MacBook Pro M5 Dibedah, AI 45% Lebih Kencang dan Gaming Tak Lagi Cuma Gimmick

Apple kembali menegaskan ambisi di kelas laptop premium lewat MacBook Pro M5 14 inci yang kini sudah hadir di Indonesia. Fokus utamanya jelas: akselerasi AI yang jauh lebih cepat, performa kerja yang lebih kencang, dan kemampuan gaming yang mulai terasa serius untuk ukuran laptop kerja.

Dalam pengujian langsung, peningkatan itu bukan sekadar slogan pemasaran. Hasilnya terlihat pada proses AI lokal, editing video, hingga game berat yang berjalan lebih mulus dibanding generasi sebelumnya.

AI jadi lompatan paling terasa

Chip M5 membawa GPU generasi baru dengan Neural Accelerator di setiap inti GPU. Apple mengklaim performa AI-nya bisa melesat hingga 3,5 kali dibanding generasi sebelumnya, dan pengujian di aplikasi Draw Things menunjukkan arah yang sama.

Saat merender gambar AI via model LLM lokal, MacBook Pro M4 membutuhkan 167 detik. MacBook Pro M5 hanya butuh 91 detik, atau lebih cepat 45,5 persen.

Bagi pengguna yang sering bekerja dengan model AI lokal, hasil ini penting. Workflow jadi lebih ringkas karena proses komputasi bisa dijalankan langsung di perangkat, tanpa terlalu bergantung pada layanan cloud atau koneksi internet yang stabil.

Performa harian naik, multitasking tetap mulus

Di atas kertas, Apple menyebut peningkatan CPU dan GPU berada di kisaran 18-30 persen dan 33-40 persen dibanding M4. Angka itu terlihat masuk akal setelah diuji lewat Geekbench 6.

Skor single-core MacBook Pro M5 mencapai 4.029 dan multi-core menyentuh 16.730. Sebagai pembanding, M4 berada di 3.569 untuk single-core dan 14.289 untuk multi-core.

Peningkatan ini terasa nyata saat laptop dipakai untuk kerja campuran. Membuka banyak tab Chrome, menjalankan Final Cut Pro, dan memakai Pixelmator Pro secara bersamaan tetap berjalan tanpa tanda-tanda tersendat.

  1. Editing foto dan desain terasa lebih responsif.
  2. Export video berlangsung jauh lebih cepat.
  3. Model AI lokal bisa diproses langsung di perangkat.
  4. Multitasking berat tetap stabil.

Editing video dan SSD ikut membantu

Untuk urusan produksi konten, MacBook Pro M5 menunjukkan hasil yang meyakinkan. Ekspor file 4K berukuran 20 GB lewat Final Cut Pro selesai dalam 36 detik.

Saat dipakai untuk transcode video 4K berdurasi 1 menit ke format 1080p 60fps di CapCut, prosesnya hanya memakan 15 detik. Kecepatan ini terasa istimewa karena laptop tidak memakai GPU diskrit.

Apple juga membawa SSD yang disebut dua kali lebih cepat dibanding M4. Efeknya terasa saat impor footage RAW berukuran besar, yang berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Gaming mulai jadi alasan serius

Salah satu kejutan terbesar ada di sisi gaming. Cyberpunk 2077 masih bisa berjalan di kisaran 55-60 FPS, sementara Stray tembus rata-rata stabil 60-90 FPS.

Dibanding M4, hasil itu jauh lebih meyakinkan. Stray sebelumnya berada di kisaran 45-58 FPS, jadi peningkatannya cukup jelas untuk pengguna yang ingin sesekali bermain game tanpa harus berpindah perangkat.

Menariknya, performa tinggi itu tidak dibayar dengan panas berlebih. Kipas tetap senyap, dan palm rest hanya terasa hangat, bukan panas menyengat.

Baterai tetap jadi kekuatan utama

MacBook Pro M5 masih mempertahankan salah satu nilai jual terkuat lini Apple Silicon, yakni daya tahan baterai. Kapasitasnya 72,4 Wh, dan Apple mengklaim perangkat ini mampu memutar video hingga 24 jam.

Dalam pengujian, lima jam menonton dua film 4K hanya menguras baterai 26 persen. Untuk skenario kerja harian seperti browsing Safari, membalas pesan, editing ringan, streaming YouTube, dan mendengarkan Apple Music, baterainya masih menyisakan 45 persen di akhir hari.

Saat dipakai gaming selama dua jam, Stray menghabiskan sekitar 38 persen daya. Pengisian cepat 96W juga membantu karena baterai bisa terisi sampai 50 persen dalam 30 menit.

Layar dan audio tetap kelas atas

Layar 14,2 inci Liquid Retina XDR dengan panel Mini-LED masih menjadi salah satu yang terbaik di kelas laptop. Resolusinya 3024 x 1964 piksel dengan kerapatan 254 ppi, brightness 1.000 nits untuk SDR, dan hingga 1.600 nits peak saat HDR.

Dukungan ProMotion 120Hz membuat scrolling terasa sangat mulus. Panel ini juga membawa warna P3 wide color, True Tone, dan dukungan 1 miliar warna, sehingga nyaman untuk kerja visual maupun memutar konten HDR.

Ada pula kamera 12MP dengan Center Stage dan Desk View. Fitur ini berguna untuk panggilan video, presentasi, atau memperlihatkan dokumen dari sudut bawah kamera.

Desain tidak berubah, tapi justru matang

Secara fisik, MacBook Pro M5 14 inci hampir identik dengan pendahulunya. Bodinya tetap memakai aluminium unibody daur ulang dengan ketebalan 1,55 cm dan bobot 1,55 kg.

Port yang tersedia juga lengkap untuk kategori laptop profesional. Ada tiga Thunderbolt 4/USB-C, HDMI 2.1, slot SDXC, MagSafe 3, dan jack headphone 3,5 mm.

Berikut ringkasan spesifikasi yang paling relevan untuk pembaca:

AspekPoin utama
ChipM5 dengan Neural Accelerator di GPU
AI3,5 kali lebih cepat secara klaim Apple
Baterai72,4 Wh, fast charging 96W
Layar14,2 inci Liquid Retina XDR, 120Hz
PortThunderbolt 4, HDMI 2.1, SDXC, MagSafe 3
Bobot1,55 kg

Dengan harga yang tetap berada di segmen premium, MacBook Pro M5 terlihat paling menarik untuk pengguna yang membutuhkan laptop kerja tangguh dengan AI lokal, editing cepat, dan gaming yang kini jauh lebih layak diperhitungkan.

Source: inet.detik.com

Terkait