
Redmi K90 Ultra mulai menarik perhatian setelah perangkat dengan nomor model 2604FRK1EC tercatat lolos sertifikasi 3C di China. Data dari lembaga sertifikasi itu menguatkan satu poin penting, yakni dukungan fast charging 100 W yang diperkirakan menjadi salah satu fitur unggulan ponsel ini.
Informasi tersebut relevan karena sertifikasi 3C kerap menjadi penanda bahwa sebuah perangkat sedang mendekati tahap peluncuran. Akhiran huruf “C” pada nomor model juga menunjukkan bahwa debut awal perangkat ini sangat mungkin berlangsung di pasar China.
Sertifikasi 3C mengungkap arah spesifikasi
Dokumen 3C tidak selalu membeberkan spesifikasi lengkap sebuah ponsel. Namun, kemunculan dukungan pengisian daya cepat 100 W sudah cukup memberi gambaran bahwa Redmi K90 Ultra diposisikan sebagai model kelas atas.
Di segmen flagship, kemampuan pengisian cepat menjadi nilai jual penting karena berkaitan langsung dengan kenyamanan penggunaan harian. Fitur ini akan menarik bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus menunggu lama saat mengisi daya.
Jika merujuk pada laporan Suara.com, nomor model 2604FRK1EC diduga kuat milik Redmi K90 Ultra. Laporan yang sama juga menegaskan bahwa fitur fast charging 100 W dalam bocoran sebelumnya kini mendapat dukungan bukti dari laman sertifikasi resmi.
Bocoran utama yang paling disorot
Selain sertifikasi, detail lain muncul dari tipster Digital Chat Station atau DCS yang cukup dikenal di ekosistem bocoran perangkat China. Nama ini beberapa kali menjadi rujukan awal untuk spesifikasi ponsel Android sebelum peluncuran resmi.
Menurut bocoran DCS yang dikutip dalam artikel referensi, Redmi K90 Ultra diperkirakan membawa layar LTPS OLED beresolusi 1,5K. Panel ini juga disebut mendukung refresh rate 165 Hz yang akan sangat relevan untuk gaming dan scrolling yang lebih mulus.
Chipset yang dirumorkan menjadi otak perangkat ini adalah MediaTek Dimensity 9500. Jika bocoran itu akurat, Redmi K90 Ultra akan masuk ke kategori ponsel performa tinggi yang menyasar gamer dan pengguna berat.
Berikut ringkasan fitur yang sejauh ini banyak dibicarakan:
- Sertifikasi 3C dengan fast charging 100 W
- Layar LTPS OLED 1,5K
- Refresh rate 165 Hz
- Chipset MediaTek Dimensity 9500
- Kipas pendingin aktif internal
- Dugaan baterai 8.000-9.000 mAh
- Potensi ketahanan air dan debu IP68/IP69
- Sensor kamera premium dari Sony
Fokus besar pada performa gaming
Bocoran yang paling mencuri perhatian bukan hanya soal pengisian daya cepat. Redmi K90 Ultra juga disebut akan menjadi smartphone pertama dari grup Xiaomi yang memakai kipas pendingin aktif internal.
Teknologi ini penting karena ponsel berperforma tinggi sering menghadapi tantangan suhu saat menjalankan game berat. Dengan kipas aktif di dalam bodi, perangkat berpotensi menjaga temperatur tetap stabil dalam sesi bermain yang panjang.
Artikel referensi menyebut perangkat ini dirancang untuk menjalankan game AAA tanpa kendala panas berlebih. Klaim itu memang masih perlu dibuktikan lewat pengujian resmi, tetapi arah pengembangannya terlihat jelas mengarah ke ponsel gaming kelas premium.
Kombinasi Dimensity 9500, layar 165 Hz, dan sistem pendingin aktif akan membuat Redmi K90 Ultra sangat kompetitif jika benar hadir dengan spesifikasi tersebut. Ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi tampaknya ingin memperluas definisi lini Redmi K menjadi bukan sekadar flagship killer, tetapi juga perangkat performa ekstrem.
Peluang hadir global dengan nama berbeda
Riwayat Redmi K series menunjukkan bahwa perangkat di lini ini sering hadir secara global lewat strategi rebrand. Karena itu, Redmi K90 Ultra berpeluang tidak memakai nama yang sama saat dipasarkan di luar China.
Contoh yang disebut dalam referensi adalah Redmi K80, yang kemudian hadir secara global sebagai POCO F7 Pro. Pola ini membuka kemungkinan bahwa Redmi K90 Ultra bisa meluncur sebagai ponsel flagship POCO untuk pasar internasional.
Strategi rebrand seperti ini bukan hal baru bagi Xiaomi. Langkah tersebut biasanya dilakukan untuk menyesuaikan posisi produk dengan karakter merek di masing-masing wilayah.
Perkiraan harga dan posisi pasar
Sebagai gambaran, Redmi K90 disebut memiliki harga mulai 2.599 yuan atau sekitar Rp6,4 juta di China. Sementara Redmi K90 Pro dibanderol 3.999 yuan atau sekitar Rp9,9 juta.
Dengan posisi yang lebih tinggi, Redmi K90 Ultra hampir pasti akan dijual di atas kedua model tersebut. Berdasarkan kisaran itu, harga perangkat ini diperkirakan bisa masuk level belasan juta rupiah jika benar meluncur dengan paket spesifikasi yang lebih agresif.
Nilai jual utamanya tampak tidak hanya berada pada performa mentah. Xiaomi juga diduga menyiapkan kombinasi baterai besar, pengisian super cepat, pendinginan aktif, dan layar sangat cepat untuk membangun daya tarik yang lebih lengkap.
Sampai saat ini, Xiaomi belum mengumumkan spesifikasi resmi maupun tanggal peluncuran Redmi K90 Ultra. Namun, sertifikasi 3C dan bocoran yang beredar sudah memberi petunjuk kuat bahwa perangkat ini sedang disiapkan sebagai flagship berorientasi gaming, dengan fast charging 100 W sebagai salah satu fitur yang paling menonjol.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com








