Samsung SDI Di Ambang Kesepakatan Besar dengan Mercedes-Benz, Baterai 2028 Jadi Kunci

Samsung SDI dilaporkan semakin dekat untuk mengamankan kontrak besar pemasokan baterai kendaraan listrik untuk Mercedes-Benz. Berdasarkan laporan The Elec yang dikutip SammyGuru, pembicaraan kedua perusahaan telah memasuki tahap akhir dan berpotensi memasok baterai untuk model mobil listrik Mercedes-Benz yang dijadwalkan hadir pada 2028.

Arah kerja sama ini penting karena menyangkut baterai prismatik, jenis sel yang menjadi salah satu fondasi strategi elektrifikasi Mercedes-Benz di Eropa. Jika kesepakatan tercapai, nilai total kontrak disebut bisa melampaui 10 triliun won, dengan masa kerja sama yang lazim berlangsung 7 hingga 10 tahun atau lebih.

Pembicaraan menuju tahap final

Laporan menyebut Samsung SDI dan Mercedes-Benz tidak hanya membahas pasokan baterai, tetapi juga penyiapan basis produksi khusus atau lini manufaktur khusus di Eropa. Langkah ini dinilai krusial agar biaya logistik dan rantai pasok lebih efisien.

Seorang pejabat industri yang dikutip dalam laporan menyatakan, “Projects in Europe have entered the final stages, and the key is establishing large-scale production bases.” Sumber yang sama juga menegaskan bahwa pengendalian biaya menjadi sulit jika struktur pasokan masih bergantung pada impor baterai dari luar kawasan.

Beberapa lokasi disebut masuk dalam pertimbangan untuk fasilitas baru tersebut. Di antaranya Austria, Slovakia, dan Republik Ceko, yang selama ini dikenal aktif menarik investasi sektor otomotif dan komponen kendaraan listrik.

Baterai prismatik untuk platform MMA Mercedes-Benz

Baterai yang dibahas dalam kerja sama ini adalah baterai prismatik produksi Samsung SDI. Format sel ini dianggap cocok dengan kebutuhan platform MMA atau Mercedes Modular Architecture milik Mercedes-Benz.

Platform MMA sudah mulai digunakan pada lini kendaraan listrik baru Mercedes-Benz, termasuk CLA EV. Laporan referensi menyebut model lain di segmen A-Class yang memakai basis serupa juga berpotensi meluncur pada 2028.

Artinya, jika kontrak diteken, pasokan dari Samsung SDI kemungkinan tidak hanya mendukung satu model. Kerja sama itu bisa menjadi bagian dari strategi jangka panjang Mercedes-Benz untuk memperluas portofolio EV berbasis arsitektur yang lebih seragam dan efisien.

Mengapa Eropa menjadi titik kunci

Produksi lokal di Eropa menjadi isu penting dalam industri baterai mobil listrik. Produsen kendaraan kini berupaya mendekatkan sumber baterai ke pabrik perakitan agar dapat menekan ongkos, memangkas risiko gangguan logistik, dan memenuhi tuntutan rantai pasok regional.

Dalam konteks itu, Samsung SDI memiliki posisi yang menarik. Perusahaan ini termasuk sedikit pemain yang aktif di segmen baterai prismatik di Eropa, sementara kompetisi di format tersebut tidak sebanyak baterai silinder atau pouch.

CATL memang juga memproduksi sel prismatik di Jerman. Namun laporan menyebut pemasok asal China itu lebih banyak melayani Volkswagen, sehingga ruang kerja sama Samsung SDI dengan Mercedes-Benz terlihat lebih terbuka.

Sinyal dari pertemuan pimpinan perusahaan

Momentum pembicaraan ini disebut menguat setelah pertemuan Ketua Samsung Jay Y. Lee dengan CEO Mercedes-Benz Ola Källenius di Seoul pada November. Pertemuan tingkat tinggi seperti itu sering dibaca pasar sebagai sinyal bahwa negosiasi bisnis strategis bergerak lebih serius.

Meski belum ada pengumuman resmi soal volume final, kapasitas pasokan disebut dapat mencapai puluhan gigawatt-hour atau GWh. Dalam industri baterai EV, skala tersebut menunjukkan proyek besar yang berpotensi memengaruhi utilisasi pabrik dan posisi pemasok dalam rantai pasok global.

Dampak bagi Samsung SDI dan Mercedes-Benz

Bagi Samsung SDI, kontrak ini dapat menjadi kemenangan penting di pasar otomotif global yang persaingannya terus mengeras. Permintaan baterai tetap besar, tetapi produsen sel kini menghadapi tekanan harga, kebutuhan investasi tinggi, dan persaingan ketat dari pemain China serta Korea Selatan lainnya.

Bagi Mercedes-Benz, kepastian pasokan dari mitra yang kuat di Eropa dapat membantu menjaga ritme peluncuran kendaraan listrik generasi berikutnya. Ketersediaan baterai yang stabil menjadi faktor vital karena produsen premium tidak hanya mengejar volume, tetapi juga standar performa, keamanan, dan efisiensi.

Berikut poin utama dari potensi kerja sama ini:

  1. Samsung SDI memasok baterai prismatik untuk Mercedes-Benz.
  2. Pasokan ditujukan untuk proyek EV Mercedes-Benz tahun 2028.
  3. Produksi kemungkinan disiapkan melalui fasilitas atau lini khusus di Eropa.
  4. Lokasi yang disebut antara lain Austria, Slovakia, dan Republik Ceko.
  5. Nilai kontrak berpotensi melampaui 10 triliun won.
  6. Durasi kerja sama diperkirakan 7 hingga 10 tahun atau lebih.

Perkembangan ini juga menunjukkan bahwa peta industri baterai Eropa masih sangat dinamis. Saat produsen mobil berlomba mengamankan pasokan lokal untuk platform EV baru, negosiasi seperti antara Samsung SDI dan Mercedes-Benz dapat menjadi penentu penting bagi arah investasi manufaktur baterai di kawasan tersebut.

Source: sammyguru.com

Terkait