Motorola Luncurkan Moto Pad dan Moto G Stylus Baru, Dua Andalan dengan Kejutan AI dan 5G

Motorola kembali memperluas lini produknya dengan menghadirkan dua perangkat baru yang menyasar kebutuhan berbeda, yaitu Moto Pad dan Moto G Stylus generasi berikutnya. Kehadiran keduanya menunjukkan strategi Motorola untuk tetap kompetitif di segmen tablet terjangkau dan ponsel bergaya produktivitas yang mengandalkan stylus bawaan.

Moto Pad menjadi perangkat tablet baru dalam jajaran Motorola, sementara Moto G Stylus hadir sebagai pembaruan dari model sebelumnya dengan sejumlah fitur yang lebih berorientasi pada produktivitas dan penggunaan kreatif. Dua perangkat ini juga memperlihatkan bagaimana Motorola memadukan layar besar, konektivitas modern, serta fitur berbasis AI dalam satu paket yang relatif mudah diakses.

Moto Pad membawa layar 11 inci dan konektivitas 5G

Moto Pad hadir dengan layar 11 inci beresolusi 2.5K, ukuran yang lebih besar dibandingkan layar 6,7 inci pada Moto G Stylus. Layar ini diposisikan untuk kebutuhan hiburan, membaca, dan produktivitas ringan seperti menonton video, multitasking, hingga penggunaan aplikasi belajar.

Di sisi dapur pacu, Moto Pad dibekali prosesor MediaTek D6300 5G yang mendukung konektivitas 5G. Motorola juga menyematkan empat speaker dengan dukungan Dolby, termasuk Dolby Atmos saat digunakan melalui speaker atau headphone pada platform yang kompatibel.

Untuk daya tahan, tablet ini memakai baterai 7040mAh dan diklaim mampu dipakai streaming hingga 12 jam dalam sekali pengisian. Motorola menyiapkan varian warna Pantone Bronze Green, dengan jadwal ketersediaan pada 30 April melalui T-Mobile dan Metro by T-Mobile.

Motorola belum mengumumkan harga pasti untuk Moto Pad. Perusahaan menyebut harga akan disampaikan oleh operator pada saat perangkat tersedia, sehingga model distribusinya masih sangat bergantung pada kanal penjualan masing-masing mitra.

Moto G Stylus generasi baru fokus ke fitur stylus dan AI

Moto G Stylus terbaru hadir dengan stylus aktif bawaan yang menjadi ciri utamanya. Perangkat ini menargetkan pengguna yang sering mencatat, menggambar, mengedit sketsa, atau mengerjakan tugas yang membutuhkan input presisi tanpa aksesori tambahan.

Motorola menambahkan fitur AI di aplikasi Notes, termasuk Sketch to Image untuk menyempurnakan gambar dan Handwriting Calculator untuk menyelesaikan persamaan tulisan tangan tanpa berpindah ke kalkulator. Kombinasi ini membuat Moto G Stylus terasa lebih dekat ke perangkat produktivitas ketimbang ponsel biasa di kelasnya.

Perangkat ini juga diklaim punya waktu siaga hingga 100 jam. Saat dipakai menulis terus-menerus, daya tahannya disebut hanya sekitar empat jam, tetapi Motorola menyatakan pengisian selama 15 menit sudah cukup untuk mengembalikan baterai dengan cepat.

Spesifikasi utama Moto G Stylus

  1. Layar 6,7 inci Extreme AMOLED
  2. Resolusi 1.5K super HD
  3. Refresh rate 120Hz
  4. Kamera utama 50MP Ultra Pixel
  5. Kamera ultrawide dan Macro Vision 13MP
  6. Kamera depan 32MP
  7. Stylus aktif bawaan
  8. Dukungan fitur AI di aplikasi Notes

Dibandingkan Moto Pad, layar Moto G Stylus memang lebih kecil, tetapi panel yang digunakan lebih premium untuk kelas ponsel. Motorola menyebut layar ini sebagai Extreme AMOLED dengan refresh rate 120Hz, yang membuat navigasi antarmuka dan pengalaman visual lebih mulus.

Harga dan paket penjualan menjadi daya tarik tambahan

Moto G Stylus akan mulai dijual pada 16 April dengan harga awal $500. Motorola menyiapkan dua pilihan kapasitas penyimpanan, yaitu 126GB dan 256GB, disertai bonus perangkat aksesori pada paket tertentu.

Varian 126GB akan hadir dengan empat Moto Tag gratis pada periode awal penjualan. Sementara itu, model 256GB akan mendapat bonus Moto Buds Loop, Moto Watch, dan Moto Tag, sehingga paket yang ditawarkan terlihat cukup agresif untuk menarik pembeli di segmen menengah.

Posisi Motorola di pasar perangkat mobile

Langkah Motorola merilis Moto Pad dan Moto G Stylus menunjukkan upaya memperkuat ekosistem perangkat yang saling terhubung. Dengan tablet berlayar besar dan ponsel stylus yang sarat fitur AI, Motorola mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang ingin perangkat serbaguna tanpa harus masuk ke kelas premium.

Moto Pad dan Moto G Stylus juga menegaskan pendekatan Motorola yang tidak hanya bertumpu pada spesifikasi mentah, tetapi juga pada nilai pakai sehari-hari, mulai dari hiburan, mencatat, menggambar, hingga produktivitas ringan. Di tengah persaingan tablet dan ponsel menengah yang semakin ketat, kombinasi layar besar, 5G, baterai besar, dan stylus bawaan menjadi senjata utama Motorola untuk mencuri perhatian pasar.

Terkait