Dyson Spot+Scrub AI Mendarat Di Indonesia, Harganya Tembus Rp 18,8 Juta

Dyson resmi membawa robot vacuum Spot+Scrub AI ke pasar Indonesia setelah lebih dulu diperkenalkan di China pada Desember lalu. Perangkat ini masuk ke segmen premium dengan fokus pada pembersihan noda tersembunyi, navigasi cerdas, dan kemampuan kerja otomatis yang lebih luas.

Kehadiran model ini menambah pilihan bagi konsumen yang mencari robot vacuum dengan fitur pembersihan basah dan kering dalam satu perangkat. Dyson juga menempatkan AI sebagai bagian utama perangkat untuk membantu mengenali objek, memetakan ruangan, dan menyesuaikan cara membersihkan lantai.

Teknologi AI untuk deteksi noda dan objek

Dyson Spot+Scrub AI memakai kecerdasan buatan untuk mendeteksi area yang kotor dan mengenali objek di rumah. Teknologi ini dibantu pencahayaan hijau yang menyerupai laser, sehingga vacuum dapat mengidentifikasi nyaris 200 jenis zat dan objek rumah tangga.

Menurut Dyson, perangkat akan melintasi area yang sama berulang kali sampai noda benar-benar terangkat. Pendekatan ini membuat proses pembersihan tidak hanya mengandalkan lintasan sekali lewat, tetapi juga mengejar hasil yang lebih tuntas di titik yang dianggap kotor.

Robot vacuum ini juga dibekali prosesor Dyson AI yang memetakan ruangan secara real-time. Sistem tersebut dapat menyesuaikan strategi pembersihan ketika tata letak ruangan berubah, misalnya saat ada furnitur yang dipindah atau ada objek baru di lantai.

Sensor lengkap untuk navigasi lebih presisi

Perangkat ini membawa total 24 sensor, dengan 12 sensor di bodi vacuum dan 12 sensor lain di dock pengisian daya. Deretan sensor di bodi mencakup LiDAR, sensor lantai ultrasonik, kamera depan HD berbasis AI, sensor jatuh, hingga sensor dinding.

Dyson menyebut sensor-sensor itu mampu memindai lingkungan sekitar tujuh kali per detik. Kemampuan tersebut dipakai untuk mengenali nyaris 200 jenis objek, termasuk benda rumah tangga seperti kabel dan kaos kaki yang kerap menjadi penghalang robot vacuum.

Dyson juga mengklaim akurasi pengenalan lingkungan Spot+Scrub AI meningkat 40 persen dibanding pendahulunya. Klaim ini menegaskan fokus Dyson bukan hanya pada daya hisap, tetapi juga pada kemampuan navigasi dan pengenalan lingkungan yang lebih cermat.

Fitur pel dan daya hisap yang besar

Spot+Scrub AI tidak hanya menyedot debu kering, tetapi juga menangani kotoran basah. Vacuum ini punya daya hisap hingga 18.000 Pa dan sistem pel dengan 12 titik semprotan air panas 60 derajat untuk membersihkan lantai.

Saat mengepel, sikat vacuum akan membersihkan bagiannya sendiri agar hanya air bersih yang menyentuh permukaan lantai. Dyson menempatkan fitur ini sebagai bagian dari pendekatan higienis untuk menjaga hasil pembersihan tetap konsisten.

Perangkat ini juga punya rol yang dapat menjulur hingga 40 mm. Fungsi ini membantu menjangkau area yang sulit disentuh robot vacuum, termasuk tepi ruangan dan sudut tertentu.

Daya tahan, docking station, dan area kerja

Dari sisi ketahanan baterai, Dyson menyebut Spot+Scrub AI sanggup bekerja hingga 200 menit dalam satu kali pengisian. Dalam kondisi tersebut, perangkat bisa membersihkan area sekitar 240 meter persegi.

Dock pengisian ulang tidak hanya berfungsi untuk mengecas. Stasiun ini juga dilengkapi wadah debu berkapasitas tiga liter yang diklaim mampu menampung debu hingga sekitar 100 hari.

  1. Mengosongkan debu secara otomatis
  2. Membersihkan sikat robot
  3. Mengatur takaran deterjen otomatis
  4. Merawat tangki air dengan silver-ion antibakteri

Dyson juga merancang bodi Spot+Scrub AI berukuran 373 x 370 x 110 mm. Komponen pembersih ditempatkan di atas roda agar roda tetap tertutup dan tidak banyak terpapar kotoran saat perangkat bergerak.

Komponen pembersih dan aplikasi kendali

Untuk pembersihan permukaan, robot vacuum ini menggunakan sikat anti-kusut selebar 27 cm. Sikat tersebut dirancang untuk membersihkan partikel debu di berbagai permukaan seperti lantai keramik, kayu, vinil, dan karpet.

Ada pula sikat berputar yang membantu membersihkan sudut atau area yang sulit dijangkau sikat utama. Kombinasi ini membuat perangkat lebih fleksibel saat menghadapi jenis lantai dan bentuk ruangan yang berbeda.

Pengoperasian Spot+Scrub AI bisa dilakukan lewat aplikasi MyDyson. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menambahkan zona pembersihan, membuat dinding virtual, dan mengatur area kerja sesuai kebutuhan rumah.

Harga Dyson Spot+Scrub AI di Indonesia

Dyson Spot+Scrub AI sudah tersedia di Indonesia dengan harga Rp 18.799.000. Perangkat ini dapat dibeli melalui situs resmi Dyson Indonesia, dan posisinya jelas menyasar konsumen yang mencari robot vacuum premium dengan fitur otomatis dan sistem sensor yang lengkap.

Source: tekno.kompas.com
Terkait