Toko Aura Gadget yang khusus menjual iPhone di Jalan Pahlawan Kerja, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, dibobol maling saat dini hari. Dari aksi itu, pelaku membawa kabur 25 unit iPhone berbagai tipe dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp300 juta.
Peristiwa ini baru diketahui pemilik toko pada pukul 06.00 WIB, setelah selesai melaksanakan Salat Subuh. Saat memeriksa bagian dapur, pemilik toko melihat loteng dalam keadaan terbuka dan kemudian mendapati kondisi toko sudah berantakan.
Kronologi awal kejadian
Dari keterangan kepolisian, pelaku diduga masuk melalui loteng di bagian dapur sebelum menuju area utama toko. Cara masuk itu membuat pelaku bisa mengakses etalase dan mengambil sejumlah ponsel yang dipajang.
Kapolsek Bukit Raya Kompol Hendrik melalui Kanit Reskrim Iptu Zamhur menyampaikan bahwa pemilik toko langsung curiga setelah melihat kondisi tidak wajar di area dapur. Saat pemeriksaan dilakukan lebih lanjut, seluruh isi etalase iPhone ditemukan sudah kosong.
“Ketika itu, korban yang baru selesai melaksanakan Salat Subuh, melihat loteng dapur yang terbuka,” ujar Zamhur saat dimintai keterangan, Sabtu setempat. Keterangan ini menjadi salah satu petunjuk awal bagi penyidik untuk menelusuri dugaan modus yang digunakan pelaku.
25 unit iPhone raib
Pihak korban kemudian memeriksa seluruh barang di dalam toko untuk memastikan jumlah kehilangan. Hasil pengecekan menunjukkan ada 25 unit iPhone berbagai tipe yang hilang dalam pencurian tersebut.
Berikut ringkasan data penting dari peristiwa itu:
- Lokasi: Toko Aura Gadget, Jalan Pahlawan Kerja, Pekanbaru.
- Waktu diketahui: pukul 06.00 WIB setelah Salat Subuh.
- Modus awal: masuk lewat loteng bagian dapur.
- Barang hilang: 25 unit iPhone berbagai tipe.
- Kerugian: Rp300 juta.
Kondisi toko yang berantakan menunjukkan pelaku diduga bekerja cepat dan mengambil barang yang mudah dibawa. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai identitas pelaku maupun jumlah orang yang terlibat.
Polisi mulai melakukan penyelidikan
Setelah kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek Bukit Raya. Laporan tersebut diterima aparat dan menjadi dasar penyelidikan untuk menelusuri jejak pelaku serta kemungkinan lokasi barang bukti.
Iptu Zamhur menegaskan bahwa laporan sudah masuk dan status perkara masih dalam proses penyelidikan. Petugas kini mengumpulkan keterangan dari pihak korban dan memeriksa kemungkinan adanya petunjuk lain di sekitar lokasi kejadian.
Penyelidikan terhadap pencurian di toko telepon genggam seperti ini biasanya mencakup pengecekan akses masuk, jejak di area toko, dan kemungkinan rekaman kamera pengawas jika tersedia. Langkah tersebut penting untuk membantu polisi mempersempit ruang gerak pelaku dan mengidentifikasi pola aksi pencurian.
Dampak bagi pelaku usaha ritel
Kasus pembobolan toko ponsel kembali menunjukkan bahwa toko dengan barang bernilai tinggi kerap menjadi sasaran pencurian. Produk seperti iPhone memiliki nilai jual tinggi dan mudah dipindahkan, sehingga menjadi incaran dalam tindak kriminal properti.
Bagi pelaku usaha, kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya pengamanan fisik di luar jam operasional. Pemeriksaan akses masuk, penguatan pintu dan atap, serta sistem pengawasan yang aktif dapat membantu mengurangi risiko pembobolan.
Di sisi lain, penanganan cepat dari korban yang segera melapor memberi peluang lebih besar bagi aparat untuk menelusuri pelaku. Hingga laporan ini ditindaklanjuti, polisi masih mengembangkan kasus untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya 25 unit iPhone dari toko Aura Gadget di Pekanbaru.
