Samsung Galaxy A37 vs Galaxy A57, Saat Performa Jadi Penentu dan Kamera Tak Banyak Berbeda

Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57 sama-sama hadir di kelas menengah, tetapi selisih harga keduanya memunculkan pertanyaan penting. Dengan harga awal sekitar €380 untuk Galaxy A37 dan €480 untuk Galaxy A57, pembeli tentu ingin tahu apakah model yang lebih mahal benar-benar memberi nilai tambah yang sepadan.

Data pengujian dari artikel referensi menunjukkan perbedaan keduanya memang tidak ekstrem di semua sektor. Namun, ada beberapa area yang cukup menentukan, terutama pada material bodi, performa chipset, kapasitas RAM dasar, dan kemampuan kamera ultrawide.

Desain dan kenyamanan pakai

Kedua ponsel membawa layar 6,7 inci dan baterai 5.000 mAh, tetapi Galaxy A57 tampil lebih ramping dan lebih ringan. Bobot Galaxy A37 tercatat 196 gram dengan dimensi 162,9 x 78,2 x 7,4 mm, sedangkan Galaxy A57 hanya 179 gram dengan ukuran 161,5 x 76,8 x 6,9 mm.

Perbedaan ini berkaitan langsung dengan material. Galaxy A57 memakai Gorilla Glass Victus+ di dua sisi dan rangka aluminium, sementara Galaxy A37 menggunakan rangka plastik yang lebih tebal serta panel belakang plastik.

Secara visual, keduanya terlihat mirip. Meski begitu, Galaxy A57 dinilai terasa lebih rapi dan lebih premium saat digenggam.

Layar: mirip di atas kertas, nyaris setara saat dipakai

Samsung membekali kedua model dengan resolusi 1080 x 2340 piksel dan refresh rate 120Hz. Galaxy A37 memakai panel Super AMOLED, sedangkan Galaxy A57 menggunakan Super AMOLED+.

Hasil uji kecerahan maksimal juga sangat dekat. Galaxy A37 mencapai 1246 nits, sementara Galaxy A57 berada di 1259 nits.

Secara teknis, Super AMOLED+ punya struktur subpiksel RGB yang lebih lengkap. Namun dalam penggunaan nyata, artikel referensi menilai perbedaan ketajaman nyaris tidak terlihat jika kedua layar dipakai berdampingan.

Baterai dan pengisian daya

Di sektor daya, keduanya nyaris identik. Galaxy A37 dan Galaxy A57 sama-sama mengusung baterai 5.000 mAh dan dukungan fast charging 45W berbasis USB Power Delivery dengan PPS.

Hasil pengisian dayanya juga sangat berdekatan. Galaxy A37 terisi 34 persen dalam 15 menit, 62 persen dalam 30 menit, dan penuh dalam 72 menit.

Galaxy A57 sedikit unggul tipis dengan 36 persen dalam 15 menit, 64 persen dalam 30 menit, dan penuh dalam 69 menit. Dalam praktik harian, selisih ini tidak cukup besar untuk menjadi faktor penentu pembelian.

Performa jadi pembeda utama

Bagian paling menonjol dalam duel ini ada pada chipset. Galaxy A37 memakai Exynos 1480 dengan konfigurasi dasar 128GB/6GB, sedangkan Galaxy A57 menggunakan Exynos 1680 dengan memori dasar 128GB/8GB.

Angka benchmark memperlihatkan lompatan yang jelas. Galaxy A37 mencatat AnTuTu 10 di 697.795, Geekbench 6 di 3.345, dan 3DMark Wild Life di 1.035.

Galaxy A57 melesat lebih tinggi dengan AnTuTu 10 sebesar 1.001.995, Geekbench 6 di 4.411, dan 3DMark Wild Life di 1.742. Artikel referensi menyebut Galaxy A57 unggul sekitar 30 persen di CPU dan 70 persen pada pengujian grafis tertentu.

Dalam penggunaan sehari-hari, Galaxy A37 disebut terasa sedikit kurang sigap pada kondisi tertentu. Kapasitas RAM 6GB juga dinilai lebih mudah memicu penutupan aplikasi latar saat multitasking berat.

Kamera: hasil utama mirip, ultrawide A57 lebih matang

Kedua perangkat memakai kamera utama yang serupa, termasuk sensor 1/1.56 inci dan lensa ekuivalen 23 mm. Untuk foto 1x dan 2x di siang hari, kualitasnya dinilai sama-sama solid dengan perbedaan yang sangat kecil.

Perbedaan lebih nyata muncul pada kamera ultrawide. Galaxy A37 memakai sensor 8MP, sedangkan Galaxy A57 menggunakan 12MP.

Meski keduanya menghasilkan foto 12MP, Galaxy A57 punya sudut pandang lebih lebar. Lensa ultrawide A57 setara 13 mm, sementara A37 berada di 16 mm, sehingga hasil A57 menang dalam cakupan dan sedikit lebih tajam.

Pada kondisi minim cahaya, kamera utama keduanya masih tergolong baik untuk kelasnya. Namun untuk ultrawide malam hari, kualitas keduanya belum terlalu mengesankan.

Untuk selfie, performa keduanya mirip saat cahaya cukup. Galaxy A57 lalu unggul saat cahaya rendah karena hasil A37 cenderung lebih lembut.

Video dan fitur tambahan

Kamera utama kedua ponsel sama-sama mampu merekam 4K 30fps. Keduanya juga mendukung 1080p 60fps pada kamera utama dan 4K 30fps pada kamera depan.

Kelebihan Galaxy A57 ada pada ultrawide yang sudah bisa merekam 4K 30fps. Galaxy A37 masih berhenti di 1080p 30fps untuk kamera ultrawide.

Artikel referensi juga mencatat Galaxy A57 memiliki speaker dengan karakter suara lebih kaya, meski Galaxy A37 sempat mencatat tingkat loudness lebih tinggi. Di luar itu, Galaxy A57 mendapat nilai tambah dari Wi‑Fi 6E, Bluetooth 6.0, sensor proximity fisik, dan opsi penyimpanan hingga 512GB.

A37 tetap menarik bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi biaya karena pengalaman layar, baterai, pengisian daya, software, dan kamera utama tetap sangat dekat dengan A57. Namun bila prioritasnya ada pada performa lebih kencang, bodi lebih premium, multitasking lebih aman, dan ultrawide yang lebih baik, Galaxy A57 tampil sebagai pilihan yang lebih lengkap di atas kertas maupun dalam hasil pengujian.

Source: www.gsmarena.com
Exit mobile version