Samsung kembali menyiapkan peningkatan besar pada kemampuan videografi ponsel premiumnya lewat Galaxy S26. Fitur yang menjadi sorotan adalah Horizontal Lock, sebuah stabilisasi horizontal yang dirancang menjaga orientasi video tetap sejajar meski perangkat bergerak saat merekam.
Pengumuman fitur ini disampaikan dalam workshop Creator Lab di Jakarta Selatan pada Selasa, 7 April 2026. Dalam sesi tersebut, Samsung menegaskan bahwa Horizontal Lock hadir sebagai pengembangan dari teknologi stabilisasi Super Steady yang sebelumnya sudah lebih dulu hadir di lini Galaxy S.
Stabilisasi yang dibidik untuk konten bergerak
Horizontal Lock ditujukan untuk pengguna yang sering merekam sambil berjalan, berpindah posisi, atau mengikuti objek yang bergerak cepat. Fitur ini membantu menjaga garis horizon tetap stabil sehingga video terlihat lebih rapi dan tidak mudah miring saat tangan ikut berguncang.
Samsung menempatkan fitur ini sebagai jawaban atas kebutuhan perekaman di kondisi dinamis, termasuk saat konser musik, acara komunitas, atau liputan lapangan. Dalam situasi seperti itu, kestabilan gambar sering menjadi faktor penentu kualitas rekaman meski pencahayaan atau keramaian cukup menantang.
Bukan sekadar stabilisasi biasa
Horizontal Lock bekerja dengan fokus pada orientasi gambar agar tetap sejajar meski pergerakan ponsel cukup agresif. Pada Galaxy S26 Ultra, fitur ini disebut dapat diaktifkan untuk membantu menjaga hasil video tetap stabil saat pengguna banyak bergerak.
Pendekatan ini berbeda dari stabilisasi dasar yang hanya meredam guncangan ringan. Horizontal Lock ditujukan untuk mempertahankan framing yang konsisten, sehingga subjek tetap mudah diikuti tanpa membuat hasil rekaman terlihat terlalu goyah.
Tips merekam yang dibagikan Samsung
Dalam workshop tersebut, jurnalis teknologi Galuh Putri juga membagikan sejumlah kiat agar hasil video lebih maksimal. Rekomendasi ini menarik karena tidak hanya mengandalkan fitur perangkat, tetapi juga teknik dasar saat merekam.
Berikut poin penting yang disampaikan:
- Pegang ponsel dekat dengan badan agar gerakan tangan lebih terkendali.
- Gunakan tubuh untuk melakukan panning, bukan hanya pergelangan tangan.
- Kunci fokus dan exposure dengan menekan lalu menahan layar.
- Sesuaikan kecerahan sesuai kondisi panggung atau sumber cahaya.
- Pilih mode kamera yang paling sesuai dengan kebutuhan pengambilan gambar.
Tips tersebut relevan bagi pengguna yang ingin merekam konser, pertunjukan, atau momen cepat lainnya dengan hasil yang lebih halus dan mudah ditonton ulang.
Pengaturan yang disarankan untuk hasil lebih tajam
Samsung juga menyoroti sejumlah pengaturan teknis yang dapat membantu kualitas rekaman. Salah satu yang disarankan adalah merekam dalam resolusi 4K UHD dengan frame rate 60 fps agar gerakan terlihat lebih mulus.
Selain itu, lensa telephoto bisa dipakai untuk memusatkan perhatian pada subjek di atas panggung. Pengguna juga dapat menyesuaikan shutter speed dan ISO sesuai kondisi pencahayaan, sehingga gambar tetap tajam tanpa kehilangan detail penting di area terang maupun gelap.
Fitur pendukung untuk konten panggung
Untuk mendukung kebutuhan perekaman konser dan pertunjukan langsung, pengguna Galaxy S26 juga dapat memanfaatkan beberapa fitur tambahan. Kombinasi ini membantu menjaga subjek tetap di frame sekaligus mempertahankan kualitas audio yang lebih terarah.
Tabel berikut merangkum fitur pendukung yang disebut dalam workshop:
| Fitur | Fungsi utama |
|---|---|
| Tracking Auto-Focus | Mengikuti subjek yang bergerak |
| Composition Guide | Membantu komposisi gambar lebih rapi |
| Zoom-in Mic | Memusatkan tangkapan suara ke arah subjek |
| Rear microphone mode | Membuat suara lebih fokus ke arah panggung |
Kehadiran fitur-fitur tersebut memperlihatkan bahwa Samsung tidak hanya mengejar kestabilan video, tetapi juga pengalaman produksi konten yang lebih menyeluruh. Hal ini penting bagi pengguna yang aktif membuat fancam, vlog, atau dokumentasi acara dengan ponsel sebagai alat utama.
Dalam konteks persaingan ponsel flagship, fokus pada stabilisasi horizontal menunjukkan arah pengembangan yang makin spesifik ke kebutuhan kreator mobile. Galaxy S26 pun diposisikan bukan hanya sebagai perangkat komunikasi, tetapi juga sebagai alat perekaman yang lebih siap dipakai di situasi nyata yang penuh gerakan dan perubahan cahaya.
