iPhone Ultra Lipat Siap Pecahkan Rekor Harga, Bocoran Mulai Rp 32 Juta Lebih

Antisipasi terhadap kehadiran ponsel lipat pertama Apple terus meningkat seiring munculnya bocoran harga yang disebut akan membuat perangkat ini langsung masuk kelas premium tertinggi. Berdasarkan laporan Bloomberg yang dikutip Bloomberg Technoz, perangkat yang kemungkinan besar memakai nama iPhone Ultra itu diperkirakan dijual di atas US$2.000.

Jika bocoran tersebut akurat, ponsel lipat Apple akan menjadi iPhone paling mahal yang pernah dirilis. Perkiraan harga itu juga menimbulkan perhatian besar karena berada di atas banderol model iPhone 17 Pro Max dengan penyimpanan tertinggi 2 TB yang saat ini sudah dijual seharga US$1.999.

Harga yang Diperkirakan Bisa Naik Lebih Tinggi

Mark Gurman dari Bloomberg menyebut perangkat lipat Apple akan hadir dengan sistem buka samping seperti buku dan masuk ke kategori produk ultra-premium. Dalam laporan yang sama, MarcRumors pada Kamis (9/4/2026) menyebut harga iPhone Ultra bisa naik sampai US$2.799 bila Apple menghadirkan varian dengan konfigurasi 2 TB.

Angka itu menunjukkan bahwa Apple tampaknya tidak akan menempatkan ponsel lipat pertamanya sebagai produk mass-market. Strategi harga tinggi sering dipakai Apple untuk menjaga kesan eksklusif, terutama pada lini yang membawa teknologi baru, komponen kompleks, dan biaya produksi lebih besar.

Mengapa Harga iPhone Lipat Bisa Sangat Mahal

Bocoran harga tinggi ini punya dasar yang cukup masuk akal jika melihat tantangan teknis pada ponsel lipat. Apple dikenal sangat berhati-hati dalam mengadopsi teknologi baru, terutama jika menyangkut layar lipat dan engsel yang harus tahan lama, mulus, dan minim lipatan terlihat.

Perusahaan disebut telah lama mengembangkan perangkat ini dengan fokus pada penyempurnaan layar dan mekanisme engsel. Pengembangan tersebut berada di bawah pengawasan John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering, yang memimpin penyempurnaan pada aspek inti perangkat.

Biaya riset, pengujian ketahanan, dan pemilihan material premium biasanya langsung berdampak pada harga jual akhir. Karena itu, banderol di atas US$2.000 dinilai masih sejalan dengan karakter produk Apple yang kerap hadir lebih mahal dibanding kompetitor.

Faktor yang Berpotensi Membuat Harga Naik

  1. Layar lipat dengan teknologi khusus dan tingkat presisi tinggi.
  2. Engsel baru yang harus kuat, tipis, dan awet digunakan jangka panjang.
  3. Desain ultra-premium yang kemungkinan memakai material kelas atas.
  4. Konfigurasi penyimpanan besar, termasuk opsi 2 TB.
  5. Biaya pengembangan yang besar akibat Apple masuk ke segmen ponsel lipat belakangan.

Bila seluruh faktor itu digabung, harga jual iPhone Ultra memang berpotensi menembus rekor baru di lini iPhone. Pasar juga menilai perangkat ini bisa menjadi pembuktian apakah Apple mampu membawa standar baru di kategori ponsel lipat.

Strategi Nama “Ultra” Kian Menguat

Pemakaian nama Ultra untuk ponsel lipat ini juga dianggap konsisten dengan strategi penamaan Apple. Sebelumnya, label itu sudah dipakai pada Apple Watch Ultra dan chip M3 Ultra, sehingga nama tersebut memberi sinyal bahwa produk ini berada di level tertinggi dalam portofolio Apple.

Pola penamaan itu biasanya tidak hanya berfungsi sebagai identitas produk, tetapi juga sebagai penanda kelas dan kemampuan. Jika nama itu benar digunakan, Apple tampaknya ingin menegaskan bahwa ponsel lipat perdananya bukan sekadar eksperimen desain, melainkan perangkat andalan di segmen paling eksklusif.

Apa yang Sudah Diketahui Sejauh Ini

  1. Bentuk ponsel lipat diperkirakan menyerupai buku dengan bukaan menyamping.
  2. Harga awal disebut berada di atas US$2.000.
  3. Varian 2 TB bisa membuat harganya naik hingga US$2.799.
  4. Fokus pengembangan ada pada layar dan engsel lipatan.
  5. Nama Ultra dinilai paling mungkin dipakai untuk perangkat tersebut.

Bocoran ini membuat ekspektasi publik terhadap ponsel lipat Apple semakin tinggi, terutama karena perusahaan belum pernah masuk ke pasar ini secara resmi. Jika informasi harga tersebut terbukti mendekati rencana final, iPhone Ultra akan langsung menempatkan Apple di persaingan ponsel lipat kelas atas dengan nilai jual yang sangat agresif.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.beritajejakfakta.id
Exit mobile version