Oppo Find X9s Pro Muncul di Geekbench, Skornya Siap Menyalip Find X9 Pro?

Kemunculan Oppo Find X9s Pro di Geekbench memberi gambaran awal soal spesifikasi inti perangkat ini sebelum peluncurannya di China. Data benchmark itu menguatkan dugaan bahwa ponsel ini akan masuk kelas flagship dengan chipset MediaTek Dimensity 9500 dan sistem operasi Android 16.

Perangkat yang muncul membawa nomor model PME-110. Nomor model itu pertama kali disorot oleh tipster Abhishek Yadav, lalu detail utamanya juga dapat diverifikasi melalui listing benchmark yang menampilkan konfigurasi prosesor, RAM, dan skor performa.

Muncul di Geekbench dengan Dimensity 9500

Listing Geekbench menunjukkan Oppo Find X9s Pro memakai chipset octa-core berbasis ARMv8. Frekuensi dasarnya tercatat 2.70GHz, tetapi susunan inti CPU memberi petunjuk kuat bahwa chip yang dipakai adalah MediaTek Dimensity 9500.

Menurut data yang beredar, chipset ini mengusung pendekatan “All Big Core”. Konfigurasinya terdiri dari satu inti Ultra hingga 4.21GHz, tiga inti Premium sampai 3.50GHz, dan empat inti Pro di 2.70GHz.

Susunan tersebut identik dengan informasi yang sebelumnya dikaitkan dengan Dimensity 9500. GPU yang tercantum adalah Mali-G1-Ultra MC12, sehingga fokus Oppo tampaknya tidak hanya pada komputasi umum, tetapi juga pada pemrosesan grafis untuk game dan tugas berat lain.

Skor benchmark memberi sinyal performa tinggi

Dalam pengujian Geekbench 6.6.0 untuk Android AArch64, perangkat ini mencetak 3.463 poin untuk single-core. Untuk multi-core, nilainya mencapai 10.174 poin.

Angka itu menempatkan Find X9s Pro di level atas untuk ponsel Android modern. Hasil tersebut juga memberi sinyal bahwa Oppo sedang menyiapkan perangkat dengan performa setara atau bahkan sedikit di atas model Find X9 lain yang sudah lebih dulu diuji.

Sebagai pembanding, pengujian Gadgets 360 mencatat Oppo Find X9 meraih 2.966 poin single-core dan 8.710 poin multi-core. Sementara itu, Oppo Find X9 Pro membukukan 3.251 poin single-core dan 9.771 poin multi-core.

Bila angka Geekbench terbaru ini konsisten pada unit ritel, maka Find X9s Pro berpotensi melampaui keduanya. Namun, benchmark awal tetap perlu dibaca secara hati-hati karena performa akhir bisa dipengaruhi optimasi perangkat lunak, suhu, dan konfigurasi produksi massal.

RAM besar dan Android 16

Geekbench juga mengindikasikan kapasitas RAM sekitar 14,77GB. Dalam praktik pemasaran, angka itu hampir pasti akan dibulatkan menjadi 16GB.

Kapasitas seperti ini sudah lazim dipakai pada ponsel premium untuk menjalankan multitasking berat. Kombinasi chipset flagship dan RAM besar biasanya ditujukan untuk gaming, pemrosesan AI di perangkat, pengeditan foto-video, serta pergantian aplikasi yang lebih stabil.

Sistem operasinya tercatat Android 16. Jika mengacu pada pola antarmuka Oppo, ponsel ini kemungkinan akan hadir dengan ColorOS 16 sebagai lapisan kustomisasi di atas Android.

Informasi ini penting karena versi sistem operasi sering menjadi indikator umur dukungan perangkat ke depan. Untuk pengguna kelas flagship, pembaruan software, fitur AI, dan kestabilan sistem kini menjadi faktor yang hampir sama pentingnya dengan performa mentah.

Apa yang terungkap dari listing ini

Berikut poin utama yang sudah terlihat dari Geekbench:

  1. Nomor model perangkat: PME-110.
  2. Chipset yang diduga dipakai: MediaTek Dimensity 9500.
  3. Konfigurasi CPU: 1 inti 4.21GHz, 3 inti 3.50GHz, 4 inti 2.70GHz.
  4. GPU: Mali-G1-Ultra MC12.
  5. RAM terdeteksi: sekitar 14,77GB atau dipasarkan sebagai 16GB.
  6. Sistem operasi: Android 16.
  7. Skor Geekbench: 3.463 single-core dan 10.174 multi-core.

Data tersebut belum mengungkap sektor lain seperti kamera, baterai, pengisian daya, atau ukuran layar. Meski begitu, kemunculan di benchmark biasanya menjadi salah satu tanda bahwa peluncuran resmi sudah dekat.

Fokus pasar China, lini global berbeda

Berdasarkan informasi dari artikel referensi, Oppo sedang menyiapkan dua anggota baru keluarga Find X9 pada bulan ini. Find X9 Ultra disebut akan diperkenalkan untuk pasar global, sedangkan Find X9s Pro diposisikan khusus untuk China.

Strategi itu menunjukkan Oppo masih membedakan produk berdasarkan wilayah pasar. Pendekatan semacam ini kerap dipakai untuk menyesuaikan fitur, harga, dan positioning terhadap persaingan lokal yang sangat ketat di segmen premium China.

Bagi pengamat industri, Find X9s Pro menarik karena ia tampak bukan sekadar varian minor. Kehadiran chipset flagship terbaru, RAM besar, dan skor benchmark tinggi memberi sinyal bahwa Oppo ingin menawarkan alternatif premium yang agresif di kelas atas.

Jika tidak ada perubahan hingga pengumuman resmi, Oppo Find X9s Pro berpeluang menjadi salah satu ponsel pertama yang memadukan Dimensity 9500, Android 16, dan konfigurasi memori 16GB dalam satu paket. Listing Geekbench memang belum menjawab seluruh spesifikasi, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa perangkat ini disiapkan sebagai penantang serius di segmen flagship China.

Source: www.gadgets360.com
Exit mobile version