JBL Go 5 mulai terlihat menuju pasar Amerika Serikat setelah produk ini muncul di Amazon US. Daftar tersebut menampilkan tanggal rilis pada April dan pre-order sudah dibuka dengan harga $54.95.
Kemunculan ini penting karena JBL belum mengumumkan peluncuran globalnya secara resmi. Namun, listing Amazon memberi gambaran cukup jelas soal spesifikasi, fitur baru, dan arah pembaruan speaker portabel mungil tersebut.
Muncul di Amazon US, sinyal peluncuran makin kuat
Berdasarkan data pada listing Amazon US yang dikutip dari artikel referensi, JBL Go 5 pertama kali diperkenalkan di China pada awal Maret. Kini, perangkat yang sama disebut akan mulai tersedia di pasar AS pada April.
Informasi ini memperkuat dugaan bahwa JBL sedang menyiapkan distribusi yang lebih luas. Walau belum ada pengumuman global resmi dari perusahaan, kehadiran produk di Amazon biasanya menjadi indikator peluncuran komersial yang sudah dekat.
Varian warna yang ditampilkan di Amazon US juga cukup beragam. Pilihannya meliputi Black, Blue, Purple, Red, Teal, White, dan Squad.
Daftar warna itu sedikit berbeda dari versi yang sempat muncul di China. Pada listing sebelumnya, warna yang disebut antara lain Sky Blue, Pink, Orange, dan Deep Blue.
Selain warna, JBL Go 5 juga disebut membawa WINK ambient lighting. Fitur ini menambahkan elemen visual ringan yang bisa memberi kesan lebih hidup saat speaker digunakan.
Desain tetap ringkas dan mudah dibawa
Secara desain, JBL Go 5 tidak berubah drastis dari generasi sebelumnya. Speaker ini tetap memakai bentuk kotak kecil khas seri Go yang menonjolkan portabilitas.
Ukuran bodinya tercatat 101 x 77,4 x 43 mm dengan bobot sekitar 230 gram. Dimensi ini membuatnya mudah masuk ke tas kecil atau bahkan saku jaket, sesuai untuk pemakaian kasual di dalam maupun luar ruangan.
JBL juga mempertahankan fokus pada daya tahan fisik. JBL Go 5 mengantongi sertifikasi IP68, yang berarti tahan debu dan mampu menghadapi paparan air dalam batas tertentu.
Rating ini menjadi nilai tambah untuk speaker di kelas portabel mini. Bagi pengguna yang sering membawa speaker ke taman, kolam, atau perjalanan singkat, perlindungan seperti ini sangat relevan.
Spesifikasi audio untuk ruang personal
Di bagian audio, JBL Go 5 memakai driver 45 mm dengan output 4,8 W RMS. Menurut informasi pada referensi, penyetelan suaranya dilakukan oleh tim Harman Acoustics milik JBL.
Respons frekuensi speaker ini berada di rentang 100 Hz hingga 19 kHz. Rasio signal-to-noise-nya juga disebut berada di atas 85 dB.
Spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa JBL Go 5 lebih diarahkan untuk kebutuhan mendengarkan personal dan ruangan kecil. Ini bukan speaker pesta berdaya besar, tetapi lebih cocok untuk meja kerja, kamar, atau penggunaan mobile sehari-hari.
Berikut ringkasan spesifikasi penting JBL Go 5 yang muncul di Amazon US:
- Driver: 45 mm
- Daya output: 4,8 W RMS
- Respons frekuensi: 100 Hz–19 kHz
- Bluetooth: 6.0
- Codec: SBC, AAC, LC3
- Sertifikasi: IP68
- Baterai: 1000 mAh, 3.85 Wh
- Daya tahan: hingga 8 jam tanpa lampu
- Pengisian daya: sekitar 3 jam via USB-C 5V/1A
- Berat: sekitar 230 gram
Bluetooth 6.0 dan AURACAST jadi sorotan utama
Pembaruan paling menarik pada JBL Go 5 ada di sisi konektivitas. Speaker ini sudah menggunakan Bluetooth 6.0, sebuah peningkatan yang membuatnya tampak lebih siap untuk ekosistem audio nirkabel generasi baru.
JBL juga menambahkan dukungan untuk codec SBC, AAC, dan LC3. Kehadiran LC3 cukup penting karena codec ini dikenal lebih efisien dalam transmisi audio nirkabel modern, terutama pada perangkat yang mendukung standar Bluetooth terbaru.
Fitur lain yang mencuri perhatian adalah Bluetooth AURACAST. Teknologi ini memungkinkan audio dibagikan ke banyak perangkat kompatibel secara bersamaan, sehingga skenario penggunaan kolektif menjadi lebih mudah.
Dalam praktiknya, AURACAST dapat membuka opsi mendengar audio yang sama di beberapa speaker atau perangkat penerima lain. Fitur ini semakin relevan karena industri audio mulai bergerak ke arah pengalaman siaran audio bersama yang lebih fleksibel.
Untuk pemasangan awal, JBL Go 5 juga dilengkapi AirTouch one-tap pairing. Fitur ini dirancang agar proses koneksi ke perangkat menjadi lebih cepat dan sederhana.
Bisa stereo, bisa USB-C audio
JBL Go 5 tidak hanya mengandalkan koneksi Bluetooth biasa. Pengguna dapat memasangkan dua unit untuk menghasilkan suara stereo, atau menghubungkan beberapa speaker untuk cakupan suara yang lebih luas.
Fleksibilitas itu memberi nilai tambah bagi speaker kecil seperti ini. Pengguna bisa mulai dari satu unit, lalu memperluas setup jika membutuhkan penyebaran audio yang lebih merata.
Speaker ini juga mendukung pemutaran audio melalui USB-C saat dihubungkan ke komputer. Menurut referensi, fitur tersebut didukung DAC bawaan, sehingga JBL Go 5 tidak semata bergantung pada koneksi nirkabel.
Di sisi daya, JBL Go 5 memakai baterai 1000 mAh dengan kapasitas 3.85 Wh. Daya tahannya diklaim mencapai hingga 8 jam pemutaran tanpa pencahayaan aktif, sementara pengisian ulang membutuhkan sekitar tiga jam lewat input USB-C 5V/1A.
Dengan kombinasi bodi ringkas, perlindungan IP68, Bluetooth 6.0, dan dukungan AURACAST, JBL Go 5 terlihat diposisikan sebagai speaker portabel kecil yang lebih modern dari pendahulunya. Listing Amazon US sejauh ini menjadi sumber informasi paling konkret yang menunjukkan bahwa peluncuran perangkat ini di pasar AS sudah semakin dekat.
Source: www.gizmochina.com