Ponsel Murah Tak Lagi Murah, Samsung dan Motorola Diam-Diam Naikkan Harga

Harga ponsel murah di India mulai bergerak naik, termasuk pada lini populer Samsung dan Motorola. Kenaikan ini sudah berlaku pada sejumlah model, sehingga pembeli di segmen di bawah Rs 20,000 perlu menghitung ulang pilihan sebelum checkout.

Perubahan harga tersebut memang tidak selalu besar, tetapi cukup berpengaruh pada keputusan beli. Dalam banyak kasus, selisih Rs 500 hingga Rs 2,000 bisa membuat sebuah ponsel keluar dari posisi “value for money” yang sebelumnya cukup kuat.

Samsung ikut menaikkan harga di seri Galaxy M dan F

Samsung merevisi harga beberapa model Galaxy M dan Galaxy F yang selama ini dikenal sebagai opsi budget dan menengah. Berdasarkan data yang dikutip dari artikel referensi serta unggahan pelacak harga ponsel Abhishek Yadav, penyesuaian harga berada di kisaran Rs 500 sampai Rs 2,000 tergantung model dan varian.

Beberapa model yang disebut mengalami kenaikan cukup jelas adalah Galaxy M36 dan Galaxy F36. Keduanya dilaporkan naik sekitar Rs 1,000, sehingga posisi harganya menjadi lebih dekat ke rival di kelas yang sama.

Galaxy M17 5G juga termasuk model yang terdampak. Dalam artikel referensi disebutkan kenaikannya sekitar Rs 2,000, sementara unggahan yang beredar menyebut kenaikan sampai Rs 1,500 pada varian tertentu.

Model entry-level justru menjadi kelompok yang cukup terdampak. Galaxy M06, F06, M07, dan F07 disebut mengalami kenaikan yang dalam beberapa kasus mendekati Rs 2,000.

Kenaikan kecil juga terlihat pada varian lain di lini Samsung. Meski hanya Rs 500 atau Rs 1,000, perubahan seperti ini tetap penting bagi konsumen yang biasanya membandingkan harga sangat ketat di kelas terjangkau.

Motorola juga menaikkan harga beberapa model

Motorola mengambil langkah serupa pada seri Moto G dan Edge. Informasi yang dikutip dari artikel referensi menyebut Moto G35 naik Rs 500, Moto G57 Power naik Rs 1,000, dan Motorola Edge 60 Fusion menjadi model dengan lonjakan paling tinggi, yaitu Rs 2,000.

Data rinci yang beredar di media sosial menunjukkan Edge 60 Fusion 8/128GB berubah dari ₹20,999 menjadi ₹22,999. Varian 8/256GB naik dari ₹22,999 ke ₹24,999, sedangkan varian 12/256GB bergerak dari ₹24,999 ke ₹26,999.

Moto G35 juga mengalami revisi harga di lebih dari satu varian. Varian 4/128GB dilaporkan naik dari ₹11,999 menjadi ₹12,499, yang menunjukkan kenaikan Rs 500 sesuai laporan sumber.

Kondisi ini membuat beberapa ponsel Motorola bergeser ke rentang harga yang lebih padat kompetitor. Dampaknya, pembeli kini perlu membandingkan spesifikasi, usia perangkat, dan dukungan software dengan lebih cermat.

Daftar model yang dilaporkan mengalami kenaikan harga

  1. Samsung Galaxy M36: sekitar +Rs 1,000
  2. Samsung Galaxy F36: sekitar +Rs 1,000
  3. Samsung Galaxy M17 5G: hingga sekitar +Rs 1,500 atau lebih
  4. Samsung Galaxy M06, F06, M07, F07: dalam beberapa kasus mendekati +Rs 2,000
  5. Moto G35: +Rs 500
  6. Moto G57 Power: +Rs 1,000
  7. Motorola Edge 60 Fusion: +Rs 2,000

Mengapa harga ponsel budget ikut naik?

Artikel referensi menyebut alasan utamanya bukan hanya kebijakan satu merek. Industri smartphone secara umum sedang menghadapi biaya komponen yang meningkat serta tekanan rantai pasok yang belum sepenuhnya stabil.

Dalam situasi seperti ini, produsen tidak selalu langsung meluncurkan ponsel dengan harga tinggi sejak awal. Sebagian merek memilih melakukan penyesuaian harga setelah peluncuran untuk menjaga margin bisnis tetap aman.

Strategi itu membuat kenaikan terasa bertahap, bukan mendadak. Namun bagi konsumen, hasil akhirnya tetap sama, yaitu harga ponsel budget tidak lagi semurah sebelumnya.

Secara pasar, langkah ini juga menunjukkan bahwa segmen terjangkau makin sulit dipertahankan. Fitur seperti layar refresh rate tinggi, baterai besar, kamera resolusi tinggi, dan konektivitas 5G menuntut biaya produksi yang tidak kecil.

Laporan dari berbagai analis industri selama beberapa waktu terakhir juga konsisten menunjukkan tekanan biaya pada bahan baku, chipset, logistik, dan komponen pendukung. Karena itu, koreksi harga pada ponsel budget bukan fenomena yang berdiri sendiri.

Dampaknya bagi calon pembeli

Kenaikan harga membuat ponsel yang pekan lalu terlihat menarik bisa terasa kurang kompetitif hari ini. Ini terutama terjadi di rentang harga yang sangat sensitif, ketika selisih kecil sudah cukup untuk membuka pilihan model lain yang lebih baru.

Pembeli kini perlu memeriksa ulang harga terbaru sebelum memutuskan. Selain itu, penting untuk membandingkan apakah kenaikan harga masih sepadan dengan spesifikasi, masa pembaruan sistem operasi, dan nilai jual dibanding rival di kelas yang sama.

Dalam beberapa kasus, menambah anggaran sedikit bisa membawa konsumen ke perangkat yang lebih baru atau lebih lengkap. Sebaliknya, model yang sebelumnya unggul di kategori budget bisa kehilangan daya tarik begitu banderolnya naik tanpa perubahan spesifikasi.

Source: www.techlusive.in
Exit mobile version