Apple tampaknya sedang menyiapkan perubahan besar pada siklus peluncuran iPhone. Berdasarkan laporan terbaru, lini yang hadir pada musim rilis mendatang tidak lagi berisi empat model seperti biasanya, melainkan tiga model utama yang dipimpin iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Fold.
Perubahan ini menarik perhatian karena iPhone Fold bisa menjadi ponsel lipat pertama Apple. Jika bocoran yang beredar akurat, perangkat ini bukan hanya membawa desain baru, tetapi juga berpotensi menjadi iPhone paling mahal yang pernah dijual Apple.
Apple ubah pola rilis iPhone
Bloomberg melaporkan bahwa Apple sedang “mengguncang” jadwal peluncuran tahunannya. Menurut informasi yang dikutip dari sumber internal, model entry-level berikutnya tidak akan hadir bersamaan dengan jajaran Pro, melainkan ditunda ke musim semi berikutnya bersama iPhone 18e dan generasi kedua iPhone Air.
Skema ini berarti konsumen akan melihat lebih banyak model iPhone dalam rentang 12 bulan. Totalnya bisa mencapai enam perangkat, sebuah jumlah yang sangat jarang terjadi dalam sejarah lini iPhone.
iPhone 18 Pro bawa chip baru dan warna yang berubah
Untuk kelas premium, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max disebut tetap menjadi andalan utama Apple pada musim rilis mendatang. Keduanya diperkirakan memakai chip A20 Pro dengan proses fabrikasi 2nm, yang menjadi langkah penting dalam efisiensi daya dan performa.
Laporan yang sama menyebut iPhone 18 Pro Max tetap menjadi model paling canggih dari sisi kamera belakang, dengan tiga kamera di bagian belakang. Namun, posisinya sebagai iPhone termahal tampaknya tidak lagi aman karena kehadiran model lipat yang masuk ke kelas lebih eksklusif.
Ada pula bocoran menarik soal warna. Apple disebut kemungkinan kembali tidak menyediakan warna hitam untuk model Pro, seperti yang terjadi pada lini iPhone 17 Pro. Warna andalan “cosmic orange” juga disebut hampir pasti akan diganti, meski warna penggantinya belum diketahui.
iPhone Fold jadi pusat perhatian
Model yang paling banyak dibicarakan adalah iPhone Fold, yang juga disebut iPhone Ultra dalam sejumlah laporan. Perangkat ini diperkirakan diposisikan sebagai produk premium dengan harga tinggi, jauh di atas model iPhone biasa.
Bocoran awal menyebut ponsel lipat pertama Apple itu akan membawa layar besar yang ketika dibuka ukurannya mendekati iPad mini generasi awal. Keunikan inilah yang membuat iPhone Fold dipandang sebagai produk paling berbeda dalam strategi Apple selama bertahun-tahun.
Chip yang digunakan diperkirakan sama, yakni A20 Pro, meski konfigurasi internalnya bisa berbeda. Untuk kamera, laporan awal menyebut hanya ada dua kamera eksternal, bukan tiga seperti pada model Pro.
Jadwal rilis masih jadi bahan perdebatan
Soal waktu peluncuran, sempat ada perbedaan pandangan antara analis dan pembocor. Mark Gurman dari Bloomberg sebelumnya menilai ponsel lipat Apple akan hadir lebih lambat karena tantangan produksi layar lipat yang sangat kompleks.
Namun, komentar terbaru Gurman justru mengubah arah prediksi itu. Ia menyebut iPhone Fold “on track” untuk hadir pada periode peluncuran iPhone normal Apple, yakni pada September, bersama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Informasi itu juga sejalan dengan bocoran dari Weibo yang menyebut iPhone Fold sudah masuk tahap trial production di Foxconn. Jika proses ini berjalan lancar, produksi massal disebut bisa dimulai sekitar Juli, hampir bersamaan dengan iPhone 18 Pro.
Model yang diperkirakan hadir dalam siklus baru Apple
- iPhone 18 Pro
- iPhone 18 Pro Max
- iPhone Fold
- iPhone 18e
- iPhone Air generasi kedua
- iPhone 18 entry-level yang ditunda ke musim semi berikutnya
Perubahan jadwal ini membuat Apple terlihat semakin agresif dalam mengelola lini produknya. Jika bocoran yang beredar konsisten, Apple bukan hanya membawa desain baru lewat iPhone Fold, tetapi juga mengubah cara konsumen melihat ritme peluncuran iPhone dari tahun ke tahun.
Dengan posisi iPhone Fold sebagai model paling baru dan iPhone 18 Pro sebagai mesin utama di kelas atas, Apple tampak menyiapkan dua strategi sekaligus: memperkuat lini premium dan menjaga minat pasar tetap tinggi lewat jadwal rilis yang lebih tersebar sepanjang tahun.






