Harga laptop gaming ASUS bekas saat ini masih menjadi incaran banyak pembeli yang ingin masuk ke dunia gaming tanpa harus mengeluarkan dana besar. Untuk kelas bekas, pilihan ASUS menawarkan kombinasi performa dan harga yang masih masuk akal, dengan banderol mulai dari Rp9 jutaan hingga Rp17,8 jutaan.
Di pasar second, rentang harga itu membuat laptop gaming ASUS tetap relevan untuk game kompetitif, game AAA ringan, hingga kebutuhan produktivitas harian. Pembeli juga bisa menemukan opsi dengan GPU RTX atau setara, yang pada praktiknya masih cukup kuat untuk dipakai beberapa tahun ke depan bila kondisinya terawat.
Pilihan termurah untuk gamer pemula
Salah satu model yang paling menarik di kelas awal adalah ASUS TUF Gaming A15 FA507R. Laptop ini mengandalkan AMD Ryzen 7 6800H dan GPU RTX 3050 Ti, lalu dipadukan dengan RAM 16GB dan SSD 512GB.
Perangkat ini cocok untuk pemain yang ingin laptop bekas dengan performa stabil untuk Valorant, GTA V, dan game kompetitif lain. Di pasar bekas, harganya berada di kisaran Rp9,5–10,5 jutaan, sehingga masih terasa terjangkau untuk pengguna yang baru pindah dari laptop biasa.
Kelas menengah dengan layar lebih enak dilihat
Jika pembeli menginginkan pengalaman yang lebih seimbang, ASUS TUF Gaming A16 Advantage Edition bisa jadi opsi yang menarik. Laptop ini membawa Ryzen 7 7735HS dan GPU Radeon RX 7600S, yang performanya disebut berada di level yang mampu menyaingi RTX kelas menengah seperti RTX 3060.
Sisi layarnya juga lebih mendukung untuk kebutuhan lain di luar gaming. Panel 16 inci FHD+ dengan rasio 16:10 dan cakupan 100 persen sRGB membuatnya lebih nyaman untuk kerja kreatif ringan, sementara harga bekasnya berada di kisaran Rp11–12 jutaan.
Alternatif kuat untuk performa gaming serius
Bagi yang mengejar tenaga lebih besar, ASUS TUF Gaming F15 FX506HM masih sangat layak dipertimbangkan. Laptop ini memakai Intel Core i7-11800H dan RTX 3060 6GB, dengan layar 15,6 inci 144Hz yang membantu game terasa lebih mulus.
Dengan harga sekitar Rp11,9–12,5 jutaan, model ini menawarkan value tinggi untuk gamer yang ingin naik kelas. Kombinasi prosesor kuat dan GPU 6GB juga membuatnya lebih aman untuk game yang mulai menuntut penggunaan memori grafis lebih besar.
Opsi yang lebih baru dengan fitur modern
ASUS V16 V3607VU hadir sebagai pilihan yang lebih segar di pasar bekas. Laptop ini menggunakan Intel Core 5 210H dan RTX 4050, serta sudah mendukung DLSS 3 yang membantu meningkatkan performa pada game berat.
Layarnya berukuran 16 inci dengan refresh rate 144Hz, sehingga masih nyaman untuk bermain maupun bekerja. Di pasar bekas, unit ini disebut berada di rentang harga Rp11,9–12,5 jutaan dan menarik untuk pembeli yang ingin fitur lebih modern tanpa harus masuk ke harga baru.
Pilihan paling kencang untuk ukuran ringkas
Untuk pembeli yang ingin portabilitas, ASUS TUF Gaming A14 FA401UU menjadi salah satu model paling menarik. Laptop 14 inci ini dibekali Ryzen 7 8845HS dan RTX 4050, lalu hadir dengan layar 2.5K, refresh rate 165Hz, dan 100 persen sRGB.
Harga bekasnya berada di kisaran Rp17–17,8 jutaan, jadi posisinya memang lebih tinggi dibanding model lain. Namun, spesifikasi ini cocok untuk pengguna yang ingin laptop ringkas tetapi tetap bertenaga untuk gaming dan kerja kreatif ringan.
Hal yang perlu dicek sebelum membeli
- Cek suhu laptop saat dipakai untuk memastikan sistem pendingin masih normal.
- Periksa kondisi layar, baterai, dan keyboard agar tidak ada kerusakan tersembunyi.
- Pastikan charger asli masih tersedia dan berfungsi baik.
- Kalau bisa, pilih unit yang masih punya sisa garansi.
- Cocokkan harga dengan kondisi fisik dan riwayat pemakaian penjual.
Di pasar bekas, selisih harga sering dipengaruhi kondisi unit, umur pakai, dan kelengkapan bawaan. Karena itu, pembeli perlu membandingkan spesifikasi dan status fisik secara teliti agar laptop gaming ASUS bekas yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
Source: www.idntimes.com






