Motopad 16 Neo hadir sebagai salah satu tablet murah yang mencoba menawarkan rasa seperti laptop lewat fitur produktivitas yang cukup lengkap. Di kelas harga sekitar Rp2,4 jutaan, perangkat ini menarik perhatian karena sudah langsung dibekali stylus dan sejumlah fitur yang biasanya baru ditemukan di tablet yang lebih mahal.
Pertanyaannya, apakah paket yang dibawa Motopad 16 Neo benar-benar layak dibeli untuk pelajar, pekerja ringan, atau pengguna yang butuh perangkat serbaguna. Jawabannya bergantung pada kebutuhan, karena tablet ini punya sejumlah kelebihan yang jelas, tetapi juga masih menyimpan batasan yang perlu dicermati sejak awal.
Harga Murah dengan Paket yang Terasa Lengkap
Motopad 16 Neo dijual di kisaran Rp2,4 jutaan dan menjadi salah satu daya tarik utama di segmen tablet terjangkau. Nilai tambah terbesarnya ada pada stylus yang sudah ikut dalam paket penjualan, sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mulai mencatat atau menggambar ringan.
Namun, opsi variannya tidak banyak. Tablet ini hanya hadir dengan RAM 4GB dan memori internal 128GB, serta masih mengandalkan koneksi WiFi only, sehingga pengguna yang sering bekerja di luar jaringan nirkabel perlu menyiapkan alternatif koneksi.
Desain Ringan dan Cukup Praktis Dibawa
Salah satu keunggulan Motopad 16 Neo ada pada bobotnya yang berada di bawah 500 gram. Ukuran ini membuat tablet terasa lebih nyaman dipakai untuk mobilitas, baik saat dibawa ke kampus, kantor, maupun digunakan sambil berpindah tempat.
Tampilan bodinya juga cukup berani dengan warna biru mencolok yang memberi kesan berbeda dari tablet kelas bawah pada umumnya. Selain itu, perangkat ini dilengkapi empat speaker dengan dukungan Dolby Atmos dan masih mempertahankan headphone jack, yang masih relevan bagi pengguna yang nyaman memakai earphone kabel.
Stylus Jadi Fitur Paling Menentukan
Keberadaan stylus bawaan menjadi pembeda utama Motopad 16 Neo dibanding banyak tablet murah lain. Responsnya disebut cukup baik, dengan jeda input yang tipis dan dukungan palm rejection yang membantu saat menulis atau menggambar.
Fitur ini membuat tablet lebih masuk akal untuk pelajar, mahasiswa, atau pekerja yang sering membuat catatan digital. Meski stylus memakai baterai dan bukan rechargeable, performanya masih dinilai layak untuk penggunaan harian selama tidak dipakai secara intensif seperti stylus profesional kelas atas.
Fitur yang Membuatnya Terasa Mirip Laptop
Motopad 16 Neo membawa PC Mode yang mengubah tampilan antarmuka menjadi lebih mirip laptop. Ada juga Smart Connect yang memudahkan koneksi ke perangkat lain seperti laptop dan smartphone untuk berbagi aktivitas secara lebih praktis.
Berikut fitur yang paling relevan untuk produktivitas sehari-hari:
- PC Mode untuk tampilan kerja yang lebih mirip desktop.
- Smart Connect untuk integrasi dengan perangkat lain.
- Stylus bawaan untuk mencatat dan menggambar ringan.
- Empat speaker untuk mendukung rapat atau konsumsi multimedia.
- Headphone jack untuk penggunaan audio kabel yang lebih fleksibel.
Kombinasi fitur tersebut membuat tablet ini cukup menarik bagi pengguna yang ingin perangkat ringkas, tetapi tetap produktif untuk mengetik, presentasi, dan multitasking ringan.
Performa Cukup untuk Harian, Bukan untuk Beban Berat
Dari sisi dapur pacu, Motopad 16 Neo mengandalkan chipset Dimensity 6300. Kinerjanya tergolong memadai untuk browsing, belajar online, membuka aplikasi produktivitas, dan aktivitas ringan lainnya.
Meski begitu, tablet ini bukan pilihan ideal untuk gaming berat atau editing video 4K. Pada beban kerja yang lebih tinggi, performanya mulai terasa terbatas, sehingga pengguna yang mencari perangkat untuk tugas profesional berat sebaiknya menurunkan ekspektasi.
Layar dan Baterai Masih di Zona Aman
Motopad 16 Neo memakai layar dengan refresh rate 90Hz yang membuat navigasi terasa lebih mulus. Dukungan ini sudah cukup nyaman untuk menonton konten hingga resolusi 1440p, meski tablet ini tetap bukan perangkat yang ditujukan untuk hiburan kelas premium.
Baterai berkapasitas 7040 mAh diklaim mampu bertahan sekitar 6 jam penggunaan aktif. Pengisian dayanya memakan waktu sekitar 2,5–3 jam, yang masih tergolong wajar untuk tablet di kelas harga ini.
Worth It atau Tidak?
Motopad 16 Neo terasa worth it untuk pengguna yang memprioritaskan stylus, fitur produktivitas, dan harga terjangkau. Tablet ini paling cocok untuk mencatat, menggambar ringan, belajar, dan kerja santai, tetapi kurang tepat jika kebutuhan utamanya adalah performa tinggi, gaming berat, atau mobilitas data seluler.
