REDMI K90 Max Bikin Dua Rival Kepanasan, 4 Jam Gaming 144fps Cuma 36,7 Derajat

REDMI K90 Max mencuri perhatian setelah Xiaomi memamerkan sistem pendingin barunya dalam sebuah siaran langsung. Dalam uji tersebut, ponsel ini diklaim mampu mengungguli dua ponsel lain yang sama-sama memakai pendingin aktif berbasis kipas.

Fokus pengujiannya sederhana, yakni melihat ketahanan suhu saat perangkat dipaksa bermain game berat dalam waktu lama. Hasil yang ditampilkan menunjukkan REDMI K90 Max mempertahankan suhu permukaan lebih rendah dibanding dua kompetitornya.

Hasil uji pendinginan REDMI K90 Max

Menurut data yang dibagikan Xiaomi melalui pernyataan Lei Jun di Weibo, REDMI K90 Max diuji selama 4 jam bermain game MOBA pada 144fps dengan pengaturan grafis tertinggi. Dalam skenario itu, suhu permukaan tertinggi perangkat disebut berada di 36,7 derajat Celsius.

Sebagai pembanding, “kompetitor A” tercatat mencapai 42,8 derajat Celsius. Sementara “kompetitor B” menyentuh 39,0 derajat Celsius pada pengujian yang sama.

Selisih ini cukup besar untuk kelas ponsel gaming dengan kipas internal. Jika angka tersebut akurat dalam skenario yang setara, maka REDMI K90 Max unggul 6,1 derajat Celsius dari kompetitor A dan 2,3 derajat Celsius dari kompetitor B.

Xiaomi memang tidak menyebut identitas dua perangkat lawannya. Karena itu, hasil tersebut masih perlu dibaca sebagai klaim demo resmi pabrikan, bukan pembuktian independen dari laboratorium pihak ketiga.

Apa yang membuat sistem pendinginnya menonjol

Lei Jun menyebut REDMI K90 Max memakai “kipas besar” dengan fokus pada peningkatan efisiensi aliran udara. Pernyataan ini sejalan dengan bocoran sebelumnya yang menyebut diameter kipasnya sekitar 18,1 mm.

Ukuran itu diklaim sekitar 6 persen lebih besar dibanding konfigurasi umum di kelas serupa. Xiaomi juga disebut mengusung airflow sekitar 0,42 CFM dengan efisiensi pemanfaatan udara yang diklaim meningkat hingga 40 persen.

Secara teknis, kipas yang lebih besar dapat membantu mendorong volume udara lebih stabil pada putaran tertentu. Efisiensi aliran juga penting karena pendinginan aktif tidak hanya bergantung pada besar kipas, tetapi pada jalur sirkulasi panas di dalam bodi.

Namun, perbandingan langsung tetap sulit dilakukan tanpa metode uji yang sepenuhnya terbuka. Artikel sumber juga menegaskan bahwa detail seperti suhu ruangan saat pengujian tidak ikut dibagikan ke publik.

Ringkasan data yang terungkap

Berikut poin utama yang muncul dari demo Xiaomi:

  1. Sesi uji berlangsung 4 jam non-stop.
  2. Game yang dipakai adalah genre MOBA.
  3. Frame rate ditetapkan di 144fps.
  4. Grafis diatur ke level maksimum.
  5. REDMI K90 Max mencatat suhu puncak 36,7°C.
  6. Kompetitor A mencapai 42,8°C.
  7. Kompetitor B mencapai 39,0°C.

Data ini memberi gambaran awal tentang arah pengembangan K90 Max. Xiaomi tampaknya ingin menempatkan perangkat ini bukan hanya sebagai ponsel kencang, tetapi juga stabil dalam beban panjang.

Isu kebisingan kipas juga ikut disorot

Salah satu kekhawatiran umum pada ponsel gaming dengan kipas internal adalah suara bising saat beban tinggi. Bocoran yang beredar menyebut sistem pada REDMI K90 Max tetap relatif senyap meski dipakai berat.

Klaim itu belum disertai angka desibel resmi dalam materi yang dibagikan. Meski begitu, aspek ini penting karena performa pendinginan yang baik akan terasa kurang menarik jika menghasilkan kebisingan berlebih saat bermain game atau merekam video.

Desain, bodi, dan perlindungan perangkat

Dari sisi tampilan, REDMI K90 Max diperlihatkan dalam warna Space Silver. Ponsel ini memakai frame metal, bezel tipis, dan bukaan kipas yang dibuat menyatu dengan desain bodi.

Bukaan kipas tersebut justru dijadikan elemen visual utama. Ini memperkuat positioning perangkat sebagai ponsel yang memang menjual performa termal, bukan sekadar spesifikasi chipset.

Menariknya, perangkat ini juga disebut membawa rating IP66, IP68, dan IP69. Jika spesifikasi ini benar saat rilis resmi, maka Xiaomi berupaya menunjukkan bahwa sistem aliran udara tetap dirancang aman terhadap perlindungan komponen internal.

Kombinasi pendingin aktif dan sertifikasi tahan air/debu biasanya menjadi tantangan desain tersendiri. Karena itu, implementasi pada K90 Max akan menjadi salah satu aspek yang paling diperhatikan saat perangkat diuji langsung oleh media dan reviewer independen.

Mengapa hasil ini penting untuk pasar ponsel performa

Pada ponsel kelas performa tinggi, suhu sering menjadi faktor yang menentukan kestabilan frame rate. Saat panas terlalu tinggi, sistem biasanya menurunkan performa untuk menjaga keamanan komponen.

Karena itu, suhu permukaan yang lebih rendah dapat menjadi indikator awal bahwa perangkat sanggup mempertahankan performa lebih lama. Meski demikian, angka suhu luar tidak otomatis menggambarkan seluruh kondisi internal seperti throttling, konsumsi daya, dan suhu chipset.

Untuk saat ini, REDMI K90 Max terlihat menjanjikan di sisi pendinginan aktif berdasarkan data resmi Xiaomi. Validasi akhirnya tetap akan bergantung pada pengujian independen, terutama untuk memastikan apakah keunggulan 36,7 derajat Celsius itu bisa bertahan di luar demo terkontrol dan dalam penggunaan gaming harian yang lebih beragam.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version