Galaxy Z Fold Wide Belum Tiba, Huawei Pura X Max Sudah Menantang Lebar Layar Samsung

Samsung disebut sedang menyiapkan dua ponsel lipat model book-style untuk tahun ini. Salah satunya diperkirakan hadir sebagai Galaxy Z Fold 8, sementara model lain dirumorkan bernama Galaxy Z Fold Wide dengan pendekatan layar yang lebih pendek dan lebih lebar.

Sebelum perangkat itu meluncur, Samsung tampaknya sudah menghadapi penantang awal dari Huawei. Perusahaan asal China tersebut baru memperkenalkan Huawei Pura X Max, ponsel lipat yang memakai rasio layar mirip paspor dan langsung masuk ke segmen yang juga dikaitkan dengan Galaxy Z Fold Wide.

Huawei lebih dulu masuk ke format layar lebar

Berdasarkan laporan referensi, Huawei Pura X Max membawa desain layar luar dan layar utama yang lebih pendek namun melebar. Konsep ini mengingatkan pada generasi awal Google Pixel Fold dan OPPO Find N, yang sebelumnya dinilai lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari karena proporsinya terasa lebih natural saat dipakai dalam posisi tertutup.

Huawei dijadwalkan mulai memasarkan Pura X Max di China pada pekan depan. Kehadiran yang lebih cepat ini membuat Huawei berada beberapa bulan di depan Samsung dan Apple dalam memperkenalkan perangkat foldable dengan format serupa, meski peluang peluncurannya di luar China disebut kecil.

Perangkat ini hadir dalam empat warna, yaitu hitam, oranye, ungu, dan putih. Pura X Max juga disebut melanjutkan lini Pura X, yang sebelumnya diperkenalkan sebagai ponsel lipat bergaya flip.

Posisi Galaxy Z Fold Wide jadi semakin menarik

Rumor tentang Galaxy Z Fold Wide muncul saat pasar ponsel lipat mulai bergerak ke desain yang lebih praktis. Bila seri Galaxy Z Fold selama ini identik dengan bodi tinggi dan sempit, model Wide disebut akan mengubah pendekatan itu agar lebih sesuai dengan tren baru.

Laporan yang sama menyebut Galaxy Z Fold 8 kemungkinan tetap mempertahankan bahasa desain yang dekat dengan Galaxy Z Fold 7. Karena itu, Galaxy Z Fold Wide berpotensi menjadi model yang paling berbeda di antara dua foldable book-style Samsung yang diperkirakan rilis tahun ini.

Dari sudut pandang produk, pendekatan “lebih lebar” bisa menjawab kritik lama terhadap ponsel lipat bergaya buku. Banyak pengguna menilai layar cover yang terlalu sempit membuat pengalaman mengetik, membaca, dan menjalankan aplikasi terasa kurang ideal saat perangkat tidak dibuka penuh.

Apa yang ditawarkan Huawei Pura X Max

Dari materi visual dan informasi awal yang beredar, Huawei Pura X Max tampak membawa modul tiga kamera belakang. Susunannya ditempatkan dalam bar horizontal, dan besar kemungkinan terdiri dari kamera utama, ultrawide, serta telefoto.

Di bagian depan, layar cover memakai lubang punch-hole untuk kamera selfie. Detail spesifikasi lengkap belum menjadi fokus laporan referensi, tetapi arah desainnya sudah cukup jelas: Huawei ingin menonjolkan perangkat lipat yang tetap nyaman digunakan seperti ponsel biasa saat tertutup.

Berikut poin penting dari Huawei Pura X Max yang sudah terungkap:

  1. Format foldable book-style dengan layar lebih pendek dan lebih lebar.
  2. Dijadwalkan rilis lebih dulu di China.
  3. Tersedia dalam warna hitam, oranye, ungu, dan putih.
  4. Membawa triple camera belakang dengan tata letak horizontal.
  5. Layar cover memakai punch-hole untuk kamera depan.

Samsung, Huawei, dan Apple mulai mengarah ke desain serupa

Samsung dikenal sebagai merek pertama yang membawa ponsel lipat ke pasar global dalam skala luas. Namun, seri Galaxy Z Fold selama ini cenderung memakai rasio layar yang tinggi dan ramping, walau pada generasi terbaru ukurannya mulai dibuat sedikit lebih lebar.

Perubahan arah ini penting karena bukan hanya Huawei yang bergerak ke format tersebut. Laporan referensi juga menyebut Apple dikabarkan sedang menyiapkan foldable iPhone, yang sering diasosiasikan dengan nama iPhone Ultra, dengan pendekatan layar yang juga lebih pendek dan lebar.

Jika informasi itu akurat, maka persaingan ponsel lipat generasi berikutnya tidak lagi hanya soal engsel, ketebalan, atau kamera. Rasio layar justru bisa menjadi faktor utama yang membedakan pengalaman penggunaan dan menentukan preferensi konsumen.

Jadwal peluncuran yang patut dicermati

Saat ini, Galaxy Z Fold Wide diperkirakan meluncur pada Juli. Sementara itu, foldable iPhone dari Apple disebut berpeluang diperkenalkan pada September atau lebih lambat pada sisa tahun berjalan.

Urutan waktu ini memberi Huawei keuntungan sebagai pemain pertama yang benar-benar memamerkan produk jadi di kategori tersebut. Namun, Samsung masih punya ruang besar untuk menarik perhatian pasar global, mengingat distribusi internasional Huawei untuk perangkat ini diperkirakan terbatas.

Dalam konteks itu, kemunculan Pura X Max dapat dibaca sebagai sinyal bahwa format foldable dengan layar lebar bukan lagi sekadar eksperimen. Saat Samsung bersiap membawa Galaxy Z Fold Wide dan Apple juga dikaitkan dengan desain sejenis, pasar tampaknya sedang bergerak ke satu arah baru yang menempatkan kenyamanan layar cover sebagai nilai jual utama.

Source: www.sammobile.com

Berita Terkait

Back to top button