LG Electronics menampilkan arah baru rumah pintar berbasis kecerdasan buatan dalam ajang LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan. Di forum yang berlangsung pada 7–10 April itu, perusahaan memamerkan sederet perangkat yang dirancang menyesuaikan kebutuhan hunian dan gaya hidup masyarakat Asia Pasifik.
Ajang bertema “Innovation, Forward Together” tersebut dihadiri lebih dari 200 mitra utama dan perwakilan media dari sekitar 20 negara Asia. Regional CEO LG Electronics Asia Pacific, Jaeseung Kim, menegaskan bahwa Asia menjadi pasar yang sangat dinamis dan penting, sehingga LG terus mengembangkan solusi hunian berbasis AI yang mencerminkan gaya hidup lokal.
AI Home jadi fokus utama LG di kawasan Asia Pasifik
LG tidak hanya membawa perangkat rumah tangga baru, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi mereka dapat bekerja sebagai satu ekosistem yang saling terhubung. Pendekatan ini terlihat dari integrasi AI di area laundry, dapur, hingga pengelolaan rumah pintar yang dikendalikan pusat.
Perangkat yang dipamerkan tidak dibuat dengan pola seragam global. LG justru menyesuaikannya dengan karakter hunian di Asia, seperti ruang yang cenderung lebih terbatas, kebutuhan efisiensi listrik yang tinggi, serta kebiasaan penggunaan peralatan rumah tangga yang berbeda-beda di tiap negara.
Inovasi di kategori laundry
LG memperluas portofolio laundry dengan beberapa produk yang mengandalkan otomatisasi dan efisiensi energi. Salah satu sorotan utamanya adalah LG WashTower™ ukuran 25 inci, yang hadir untuk melengkapi model 24 inci dan 27 inci agar lebih sesuai dengan format rumah tangga khas Asia.
Mesin cuci top-load terbaru juga dibekali AI Direct Drive™ atau AI DD™ yang dapat menyesuaikan gerakan pencucian berdasarkan jenis kain dan tingkat kekotoran. Fitur TurboWash™ 3D memungkinkan proses pencucian selesai dalam waktu di bawah 30 menit, sementara dispenser otomatis membantu menakar deterjen secara presisi.
Untuk kebutuhan yang lebih praktis, LG WashCombo™ hadir sebagai mesin cuci-pengering all-in-one dengan Inverter HeatPump™. Teknologi ini dirancang menjaga kestabilan pengeringan sekaligus menekan penggunaan listrik dalam jangka panjang.
Di segmen komersial, LG membawa HeatPump Combo dengan dukungan Open API. Solusi ini ditujukan untuk penggunaan frekuensi tinggi dan memungkinkan program disesuaikan dengan kebutuhan operasional pengguna.
Solusi dapur pintar untuk kebutuhan harian
Dapur menjadi area penting lain dalam presentasi LG karena banyak konsumen Asia Tenggara mencari perangkat yang hemat ruang dan mudah digunakan. Untuk itu, LG memperkenalkan kulkas Fit & Max dengan Zero Clearance Hinge, yang memungkinkan kulkas ditempatkan rapat ke dinding atau menyatu dengan kabinet tanpa menyisakan ruang terbuang.
LG juga menonjolkan Advanced Ice Solution yang menyesuaikan preferensi minuman dingin di Asia. Fitur ini menyediakan empat jenis es langsung dari kulkas, yaitu Craft Ice™, Crushed, Cubed, dan Mini Craft.
Pada kategori pencuci piring, LG menawarkan siklus cuci-kering hanya 1 jam. Kombinasi QuadWash™ Pro dan Dynamic Heat Dry+ ditujukan untuk menghasilkan cucian yang bersih, kering, dan tetap efisien dengan status energi Grade A.
Teknologi oven dengan kamera internal
Salah satu inovasi yang paling menarik perhatian datang dari Camera Oven untuk Asia Tenggara. Perangkat ini memiliki kamera internal yang dapat mengenali bahan makanan, lalu merekomendasikan mode pemanggangan yang sesuai.
Sistem AI di dalam oven juga memantau perubahan warna makanan selama proses memasak. Dengan begitu, pengguna dapat memperoleh hasil matang yang lebih presisi dan mengurangi risiko makanan gosong.
ThinQ ON™ sebagai pusat kendali rumah berbasis AI
Seluruh perangkat yang ditampilkan LG dirancang terhubung lewat ThinQ ON™, yang berfungsi sebagai AI Home Hub. Sistem ini mengorkestrasi perangkat IoT secara nirkabel sehingga pengguna bisa menjalankan rutinitas rumah secara otomatis dan lebih efisien.
LG menyebut ekspansi ThinQ ON™ akan berlangsung bertahap dari Korea Selatan ke pasar Asia, Australia, dan Thailand. Langkah ini memperlihatkan arah LG untuk membangun rumah pintar yang tidak hanya canggih, tetapi juga mudah diadaptasi di berbagai negara.
Langkah bisnis lewat LG Subscribe
Selain menguatkan bisnis perangkat keras, LG juga memperluas model layanan lewat LG Subscribe. Skema berlangganan ini menawarkan perabot rumah tangga dengan layanan perawatan produk, sehingga konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga memperoleh dukungan pemeliharaan berkelanjutan.
Pasar yang menjadi fokus pengembangan layanan ini meliputi Malaysia, Thailand, Taiwan, Singapura, dan Vietnam. Dengan strategi ini, LG tampaknya ingin memperkuat posisinya di Asia lewat kombinasi produk AI Home, layanan purna jual, dan model bisnis yang lebih fleksibel bagi konsumen modern.
