Vivo Y31d Pro Meluncur 13 April 2026, Baterai 7000mAh Siap Temani Aktivitas Non-Stop!

Vivo Indonesia akan meluncurkan Vivo Y31d Pro pada 13 April mendatang dengan fokus utama pada daya tahan baterai dan ketangguhan bodi. Ponsel ini diposisikan untuk pengguna muda dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat andal untuk bekerja, berbisnis, dan menjalani aktivitas harian tanpa banyak jeda.

Mengusung tema “Generasi Non-Stop”, Vivo Y31d Pro menonjol sebagai smartphone yang mengejar efisiensi daya sekaligus kenyamanan penggunaan. Dari informasi yang dibagikan perusahaan dan dilansir Medcom, perangkat ini dirancang untuk tetap aktif dalam berbagai kondisi, termasuk saat dipakai sepanjang hari.

Baterai 7000mAh jadi daya tarik utama

Salah satu sorotan terbesar Vivo Y31d Pro ada pada baterai berkapasitas 7000mAh. Kapasitas sebesar ini memberi ruang lebih besar bagi pengguna yang sering berpindah lokasi, memakai ponsel untuk komunikasi intensif, atau mengakses hiburan dalam durasi panjang.

Vivo menyebut baterai tersebut mampu bertahan hingga sehari penuh, bahkan sampai keesokan harinya dalam kondisi tertentu. Dalam mode siaga, daya ponsel diklaim bisa bertahan hingga 14 hari, sementara saat baterai tersisa 10 persen, perangkat masih dapat dipakai untuk navigasi selama tiga jam atau hiburan ringan.

Fitur cadangan saat baterai hampir habis

Selain kapasitas besar, Vivo juga menambahkan Battery Extender sebagai fitur pendukung. Teknologi ini memungkinkan pengguna tetap melakukan panggilan telepon hingga empat menit ketika indikator baterai sudah di bawah 1 persen.

Fitur seperti ini relevan untuk situasi darurat, terutama saat pengguna belum sempat mengisi daya tetapi masih perlu melakukan komunikasi penting. Dalam konteks penggunaan harian, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Vivo tidak hanya mengejar angka kapasitas, tetapi juga pengalaman praktis di kondisi kritis.

Pengisian cepat untuk ritme aktivitas padat

Untuk mengimbangi baterai besar, Vivo Y31d Pro dibekali 90W FlashCharge. Teknologi ini diklaim mampu mengisi daya dari 1 persen hingga penuh dalam waktu sekitar 58 menit.

Kecepatan pengisian seperti ini penting bagi pengguna dengan jadwal padat yang tidak selalu punya banyak waktu menunggu ponsel terisi penuh. Dengan kombinasi baterai besar dan pengisian cepat, perangkat ini mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang mengutamakan daya tahan sekaligus efisiensi.

Ketahanan fisik untuk penggunaan sehari-hari

Di luar sektor baterai, Vivo menaruh perhatian besar pada durabilitas. Vivo Y31d Pro hadir dengan sertifikasi IP68/69/69+, yang berarti perangkat ini dirancang tahan terhadap air, termasuk hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Vivo juga menyebut perangkat ini tetap aman digunakan pada suhu ekstrem hingga minus 10 derajat Celsius. Ada pula perlindungan Guardian Glass serta struktur bodi khusus yang ditujukan untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan dan penggunaan berat.

Spesifikasi ketahanan yang disorot Vivo Y31d Pro

  1. Kapasitas baterai 7000mAh
  2. 90W FlashCharge dengan pengisian penuh sekitar 58 menit
  3. Battery Extender untuk panggilan darurat saat baterai sangat rendah
  4. Sertifikasi IP68/69/69+
  5. Tahan air hingga 1,5 meter selama 30 menit
  6. Tahan suhu ekstrem hingga minus 10 derajat Celsius

Vivo juga mengklaim ponsel ini sudah lolos pengujian jatuh hingga ketinggian 15 meter pada permukaan tertentu. Klaim tersebut memperkuat posisi Vivo Y31d Pro sebagai perangkat yang tidak hanya menonjol di sisi daya, tetapi juga mengincar ketahanan fisik untuk penggunaan mobilitas tinggi.

Dengan kombinasi baterai besar, pengisian cepat, dan proteksi bodi yang kuat, Vivo Y31d Pro diarahkan untuk menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone serbaguna untuk aktivitas tanpa henti. Informasi lengkap mengenai harga, pilihan warna, dan konfigurasi memori masih dinantikan menjelang peluncuran resmi pada 13 April mendatang.

Terkait