
Apple dikabarkan mengalami keterlambatan produksi untuk iPhone lipat pertamanya yang selama ini disebut sebagai iPhone Fold. Meski begitu, jadwal peluncurannya disebut belum berubah dan masih mengarah ke September, berbarengan dengan lini iPhone 18 Pro.
Laporan terbaru menyebut mundurnya jadwal produksi ini terjadi di fase pengembangan perangkat keras. Dampaknya belum tentu menggeser agenda pengumuman, tetapi bisa memengaruhi jumlah unit yang tersedia saat penjualan awal dibuka.
Jadwal Produksi Mundur
Menurut laporan DigiTimes yang dikutip 9to5Mac, Apple menunda jadwal produksi iPhone Fold sekitar satu hingga dua bulan. Rencana awal untuk memulai produksi massal pada Juni kini disebut bergeser ke awal Agustus.
Sumber yang sama menyebut hambatan muncul saat perangkat memasuki tahap Engineering Validation Test atau EVT. Fase ini merupakan tahap penting dalam pengembangan hardware karena prototipe awal diuji untuk memastikan desain dan fungsi utama sudah sesuai target.
Keterlambatan di EVT biasanya tidak langsung berarti produk gagal rilis tepat waktu. Namun, fase ini sering menjadi penentu apakah tim pengembang perlu melakukan revisi komponen, struktur, atau integrasi perangkat sebelum lanjut ke tahap berikutnya.
Apa Arti EVT bagi iPhone Fold
EVT adalah tahapan ketika perusahaan menguji purwarupa untuk menemukan masalah teknis sedini mungkin. Pada ponsel lipat, tahap ini biasanya lebih kompleks karena ada mekanisme engsel, fleksibilitas panel, ketahanan lipatan, dan distribusi panas yang harus diuji secara ketat.
Apple selama ini dikenal cenderung berhati-hati saat memasuki kategori produk baru. Karena itu, kemunduran satu hingga dua bulan bisa dibaca sebagai upaya menjaga standar desain dan kualitas sebelum perangkat masuk ke produksi skala besar.
Laporan tersebut juga sejalan dengan rumor sebelumnya yang menyebut Apple menghadapi tantangan rekayasa lebih besar dari perkiraan. Hal itu dinilai wajar mengingat iPhone Fold akan menjadi perangkat lipat pertama Apple, sebuah kategori yang sudah lebih dulu diisi oleh Samsung, Huawei, Honor, Oppo, dan beberapa merek lain.
Peluncuran Masih Dianggap Aman
Meski jadwal produksi bergeser, laporan tersebut menyebut Apple masih diperkirakan meluncurkan iPhone Fold pada musim gugur. Dalam konteks kalender produk Apple, jendela waktu itu mengarah ke September, yang selama ini menjadi periode peluncuran iPhone baru.
Apple disebut masih punya ruang untuk mengejar waktu di tahap berikutnya, yaitu Design Validation Testing dan Production Validation Testing. Jika dua tahap ini berjalan lancar, keterlambatan di EVT belum tentu membuat pengumuman produk ikut mundur.
Berikut urutan fase yang disebut dalam laporan:
- EVT: menguji prototipe awal dan memverifikasi desain inti.
- DVT: memvalidasi desain yang sudah lebih matang sebelum produksi.
- PVT: menguji kesiapan lini produksi sebelum manufaktur massal.
Dalam industri perangkat keras, keterlambatan di satu fase kadang masih bisa dikompensasi di fase berikutnya. Namun, margin waktunya biasanya tipis, terutama untuk produk baru dengan desain yang belum pernah diproduksi Apple sebelumnya.
Potensi Masalah Ada di Ketersediaan Unit
Jika peluncuran tetap terjadi sesuai jadwal, tantangan berikutnya kemungkinan ada pada ketersediaan barang. Sejumlah laporan sebelumnya sudah mengindikasikan bahwa iPhone Fold bisa hadir dalam jumlah terbatas pada penjualan awal.
Artinya, Apple mungkin tetap memperkenalkan perangkat ini di panggung utama, tetapi distribusinya tidak langsung luas. Skema seperti ini bukan hal baru untuk produk dengan pasokan komponen rumit atau proses perakitan yang masih terbatas.
Bila pasokan awal kecil, unit pre-order berpotensi cepat habis. Kondisi itu juga bisa membuat waktu tunggu pengiriman lebih panjang di sejumlah pasar.
Ada Laporan yang Berbeda
Informasi dari DigiTimes ini bertolak belakang dengan laporan Mark Gurman dari Bloomberg. Gurman sebelumnya menyebut Apple tidak sedang menghadapi krisis dalam pengembangan iPhone Fold dan masih berada di jalur yang sesuai rencana.
Berdasarkan pengecekan ke sejumlah sumber, Gurman menyatakan Apple tetap menargetkan pengumuman perangkat itu pada paruh pertama September. Laporan tersebut memberi sinyal bahwa jika ada hambatan, skalanya belum cukup besar untuk mengubah jadwal presentasi produk.
Perbedaan laporan seperti ini cukup umum terjadi pada produk yang masih dalam pengembangan. Apple sendiri belum memberikan konfirmasi resmi soal nama produk, jadwal produksi, maupun spesifikasi perangkat lipat pertamanya.
Posisi iPhone Fold dalam Jajaran iPhone
Rumor terbaru menyebut iPhone Fold akan diperkenalkan bersama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Di saat yang sama, model standar iPhone 18 justru disebut berpotensi hadir lebih belakangan, yakni pada awal tahun berikutnya.
Jika skenario ini benar, Apple tampaknya sedang menata ulang strategi peluncuran iPhone agar model premium mendapat sorotan lebih besar. Kehadiran iPhone lipat di lini yang sama juga menunjukkan bahwa Apple kemungkinan akan menempatkan perangkat ini sebagai produk kelas atas sejak awal.
Sejauh ini belum ada rincian resmi mengenai harga, kapasitas produksi, atau negara penjualan gelombang pertama. Yang mulai terlihat justru arah besarnya: jadwal produksi iPhone Fold memang dikabarkan meleset, tetapi peluncurannya masih dipertahankan, dengan risiko utama berada pada suplai awal yang kemungkinan terbatas.
Source: www.gadgets360.com








