Exynos 2700 Muncul Perdana di Geekbench, Skornya Kalah tapi Sinyalnya Ganas

Kemunculan pertama Exynos 2700 di Geekbench memberi gambaran awal tentang arah chipset flagship Samsung berikutnya. Basis data benchmark itu memperlihatkan bahwa SoC ini sedang diuji pada perangkat rekayasa, bukan pada ponsel komersial yang sudah siap rilis.

Temuan ini penting karena Exynos 2700 disebut-sebut sebagai kandidat otak untuk lini Galaxy S27. Meski hasilnya belum final, daftar Geekbench sudah mengungkap skor CPU, konfigurasi inti, GPU, hingga petunjuk proses fabrikasi yang dipakai.

Exynos 2700 muncul dengan nomor model S5E9975

Menurut data yang tercantum di Geekbench, chipset ini terdaftar dengan nomor model S5E9975. Entri itu juga menampilkan label ERD atau Engineering Reference Device, yang biasanya menandakan unit pengujian tahap awal.

Artinya, performa yang terlihat saat ini belum bisa dianggap mewakili produk akhir. Dalam tahap rekayasa seperti ini, kecepatan clock, manajemen daya, dan optimasi software masih bisa berubah cukup besar sebelum masuk ke perangkat konsumen.

Skor awal CPU masih bersifat sementara

Pada pengujian Geekbench, Exynos 2700 mencatat skor single-core 2.603 poin. Untuk multi-core, nilainya mencapai 10.350 poin dengan RAM 12 GB dan sistem operasi Android 17 pada unit uji tersebut.

Skor ini belum tergolong mengejutkan jika dibandingkan dengan ekspektasi untuk chipset kelas flagship. Namun, konteks perangkat uji awal perlu diperhatikan karena benchmark dari unit engineering sering kali belum menunjukkan performa akhir yang sesungguhnya.

Sumber referensi juga menyebut Exynos 2600 masih berada di atas angka tersebut. Itu membuat hasil Exynos 2700 saat ini lebih tepat dibaca sebagai indikasi awal arsitektur baru, bukan penilaian akhir soal daya saing.

Konfigurasi 10 inti hadir dengan susunan yang tidak biasa

Geekbench mengungkap bahwa Exynos 2700 tetap memakai konfigurasi 10 inti. Namun susunannya berbeda dari pola yang umum ditemukan pada chipset flagship saat ini.

Berikut komposisi inti yang terdeteksi:

  1. 1 core prime di 2,78 GHz
  2. 4 core performa di 2,88 GHz
  3. 4 core efisiensi di 2,4 GHz
  4. 1 core super-efisien di 2,3 GHz

Susunan ini menarik karena core performa justru tercatat memiliki clock lebih tinggi daripada core prime. Dalam pengujian awal, anomali seperti ini bisa terjadi karena firmware, scheduler, atau batasan profil daya yang belum final.

Artikel referensi menyebut frekuensi puncak pada unit uji ini masih mentok di 2,88 GHz. Jika versi final benar-benar melampaui 4 GHz seperti yang dirumorkan, skor CPU berpotensi naik cukup signifikan.

GPU Xclipse 970 ikut terungkap

Selain uji CPU, terdapat pula hasil OpenCL yang memberi petunjuk tentang sektor grafis Exynos 2700. Listing tersebut menampilkan GPU Xclipse 970 dengan skor 17.644 poin.

Data ini penting karena muncul rumor bahwa Samsung sedang menyiapkan GPU yang dikembangkan sendiri. Jika informasi industri itu akurat, Xclipse 970 bisa menjadi langkah baru Samsung setelah berpisah dari kolaborasi GPU dengan AMD.

Meski begitu, statusnya masih sebatas indikasi awal. Nama GPU, performa final, dan fitur grafis lain seperti ray tracing atau efisiensi gaming baru bisa dipastikan setelah spesifikasi resmi diumumkan.

Dibangun di proses 2nm SF2P

Exynos 2700 juga disebut akan diproduksi dengan proses Samsung 2nm SF2P, sama seperti arah pengembangan Exynos generasi sebelumnya. Node ini diklaim sebagai versi yang lebih matang dan lebih efisien untuk kelas chip premium.

Mengacu pada informasi dari sumber industri yang dikutip artikel referensi, kombinasi proses itu dengan teknologi HPB atau Heat Path Block disebut dapat menghadirkan efisiensi hingga 25 persen lebih baik. Peningkatan performanya juga dilaporkan bisa mencapai 12 persen lebih cepat.

Jika klaim tersebut terealisasi, Samsung berpotensi memperbaiki dua titik yang paling sering disorot pada chipset mobile, yakni suhu dan konsumsi daya. Faktor ini akan sangat menentukan, terutama untuk ponsel flagship yang menuntut performa tinggi dalam waktu panjang.

Apa arti temuan ini bagi Galaxy S27

Kemunculan Exynos 2700 di Geekbench belum mengonfirmasi perangkat mana yang akan memakainya secara global. Namun, mengingat pola Samsung pada seri flagship, chipset ini sangat mungkin disiapkan untuk sebagian varian Galaxy S27.

Masih terlalu dini untuk memastikan distribusi pasar, konfigurasi final, atau apakah Samsung akan kembali membagi wilayah dengan Snapdragon. Yang jelas, daftar benchmark awal ini menunjukkan bahwa Samsung sudah mulai menguji fondasi silikon generasi berikutnya jauh sebelum siklus rumor Galaxy S27 memanas.

Bagi pengamat industri, kemunculan ini lebih menarik karena memperlihatkan perubahan di balik layar, mulai dari arsitektur 10 inti yang tidak lazim, GPU Xclipse 970, hingga proses 2nm SF2P. Selama masih berada pada tahap engineering reference device, skor dan spesifikasi itu tetap bisa berubah, tetapi data awal ini sudah cukup untuk menunjukkan bahwa Samsung sedang menyiapkan lompatan baru di lini Exynos premium.

Source: gadgets.beebom.com
Exit mobile version