Huawei akan kembali menghadirkan perangkat wearable hibrida lewat Watch Buds 2 yang dijadwalkan meluncur pada 20 April. Produk ini menggabungkan fungsi jam tangan pintar dan earbud nirkabel dalam satu perangkat, sehingga menonjol di tengah pasar wearable yang makin kompetitif.
Peluncuran Watch Buds 2 juga disebut akan berlangsung bertepatan dengan pengenalan seri ponsel Pura. Kehadiran model baru ini menjadi penanda kembalinya konsep 2-in-1 Huawei setelah tiga tahun sejak generasi pertamanya diperkenalkan.
Desain 2-in-1 yang tetap ringkas
Huawei Watch Buds 2 mempertahankan pendekatan desain yang unik karena earbud disimpan di bawah rangka atas jam. Pengguna dapat membuka bagian layar melalui tombol kecil untuk mengakses perangkat audio yang tersembunyi di dalamnya.
Mekanisme itu membuat jam tangan ini tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu dan perangkat pemantau aktivitas, tetapi juga sebagai wadah penyimpanan earbud. Pendekatan seperti ini ditujukan untuk pengguna yang ingin membawa lebih sedikit perangkat saat beraktivitas.
Secara visual, perangkat ini tampil dengan nuansa premium. Huawei menggunakan rangka logam yang terlihat kokoh serta strap kulit berwarna cokelat dengan detail jahitan yang memberi kesan elegan.
Earbud dengan bentuk serbaguna
Di balik konsep jam tangan, Huawei tetap memberi perhatian pada bagian audio. Earbud pada Watch Buds 2 tampil dengan bentuk silinder menyerupai peluru dan dirancang agar bisa dipakai secara interchangeable.
Desain itu memudahkan pengguna memasang earbud di telinga kiri maupun kanan tanpa khawatir tertukar. Tidak adanya perbedaan bentuk fisik antar sisi menjadi salah satu ciri praktis yang diusung perangkat ini.
Dari sisi teknologi suara, Huawei menyebut ada sistem integrasi internal yang dirancang untuk menunjang kejernihan audio. Meski rincian teknis belum diungkap lengkap, perangkat ini diperkirakan membawa peningkatan pada fitur peredam bising berbasis AI.
Fokus pada olahraga dan kesehatan
Selain fitur audio, Watch Buds 2 juga diproyeksikan hadir sebagai perangkat pendukung gaya hidup aktif. Huawei disebut menyiapkan lebih dari 80 mode olahraga untuk mendukung berbagai jenis aktivitas pengguna.
Pemantauan kesehatan juga menjadi salah satu sorotan utama. Sistem pelacakan kesehatan pada perangkat ini disebut telah ditingkatkan akurasinya untuk memberi hasil yang lebih baik dalam penggunaan harian.
Kombinasi fungsi tersebut memperlihatkan arah pengembangan Huawei pada wearable serba guna. Perangkat ini tidak hanya mengejar aspek desain, tetapi juga mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang ingin memadukan kebugaran, kesehatan, dan hiburan audio dalam satu produk.
Daya tahan baterai dan harga masih ditunggu
Salah satu harapan terbesar pada model baru ini adalah ketahanan baterainya. Huawei Watch Buds 2 diproyeksikan mampu melampaui durasi 30 jam, yang sebelumnya menjadi standar pada model pendahulu.
Untuk saat ini, Huawei belum mengumumkan harga resmi untuk pasar internasional. Sebagai pembanding, generasi pertama sebelumnya dipasarkan di kisaran 2.988 yuan saat pertama kali hadir di pasar.
Keberadaan Watch Buds 2 menunjukkan bahwa Huawei masih percaya pada konsep wearable hibrida yang memadukan fungsi jam dan audio. Dengan desain premium, fitur olahraga yang luas, serta kemungkinan peningkatan pada kualitas suara, perangkat ini diposisikan sebagai salah satu produk yang patut diperhatikan saat peluncurannya tiba.







