Poco Indonesia resmi membawa Poco X8 Pro ke pasar Indonesia dengan banderol mulai Rp 5 jutaan. Ponsel ini diposisikan untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi, terutama untuk bermain game, menjalankan banyak aplikasi sekaligus, dan memakai perangkat dalam aktivitas harian yang padat.
Kehadiran Poco X8 Pro juga menarik perhatian karena membawa spesifikasi yang tergolong agresif di kelas harganya. Sejumlah fitur seperti layar OLED 1,5K, chipset Dimensity 8500 Ultra, kamera utama 50 MP, hingga baterai 6.500 mAh dengan fast charging 100 watt membuat perangkat ini terlihat serius menantang kompetitor di segmen menengah.
Harga Poco X8 Pro di Indonesia
Poco X8 Pro hadir dalam tiga pilihan memori yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Harga yang ditawarkan masih berada di rentang Rp 5 jutaan, sehingga tetap masuk kategori kompetitif untuk sebuah ponsel dengan spesifikasi tinggi.
- 8 GB/256 GB: Rp 4.999.000
- 8 GB/512 GB: Rp 5.399.000
- 12 GB/512 GB: Rp 5.799.000
Dengan tiga opsi tersebut, pembeli bisa memilih berdasarkan kebutuhan penyimpanan dan kemampuan multitasking. Varian tertinggi cocok untuk pengguna yang sering menyimpan file besar, bermain game berat, atau menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Tabel spesifikasi Poco X8 Pro
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Layar | OLED 6,59 inci, 1,5K |
| Desain | Bodinya datar dengan modul kamera kapsul |
| Material belakang | Kaca |
| Chipset | Dimensity 8500 Ultra |
| Fabrikasi | 4 nm |
| CPU | Octa-core hingga 2,2 GHz |
| GPU | Mali-G720 MC8 |
| Kamera utama | 50 MP |
| Sensor utama | Sony IMX882 |
| Kamera ultrawide | 8 MP |
| Stabilisasi | OIS |
| Baterai | 6.500 mAh |
| Pengisian daya | 100 watt |
| Pelindung layar | Corning Gorilla Glass 7i |
| Sertifikasi tahan air dan debu | IP66, IP68, IP69K |
| Sistem operasi | HyperOS 3 berbasis Android 16 |
| Fitur AI | Google Gemini, Circle to Search |
| Konektivitas khusus | Komunikasi offline tanpa jaringan seluler |
Layar dan desain yang tetap ringkas
Poco X8 Pro memakai layar 6,59 inci, sedikit lebih kecil dibanding model Pro Max. Meski ukurannya lebih ringkas, panel yang dipakai tetap mempertahankan kualitas tinggi dengan resolusi 1,5K, sehingga cocok untuk menonton video, bermain gim, dan membaca konten dalam waktu lama.
Bagian desain juga mengikuti karakter Poco yang tegas dan modern. Bodinya datar, sementara modul kamera dibuat berbentuk kapsul agar tampilan belakang terlihat lebih sederhana namun tetap khas.
Performa disiapkan untuk kelas berat
Di balik harga yang masih dijaga di kisaran Rp 5 jutaan, Poco menanamkan chipset Dimensity 8500 Ultra. Chip ini dibuat dengan fabrikasi 4 nm dan dipadukan dengan CPU octa-core berkecepatan hingga 2,2 GHz serta GPU Mali-G720 MC8.
Kombinasi tersebut memberi sinyal bahwa perangkat ini memang diarahkan untuk penggunaan berat. Kinerja seperti ini biasanya dicari pengguna yang membutuhkan ponsel cepat, stabil, dan tidak mudah turun performa saat dipakai lama.
Kamera dan fitur berbasis AI
Sektor kamera juga mendapat perhatian. Poco X8 Pro membawa kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882 yang sudah mendukung OIS, lalu dikombinasikan dengan kamera ultrawide 8 MP.
Untuk mendukung hasil foto, Poco menambahkan fitur berbasis AI seperti UltraSnap, Dynamic Shots, dan AI Creativity Assistant. Fitur-fitur ini membantu pengguna mengambil gambar lebih cepat dan memberi ruang lebih besar untuk pengolahan foto langsung dari perangkat.
Baterai besar dan perlindungan lengkap
Daya tahan menjadi salah satu nilai jual utama. Poco membekali X8 Pro dengan baterai 6.500 mAh dan pengisian daya 100 watt, sehingga perangkat bisa diisi lebih cepat dan tetap nyaman dipakai dalam aktivitas panjang.
Pada sisi ketahanan, ponsel ini sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i dan mengantongi sertifikasi IP66, IP68, serta IP69K. Artinya, perangkat ini tidak hanya dirancang untuk kencang, tetapi juga disiapkan agar lebih tahan terhadap kondisi penggunaan yang berat.
Fitur software dan konektivitas
Poco X8 Pro menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Sistem ini dilengkapi HyperConnect serta dukungan fitur AI seperti Google Gemini dan Circle to Search untuk mempermudah pencarian dan produktivitas.
Menariknya, ponsel ini juga mendukung komunikasi offline untuk panggilan suara tanpa jaringan seluler. Fitur tersebut menambah daya tarik bagi pengguna yang membutuhkan konektivitas ekstra pada situasi tertentu.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com








