Samsung Messages Akan Discontinue, Galaxy Users Harus Pindah Sekarang

Samsung resmi menempatkan aplikasi Messages bawaan pada jalur penghentian, dan pengguna Galaxy diminta bersiap beralih ke Google Messages. Dalam pemberitahuan di situs resminya, perusahaan menyebut layanan Messages akan digantikan Google Messages pada musim panas ini.

Bagi pengguna Galaxy, perubahan ini penting karena aplikasi SMS bawaan tidak lagi menjadi pilihan utama di banyak perangkat baru. Samsung juga menegaskan bahwa pada Juli pengguna tidak lagi bisa memakai Messages bawaan untuk mengirim pesan, kecuali untuk menghubungi layanan darurat atau kontak darurat yang sudah ditentukan.

Apa yang diumumkan Samsung

Samsung menampilkan pemberitahuan “End of Agreement” yang menandai berakhirnya dukungan untuk Messages bawaan. Langkah ini memperkuat arah perusahaan yang sudah terlihat sejak beberapa model terbaru tidak lagi dibekali aplikasi tersebut sejak awal.

Pola itu terlihat pada Galaxy Z Fold 6, Galaxy Flip 6, dan Galaxy S25 series. Pada perangkat-perangkat itu, Samsung Messages digantikan Google Messages sejak awal, sehingga pengguna langsung diarahkan ke ekosistem pesan milik Google.

Mengapa Samsung beralih ke Google Messages

Samsung dan Google memang sudah memperdalam kerja sama di bidang pesan digital. Pada 2024, keduanya mendorong adopsi Rich Communication Service atau RCS untuk meningkatkan pengalaman lintas platform.

Patrick Chomet, eksekutif senior Samsung Electronics, pernah menyebut kolaborasi itu sebagai upaya menghadirkan “pengalaman messaging yang mulus dan terhubung.” Ia juga menegaskan bahwa perluasan adopsi RCS membawa pengguna ke “era baru kompatibilitas”.

Samsung mengatakan perpindahan ke Google Messages akan memberi pengguna Galaxy sejumlah keuntungan. Fitur yang dijanjikan mencakup keamanan yang lebih kuat, dukungan RCS, fitur AI yang lebih ekspresif, dan konektivitas antarperangkat yang lebih baik.

Apa dampaknya bagi pengguna Galaxy

Jika Samsung Messages dihentikan, pengguna tidak lagi bisa mengirim pesan lewat aplikasi itu untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi pengecualian hanya berlaku untuk kontak darurat dan layanan darurat tertentu, sesuai pemberitahuan Samsung.

Artinya, pengguna yang masih mengandalkan aplikasi bawaan perlu segera memastikan pengaturan pesan di perangkatnya sudah berpindah. Langkah ini penting agar riwayat penggunaan dan kebiasaan berkirim pesan tidak terganggu saat perubahan berlaku penuh.

Cara beralih ke Google Messages

Samsung menyebut sebagian pengguna akan menerima notifikasi di aplikasi yang berisi panduan perpindahan. Jika notifikasi itu muncul, pengguna cukup mengikuti instruksi pada layar dan mengunduh Google Messages dari Play Store bila belum terpasang.

Bagi yang ingin mengatur secara manual, berikut langkah sederhananya:

  1. Buka atau unduh Google Messages.
  2. Saat pertama kali dibuka, pilih opsi untuk menjadikannya aplikasi SMS default.
  3. Ketuk tombol Set default SMS app.
  4. Pilih Google Messages, yaitu ikon putih dengan gelembung percakapan biru.
  5. Ketuk Set as default.
  6. Google Messages kini menjadi aplikasi pesan utama.

Perangkat yang terdampak

Samsung juga memberi catatan soal kompatibilitas perangkat lama dan baru. Beberapa jam tangan lama tidak mendukung Google Messages, sehingga pengalaman pesan di perangkat pendamping bisa berbeda.

Sementara itu, pengguna Galaxy S26 dan model yang lebih baru tidak bisa mengunduh Samsung Messages lagi. Untuk perangkat lain, unduhan Samsung Messages masih tersedia sampai Juli, sebelum akses itu dihentikan mengikuti kebijakan baru Samsung.

Perubahan ini menunjukkan bahwa Samsung semakin menempatkan Google Messages sebagai pusat pengalaman berkirim pesan di lini Galaxy. Dengan dukungan RCS dan integrasi lintas perangkat yang lebih kuat, pengguna disarankan segera memeriksa aplikasi default agar transisi berjalan mulus sebelum tenggat penghentian berlaku.

Terkait