Ayaneo Setop Pocket Fit 8 Elite, Biaya RAM Dan Storage Membuat Produksi Tak Lagi Masuk Akal

Ayaneo resmi menghentikan produksi Pocket Fit 8 Elite setelah biaya komponen utama naik tajam, terutama RAM dan penyimpanan. Keputusan ini diambil karena perusahaan menilai produksi lanjutan sudah tidak lagi ekonomis di tengah tekanan rantai pasokan global.

Langkah tersebut muncul setelah Pocket Fit 8 Elite sempat mengalami penundaan produksi selama berbulan-bulan. Kini, Ayaneo memprioritaskan pengiriman unit awal kepada para pendukung proyek dan pemenuhan seluruh pesanan yang sudah masuk lebih dulu.

Biaya Komponen Jadi Titik Tekan

Kenaikan harga komponen menjadi faktor utama yang memicu perubahan strategi produksi Ayaneo. Dalam keterangan yang dirilis perusahaan, lonjakan biaya membuat pengisian stok berikutnya berpotensi menjadi yang terakhir.

Kondisi ini juga berkaitan dengan krisis pasokan RAM global yang ikut mengguncang industri perangkat genggam. Gangguan tersebut disebut berdampak langsung pada jadwal distribusi dan membuat biaya produksi sulit dikendalikan.

Prioritas ke Pesanan yang Sudah Ada

Ayaneo menyebut semua pesanan yang belum terpenuhi akan diselesaikan lebih dulu sebelum sisa unit dijual ke publik. Namun, perusahaan memberi sinyal bahwa stok tambahan kemungkinan tidak akan datang lagi dalam jumlah besar.

Berikut poin penting dari kebijakan terbaru Ayaneo:

  1. Unit awal Pocket Fit 8 Elite sudah mulai dikirim.
  2. Pesanan yang belum terpenuhi mendapat prioritas utama.
  3. Sisa stok akan dijual setelah semua pesanan wajib selesai.
  4. Pengisian stok berikutnya dinilai sangat tidak pasti.
  5. Produksi jangka panjang dinilai tidak layak secara biaya.

Strategi ini menunjukkan bahwa Ayaneo memilih menjaga komitmen kepada pembeli awal ketimbang memaksa produksi lanjutan di tengah harga komponen yang tidak stabil.

Dampak Merembet ke Produk Lain

Masalah yang menimpa Pocket Fit 8 Elite tidak berdiri sendiri. Sejumlah perangkat lain di jajaran Ayaneo juga terkena imbas dari kondisi pasar komponen yang sama.

Pocket Vert dan Pocket S Mini dipastikan tidak akan diproduksi ulang setelah stok yang tersedia habis. Sementara itu, program unit promosi gratis untuk Pocket Air Mini berakhir mulai 1 April 2026, menandai penyesuaian serius pada lini produk Android perusahaan.

Pocket DS masih tersedia dalam tahap pre-order terbatas, tetapi Ayaneo belum memberi kepastian mengenai batch berikutnya. Situasi ini mencerminkan bahwa perusahaan sedang menahan laju ekspansi sambil menunggu harga komponen kembali stabil.

Next 2 Ikut Terhambat

Dampak serupa juga dialami Next 2, handheld Windows andalan Ayaneo. Perusahaan menyebut biaya produksi perangkat itu melonjak hampir dua kali lipat dari estimasi awal, terutama karena kenaikan harga penyimpanan.

Akibatnya, penjualan Next 2 untuk sementara dihentikan. Meski begitu, Ayaneo menegaskan bahwa seluruh pesanan awal tetap akan dipenuhi dan penjualan bisa dilanjutkan jika harga komponen membaik.

Kondisi ini menegaskan bahwa tekanan biaya tidak hanya terjadi pada segmen Android, tetapi juga merambah ke perangkat Windows premium. Pasar handheld yang bergantung pada komponen kelas atas kini menghadapi risiko yang sama, yakni harga produksi yang melonjak cepat dan sulit diprediksi.

Komitmen Layanan Tetap Berjalan

Di tengah penyesuaian produksi, Ayaneo tetap menegaskan layanan purna jual untuk pengguna. Suku cadang dan servis akan tetap tersedia bagi Pocket Fit 8 Elite maupun Next 2 agar konsumen tidak ditinggalkan setelah pembelian.

Komitmen ini penting karena perangkat genggam premium sangat bergantung pada dukungan jangka panjang, mulai dari perbaikan hingga ketersediaan komponen pengganti. Di saat produksi mulai diketatkan, layanan purna jual menjadi penopang utama untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap produk Ayaneo.

Exit mobile version