Crimson Desert Akhirnya Buka Jalan untuk Intel Arc, Setting Ini Kunci FPS 120 dengan XeSS 3

Crimson Desert kini resmi mendukung GPU Intel Arc setelah sebelumnya sempat memicu sorotan karena kartu grafis tersebut tidak bisa menjalankan game saat peluncuran awal. Patch terbaru dari Pearl Abyss juga menambahkan Intel XeSS 3.0 dan XeSS Frame Generation, yang langsung menjadi kabar penting bagi pengguna Arc yang mengejar FPS lebih tinggi.

Bagi pemain yang ingin hasil terbaik, pembaruan ini bukan sekadar soal kompatibilitas. Pengaturan video yang tepat tetap menentukan, terutama untuk menjaga performa stabil saat ray tracing aktif dan frame generation digunakan di resolusi tinggi.

Dukungan resmi Intel Arc akhirnya hadir

Dalam catatan patch versi 1.03.00, Pearl Abyss menulis bahwa game kini menambahkan dukungan untuk GPU Intel Arc. Studio asal Korea Selatan itu juga menyebut kompatibilitas dan performa di berbagai GPU Intel masih akan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Patch yang sama menambahkan opsi “Intel XeSS 3.0” di menu Settings > Video > Upscale Mode. Pearl Abyss juga memasukkan opsi “Intel XeSS Frame Generation” di Settings > Video, sehingga pengguna Arc akhirnya memperoleh akses penuh ke paket peningkatan performa milik Intel.

Langkah ini datang tidak lama setelah Intel merilis driver baru yang memungkinkan Crimson Desert dibuka di GPU Arc, meski saat itu masih muncul gangguan visual. Urutan ini menguatkan bahwa dukungan resmi memang sedang disiapkan, lalu dikunci melalui patch dari sisi game.

Apa arti XeSS 3 dan Frame Generation untuk performa

XeSS 3 adalah teknologi upscaling milik Intel yang dirancang untuk meningkatkan frame rate dengan mempertahankan kualitas gambar setinggi mungkin. Saat dipadukan dengan Frame Generation, game dapat menampilkan frame tambahan agar animasi terlihat lebih mulus, khususnya pada beban grafis berat.

Pendekatan ini penting untuk Crimson Desert karena game tersebut menampilkan efek pencahayaan kompleks, kepadatan lingkungan tinggi, dan opsi ray tracing. Pada skenario seperti itu, upscaling sering menjadi syarat agar performa bisa bertahan di atas 60 FPS tanpa harus memangkas banyak kualitas visual.

Patch note tidak menyebut opsi XeSS Low Latency secara terpisah. Namun, dalam implementasi XeSS Frame Generation, fitur pengurang latensi itu umumnya bekerja sebagai bagian dari paket agar respons kontrol tidak turun terlalu jauh saat frame tambahan diaktifkan.

Pengaturan grafis yang disarankan untuk Intel Arc

Berdasarkan data referensi, kombinasi setting berikut dipakai untuk menjaga keseimbangan visual dan performa pada Intel Arc. Fokus utamanya adalah mempertahankan kualitas tinggi di area yang paling terlihat, sambil menekan beban pada pemrosesan pasca-efek.

PengaturanOpsi
Model QualityUltra
Texture QualityCinematic
Shadow QualityHigh
RaytracingOn
Lighting QualityUltra
Reflection QualityCinematic
Advanced Weather EffectOn
Water QualityUltra
Foliage DensityUltra
Volumetric Fog QualityHigh
Effect QualityUltra
Simulation QualityCinematic
Post-Processing QualityLow

Pilihan Post-Processing Quality di level Low menjadi poin penting dalam daftar tersebut. Pengaturan ini biasanya membantu menekan beban ekstra tanpa terlalu mengorbankan tampilan inti dunia game.

Langkah yang perlu dilakukan untuk FPS terbaik

Agar pembaruan ini benar-benar memberi dampak, pemain perlu mengatur beberapa hal dasar. Berikut langkah yang paling relevan untuk pengguna Intel Arc:

  1. Perbarui game ke patch terbaru.
  2. Pasang driver Intel Arc paling baru yang sudah membuka kompatibilitas Crimson Desert.
  3. Masuk ke menu Video lalu aktifkan XeSS 3.0 sebagai metode upscaling.
  4. Pilih mode XeSS sesuai kemampuan GPU, mulai dari Quality, Balanced, atau Performance.
  5. Aktifkan XeSS Frame Generation hanya jika frame rate dasar sudah cukup tinggi.
  6. Gunakan mode 2X Frame Generation untuk menjaga keseimbangan FPS dan latensi.
  7. Turunkan post-processing bila performa masih belum stabil.

Menurut referensi, XeSS 3 sangat dianjurkan untuk mengejar 60 FPS atau lebih secara konsisten di GPU Intel Arc. Pilihan antara Quality, Balanced, dan Performance akan bergantung pada kelas GPU yang digunakan, sehingga tidak ada satu preset yang cocok untuk semua kartu.

Kapan Frame Generation sebaiknya dipakai

Frame Generation paling masuk akal untuk monitor 120Hz atau lebih tinggi. Syaratnya, game sebaiknya sudah mampu berjalan pada kisaran minimal 50 sampai 60 FPS sebelum fitur itu diaktifkan.

Jika frame rate dasar masih terlalu rendah, Frame Generation justru bisa membuat pengalaman terasa kurang responsif. Karena itu, pemain dengan monitor standar atau performa dasar yang belum stabil lebih aman membiarkan fitur ini nonaktif sambil mengandalkan XeSS biasa.

Referensi juga menyebut mode 2X FG sebagai pilihan paling seimbang. Dengan pendekatan itu, Intel Arc B580 disebut berpotensi menjalankan Crimson Desert di kisaran 120 FPS, asalkan konfigurasi sistem dan beban adegan mendukung.

Dukungan resmi ini menandai perubahan penting bagi ekosistem GPU Intel di game AAA baru. Pearl Abyss sudah menegaskan bahwa optimasi untuk berbagai GPU Intel akan terus diperbaiki, sehingga performa Crimson Desert di Arc masih berpeluang meningkat lagi melalui patch lanjutan dan pembaruan driver berikutnya.

Source: tech.sportskeeda.com

Berita Terkait

Back to top button