Samsung Siapkan Deteksi Penipuan AI untuk Foldable Baru, Bocoran Kode Mengungkap Arahnya

Author: Qoo Media

Samsung disebut sedang menyiapkan fitur AI bernama Scam Detection untuk lini ponsel lipat generasi berikutnya. Informasi ini mengarah ke Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, dan satu model foldable lain yang dalam bocoran kode disebut “Wide Fold”.

Temuan itu muncul dari kode pada versi beta terbaru aplikasi Phone by Google. Petunjuk tersebut menunjukkan bahwa fitur berbasis Gemini itu berpotensi hadir sejak awal saat perangkat diluncurkan, bukan sebagai pembaruan yang datang belakangan.

Fitur AI untuk deteksi penipuan telepon

Scam Detection merupakan fitur yang dirancang untuk membantu pengguna mengenali indikasi panggilan penipuan. Sistem ini memanfaatkan AI untuk menganalisis pola percakapan atau tanda-tanda tertentu yang sering muncul pada modus scam.

Dalam konteks ekosistem Google, fitur ini terkait dengan pengembangan AI Gemini. Karena itu, kehadirannya di perangkat Samsung menunjukkan hubungan yang makin erat antara perangkat keras Samsung dan layanan AI milik Google.

Laporan sumber menyebut fitur tersebut saat ini masih bekerja di Amerika Serikat untuk perangkat Samsung yang mendukung. Namun, jejak kode yang menyebut beberapa varian model untuk pasar berbeda memunculkan dugaan bahwa cakupan wilayahnya bisa diperluas.

Jika ekspansi itu benar terjadi, langkah tersebut akan penting bagi pengguna ponsel lipat premium Samsung. Pasalnya, ancaman penipuan telepon tidak terbatas pada satu negara, sementara perangkat foldable Samsung dipasarkan secara global.

Ditemukan lewat kode aplikasi

Informasi soal dukungan Scam Detection untuk foldable baru Samsung bukan berasal dari pengumuman resmi perusahaan. Temuan ini berasal dari analisis kode di aplikasi Phone by Google versi beta, yang kerap menjadi sumber awal untuk melihat fitur yang sedang disiapkan.

Metode seperti ini memang belum bisa dianggap sebagai konfirmasi final. Namun, referensi model perangkat di dalam kode biasanya memberi sinyal kuat bahwa integrasi sedang diuji atau dipersiapkan untuk peluncuran mendatang.

Nama perangkat yang muncul dalam bocoran itu mencakup Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, serta “Wide Fold”. Nama terakhir belum tentu menjadi nama komersial final, tetapi mengindikasikan Samsung mungkin sedang menyiapkan varian foldable tambahan.

Bila benar, kehadiran model “Wide Fold” dapat memperluas strategi Samsung di pasar ponsel lipat. Perusahaan selama ini dikenal mempertahankan dua lini utama, yakni Fold dan Flip, sehingga model baru akan menarik perhatian pelaku industri.

Mengapa fitur ini penting

Panggilan penipuan masih menjadi salah satu risiko keamanan digital yang paling umum. Modusnya beragam, mulai dari mengaku sebagai bank, layanan pengiriman, hingga aparat atau penyedia layanan tertentu.

Fitur seperti Scam Detection menjadi relevan karena perlindungan dilakukan langsung saat panggilan berlangsung. Pendekatan ini memberi peringatan lebih awal kepada pengguna, sehingga potensi kerugian bisa ditekan sebelum informasi sensitif terlanjur dibagikan.

Bagi Samsung, menambahkan fitur ini sejak hari pertama peluncuran bisa menjadi nilai jual tambahan. Di segmen premium, diferensiasi kini tidak hanya bertumpu pada desain dan spesifikasi, tetapi juga pada kemampuan AI yang terasa langsung dalam penggunaan sehari-hari.

Google sendiri sudah menghadirkan dukungan Scam Detection di beberapa negara pada perangkat Pixel 9 dan Pixel 10. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa Samsung juga ingin membawa pengalaman serupa ke lebih banyak pasar, terutama untuk perangkat flagship terbaru.

Perkiraan perangkat yang akan kebagian fitur

Berikut model yang disebut dalam laporan referensi:

  1. Galaxy Z Fold8
  2. Galaxy Z Flip8
  3. “Wide Fold”

Ketiga model itu diyakini masuk dalam generasi foldable Samsung berikutnya. Samsung sendiri diperkirakan akan memperkenalkan perangkat-perangkat tersebut dalam ajang Unpacked khusus pada Juli.

Jadwal itu sejalan dengan pola perilisan foldable Samsung pada tahun-tahun sebelumnya. Meski belum ada pengumuman resmi soal fitur ini, kemunculannya di kode aplikasi menjadikan Scam Detection sebagai salah satu kemampuan AI yang patut dipantau menjelang peluncuran.

Apa yang masih belum pasti

Ada beberapa hal yang belum terjawab dari bocoran ini. Pertama, belum jelas apakah semua model akan mendapatkan fitur yang sama di semua negara saat peluncuran.

Kedua, belum diketahui apakah Scam Detection akan aktif secara default atau perlu diaktifkan manual oleh pengguna. Detail implementasi seperti bahasa yang didukung, pemrosesan data, dan bentuk notifikasi juga masih belum diungkap.

Meski begitu, arah pengembangannya sudah terlihat cukup jelas. Samsung tampaknya tidak hanya fokus pada inovasi layar lipat, tetapi juga ingin memperkuat aspek keamanan berbasis AI di perangkat premium generasi berikutnya.

Jika bocoran ini akurat, maka Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, dan kemungkinan “Wide Fold” akan hadir dengan lapisan perlindungan tambahan terhadap scam call. Integrasi Scam Detection sejak awal peluncuran juga bisa menjadi sinyal bahwa fitur AI praktis kini makin penting dalam strategi smartphone flagship Samsung.

Source: www.gsmarena.com
Terbaru