Exynos 2700 Muncul di Geekbench, Penerus Chip Flagship Samsung Ini Malah Terlihat Tertahan

Chipset Samsung Exynos 2700 mulai muncul di basis data Geekbench, memberi sinyal awal soal arah pengembangan prosesor flagship Samsung berikutnya. Temuan ini penting karena Exynos 2600 baru dipakai pada Galaxy S26 dan Galaxy S26+ di sejumlah pasar, tetapi penerusnya sudah terlihat dalam tahap pengujian.

Daftar benchmark itu menunjukkan nama yang diyakini sebagai Exynos 2700 beserta sejumlah spesifikasi awal dan skor performa. Meski Samsung belum memberi konfirmasi resmi, kemunculan ini memicu dugaan bahwa chip tersebut sedang disiapkan untuk lini ponsel flagship generasi berikutnya, yang berpotensi hadir pada seri Galaxy S27.

Exynos 2700 muncul di Geekbench

Menurut data yang beredar di Geekbench dan pertama kali disorot oleh tipster Abhishek Yadav, chipset Samsung yang belum diumumkan muncul dengan nomor model S5E9975. Identifier ini sejalan dengan penamaan internal Exynos, sehingga banyak pengamat mengaitkannya dengan Exynos 2700.

Listing tersebut memperlihatkan CPU 10-core dengan susunan yang tidak biasa untuk standar flagship saat ini. Konfigurasinya terdiri dari satu inti pada 2,30GHz, empat inti pada 2,40GHz, satu inti pada 2,78GHz, dan empat inti pada 2,88GHz.

Struktur ini berbeda dari Exynos 2600 yang sebelumnya dikenal memakai arsitektur tiga klaster 6+3+1. Perubahan itu menunjukkan Samsung kemungkinan sedang mencoba pendekatan baru untuk menyeimbangkan efisiensi daya dan kinerja multi-core.

Skor performa awal yang terungkap

Dalam pengujian Geekbench 6.6.0 untuk Android AArch64, chip ini mencatat skor single-core 2.603 poin dan multi-core 10.350 poin. Angka ini memberi gambaran awal, meski belum bisa dianggap sebagai representasi final dari performa produk jadi.

Sebagai pembanding, Galaxy S26 berbasis Exynos 2600 dalam pengujian Gadgets 360 mencatat single-core 2.888 poin dan multi-core 10.350 poin. Jika dibandingkan langsung, hasil awal Exynos 2700 terlihat belum menunjukkan lompatan besar, terutama pada performa single-core.

Namun, benchmark awal sering kali belum mencerminkan tuning final dari produsen. Chip yang masih berada di tahap pengembangan umumnya masih akan menerima optimasi pada firmware, scheduler, manajemen termal, dan efisiensi daya sebelum masuk ke perangkat komersial.

GPU Xclipse 970 dan RAM 12GB

Data Geekbench juga menampilkan bahwa chipset ini dipasangkan dengan GPU Xclipse 970. Nama Xclipse sendiri selama ini identik dengan lini grafis Samsung berbasis kerja sama teknologi AMD, sehingga keberadaan GPU baru ini layak diperhatikan untuk kebutuhan gaming dan komputasi grafis.

Perangkat pengujinya tercatat membawa RAM 10,80GB, yang sangat mungkin dipasarkan sebagai 12GB. Selain itu, perangkat tersebut terlihat menjalankan Android 17, menandakan bahwa pengujian dilakukan pada platform perangkat lunak yang lebih baru dari generasi saat ini.

Informasi lain yang muncul adalah nama motherboard “s5e9975”, yang lagi-lagi menguatkan dugaan bahwa ini memang chip Exynos 2700. Konsistensi kode internal seperti ini sering menjadi petunjuk penting dalam membaca kebocoran pengujian perangkat yang belum dirilis.

Poin penting dari listing Geekbench

  1. Nomor model yang muncul adalah S5E9975.
  2. CPU memakai 10 inti dengan empat kelompok frekuensi.
  3. Skor Geekbench mencapai 2.603 untuk single-core.
  4. Skor multi-core tercatat 10.350 poin.
  5. GPU yang terdeteksi adalah Xclipse 970.
  6. RAM perangkat uji terbaca 10,80GB atau kemungkinan 12GB.
  7. Sistem operasi yang dipakai adalah Android 17.

Selain benchmark CPU, Exynos 2700 juga sempat terlihat di pengujian GPU Geekbench. Pada tes OpenCL, chip ini mencatat skor 15.618 poin, yang memberi petunjuk awal tentang kemampuan grafisnya.

Skor GPU tersebut belum cukup untuk memetakan posisi final Exynos 2700 terhadap pesaingnya. Namun, kemunculan simultan pada benchmark CPU dan GPU biasanya menunjukkan bahwa pengembangan silikon sudah memasuki fase pengujian yang lebih aktif.

Apa artinya bagi Galaxy S27

Jika pola pengembangan Samsung tidak berubah, Exynos 2700 berpotensi menjadi kandidat utama untuk seri Galaxy S27 di sebagian pasar. Samsung selama beberapa generasi memang kerap membagi distribusi chipset flagship antara Exynos dan platform lain, tergantung wilayah penjualan.

Meski begitu, belum ada kepastian resmi tentang perangkat pertama yang akan memakainya. Samsung juga belum mengumumkan detail proses fabrikasi, target efisiensi, atau peningkatan NPU yang kemungkinan akan menjadi aspek penting di era fitur AI pada ponsel premium.

Dari sisi industri, kemunculan Exynos 2700 secepat ini menandakan Samsung Foundry terus mempercepat siklus pengembangan chip internalnya. Setelah Exynos 2600 menjadi prosesor flagship 2nm buatan Samsung yang dipakai pada Galaxy S26 dan Galaxy S26+ di India serta pasar lain, perhatian kini bergeser pada bagaimana penerusnya akan disempurnakan sebelum siap masuk ke perangkat komersial.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait

Back to top button