
Kemunculan Exynos 2700 di Geekbench memberi sinyal awal soal arah chipset Samsung untuk generasi Galaxy S27. Bocoran ini menarik perhatian karena chip tersebut muncul jauh sebelum peluncuran ponsel yang diperkirakan akan memakainya.
Data benchmark itu menunjukkan Exynos 2700 membawa CPU 10-core dan susunan inti yang tidak biasa. Jika informasi ini akurat, Samsung tampaknya sedang menguji pendekatan baru yang berbeda dari pola klaster standar pada generasi sebelumnya.
Exynos 2700 muncul lebih awal di Geekbench
Menurut data yang beredar dari listing Geekbench, chipset ini memakai nomor model S5E9975. Nomor model itu mengarah pada kandidat kuat untuk Exynos generasi berikutnya yang disebut sebagai Exynos 2700.
Kemunculan di Geekbench biasanya belum menggambarkan performa final produk komersial. Namun, listing semacam ini tetap penting karena memberi gambaran awal tentang konfigurasi CPU, GPU, RAM, dan perangkat lunak yang dipakai saat pengujian.
Konfigurasi CPU 10-core dengan empat klaster
Bagian paling menonjol dari bocoran ini terletak pada konfigurasi CPU-nya. Exynos 2700 disebut memakai total 10 inti, tetapi dibagi ke dalam empat klaster, bukan tiga klaster seperti yang umum ditemui pada banyak chipset flagship.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
- 1 inti pada 2,30GHz
- 4 inti pada 2,40GHz
- 1 inti pada 2,78GHz
- 4 inti pada 2,88GHz
Susunan ini menunjukkan Samsung kemungkinan sedang bereksperimen dengan pembagian tugas yang lebih spesifik antarinti. Pendekatan empat klaster dapat dipakai untuk mencari keseimbangan baru antara efisiensi daya, beban kerja menengah, dan performa tinggi.
Skor awal Geekbench masih bersifat sementara
Dari hasil pengujian Geekbench 6, Exynos 2700 mencatat skor 2.603 untuk single-core dan 10.350 untuk multi-core. Angka ini tergolong kompetitif untuk sebuah sampel awal, meski belum bisa dipakai sebagai ukuran final kemampuan chipset.
Yang menarik, skor multi-core tersebut disebut cukup dekat dengan capaian Exynos 2600 saat ini. Padahal, berdasarkan listing awal, Exynos 2700 belum menunjukkan clock speed di atas 3GHz.
Fakta itu bisa dibaca dalam dua arah. Di satu sisi, Samsung mungkin sudah memperoleh efisiensi desain yang lebih baik, tetapi di sisi lain masih ada ruang optimasi sebelum chip ini masuk ke tahap produksi massal.
GPU Xclipse 970 ikut terdeteksi
Pada sisi grafis, chipset ini dipasangkan dengan GPU yang terdaftar sebagai Xclipse 970. Dari pengujian awal OpenCL, GPU tersebut mencatat skor 15.618.
Nama Xclipse masih konsisten dengan lini GPU Samsung yang selama ini dikaitkan dengan arsitektur grafis berbasis kerja sama AMD. Meski begitu, skor GPU awal juga harus dibaca hati-hati karena performa grafis sangat bergantung pada driver, pendinginan perangkat, dan tuning perangkat lunak.
Perangkat uji memakai RAM 12GB dan Android versi baru
Listing benchmark itu juga memperlihatkan perangkat pengujian dengan RAM sekitar 12GB. Selain itu, perangkat berjalan dengan versi Android yang lebih baru, sesuatu yang lazim pada tahap uji internal menjelang generasi produk berikutnya.
Kombinasi ini tidak otomatis menandakan spesifikasi final Galaxy S27. Produsen sering memakai perangkat prototipe dengan konfigurasi tertentu untuk kebutuhan validasi chipset, bukan untuk mencerminkan spesifikasi penjualan akhir.
Apa arti bocoran ini untuk Galaxy S27
Samsung diketahui telah merilis Exynos 2600 pada akhir periode sebelumnya dan mulai mengirimkannya ke seri Galaxy S26 sejak Februari. Karena itu, munculnya Exynos 2700 sekarang menunjukkan pengembangan suksesor sudah berjalan cukup jauh di laboratorium.
Bila pola lama berlanjut, Exynos 2700 berpotensi diposisikan untuk keluarga Galaxy S27. Namun, keputusan akhir tetap akan bergantung pada hasil pengujian internal Samsung, kesiapan produksi, serta strategi distribusi chipset di tiap pasar.
Berikut poin penting dari bocoran awal Exynos 2700:
| Komponen | Detail awal |
|---|---|
| Nomor model | S5E9975 |
| CPU | 10-core |
| Susunan klaster | 1+4+1+4 |
| Clock terdeteksi | 2,30GHz / 2,40GHz / 2,78GHz / 2,88GHz |
| Skor Geekbench 6 single-core | 2.603 |
| Skor Geekbench 6 multi-core | 10.350 |
| GPU | Xclipse 970 |
| Skor OpenCL | 15.618 |
| RAM perangkat uji | Sekitar 12GB |
Masih terlalu dini untuk menilai performa final
Benchmark pra-rilis hampir selalu datang dari perangkat yang belum final. Chip semacam ini biasanya belum menerima optimasi penuh pada scheduler, manajemen daya, driver GPU, dan kontrol suhu.
Karena itu, angka yang terlihat sekarang lebih tepat dipandang sebagai petunjuk arah, bukan hasil akhir. Jika Samsung terus menyempurnakan desain empat klaster ini, Exynos 2700 bisa menjadi salah satu perubahan teknis paling menarik pada lini Galaxy S27, terutama karena pendekatan CPU-nya sudah terlihat berbeda sejak tahap bocoran awal.
Source: www.gizmochina.com








