingga 7.500, tergantung varian RAM.
- Fitur tambahan: C100 dilengkapi IP64, jack 3,5mm, dan slot microSD khusus.
Strategi Realme di kelas entry-level makin agresif
Kemunculan C100 dan C100i juga memunculkan pertanyaan soal posisi keduanya dalam jajaran produk Realme. Pasalnya, beberapa model lain seperti Realme C85 sudah menawarkan RAM lebih besar atau pengisian daya lebih cepat pada kisaran harga yang mirip.
Meski begitu, arah produk Realme terlihat cukup jelas. Brand ini tampaknya ingin menguatkan daya tarik di segmen murah lewat baterai besar, layar cepat, dan spesifikasi yang tetap relevan untuk kebutuhan harian.
Dengan bocoran yang sudah beredar di Thailand, perhatian kini tertuju pada pengumuman resmi yang kemungkinan segera menyusul. Jika spesifikasi dan harga ini benar dipertahankan, Realme C100 dan C100i berpeluang menjadi pesaing serius di pasar smartphone entry-level yang semakin padat.
