Samsung Galaxy A57 hadir sebagai opsi menarik di kelas menengah karena membawa kombinasi performa, layar, dan ketahanan yang lebih matang. Keunggulan utamanya ada pada chipset Exynos 1680 yang dirancang Samsung untuk memberi pengalaman AI mobile yang lebih lancar sekaligus meningkatkan kinerja CPU dan GPU.
Di tengah persaingan smartphone mid-range yang makin ketat, perangkat ini tampil bukan sekadar membawa pembaruan kosmetik. Samsung memberi sejumlah peningkatan yang terasa langsung pada penggunaan harian, mulai dari pengolahan grafis, kemampuan multimedia, hingga durabilitas bodi.
Exynos 1680 membawa lompatan performa
Samsung memperkenalkan Exynos 1680 bersamaan dengan Galaxy A57 sebagai chipset baru untuk mendukung pengalaman AI mobile. Berdasarkan penjelasan Samsung Semiconductor, chip ini menawarkan peningkatan performa GPU sebesar 16 persen dan kemampuan NPU hingga 19.6 TOPS.
Konfigurasi delapan intinya terdiri dari satu Cortex-A720, empat Cortex-A720, dan tiga Cortex-A520. Chip ini juga memiliki clock speed 2.9 GHz dan dibekali GPU Xclipse 550 yang membuatnya lebih siap untuk menghadapi aplikasi berat, game, dan proses multitasking.
Secara pengujian, Exynos 1680 diklaim mampu mencatat skor AnTuTu hingga 1,3 jutaan. Angka itu menempatkannya di level yang cukup kompetitif untuk kelas harga Rp7 juta–8 jutaan, terlebih karena chipset ini juga mendukung perekaman video 4K 60 FPS dan memori UFS 4.1.
Layar lebih premium untuk konsumsi konten
Keunggulan lain yang langsung terasa ada pada sektor layar. Galaxy A57 memakai panel dari TCL CSOT dengan teknologi Super AMOLED Plus, berbeda dari generasi sebelumnya yang masih menggunakan Super AMOLED biasa.
Samsung juga memperkecil bezel sehingga tampilan depan terlihat lebih lega dan modern. Layarnya tetap berukuran 6.7 inci, mendukung HDR10+, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan puncak 1900 nits.
Bagi pengguna yang sering menonton video, bermain gim, atau membaca konten dalam waktu lama, kombinasi ini membuat Galaxy A57 terasa lebih nyaman. Perlindungan Corning Gorilla Glass Victus+ juga memberi lapisan keamanan tambahan pada panel depan.
Ruang simpan lebih besar dan lebih siap dipakai lama
Salah satu daya tarik yang patut dicatat adalah kehadiran varian penyimpanan hingga 512GB. Opsi ini memberi ruang lebih luas untuk foto, video, file kerja, dan aplikasi berukuran besar tanpa cepat kehabisan memori.
Pada peluncuran di Indonesia, Samsung baru mengenalkan varian 8/128GB, 8/256GB, dan 12/256GB. Meski varian 512GB belum dipastikan masuk ke pasar Indonesia, kehadirannya secara global menunjukkan arah Samsung yang mulai menjawab kebutuhan pengguna intensif.
Berikut ringkasan keunggulan utama Galaxy A57:
- Chipset Exynos 1680 dengan peningkatan GPU 16 persen
- NPU 19.6 TOPS untuk pengalaman AI mobile
- Layar Super AMOLED Plus 6.7 inci dengan refresh rate 120Hz
- Kecerahan puncak 1900 nits dan HDR10+
- Penyimpanan hingga 512GB
- Dukungan perekaman 4K 60 FPS
- Sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu
Durabilitas naik, bobot tetap nyaman
Samsung juga menaikkan kelas ketahanan Galaxy A57 lewat sertifikasi IP68. Artinya, ponsel ini tahan debu dan bisa bertahan di air sedalam 1.5 meter selama 30 menit.
Poin ini penting karena IP68 biasanya identik dengan perangkat kelas lebih tinggi. Sebagai perbandingan, Galaxy A56 sebelumnya masih membawa IP67 yang tahan air hingga 1 meter selama 30 menit.
Di sisi desain, Galaxy A57 juga dibuat lebih tipis dengan ketebalan 6.9 milimeter dan bobot 179 gram. Hasilnya, ponsel ini terasa lebih ringan saat digenggam dan lebih praktis dibawa harian, tanpa mengorbankan kesan premium pada bodinya.
Cocok untuk pengguna yang butuh seimbang
Dengan kombinasi chipset baru, layar yang lebih baik, memori besar, dan perlindungan IP68, Galaxy A57 terlihat menyasar pengguna yang ingin HP menengah dengan rasa flagship. Perangkat ini relevan untuk pengguna kasual, pencinta multimedia, kreator konten ringan, hingga mereka yang menginginkan ponsel tipis namun tetap tangguh untuk penggunaan jangka panjang.
Pada akhirnya, daya tarik Samsung Galaxy A57 ada pada keseimbangannya: performa Exynos 1680 yang lebih siap, layar lebih imersif, serta desain yang makin ringkas dan tahan lama. Bagi pemburu smartphone mid-range yang mengutamakan paket lengkap, daftar keunggulan ini membuat Galaxy A57 layak masuk radar belanja.
Source: www.idntimes.com





