
Huawei Device Indonesia resmi memperkenalkan dua perangkat ekosistem terbaru di Jakarta, yaitu FreeBuds Pro5 dan router modem WiFi Mesh X3 Pro. Peluncuran ini menandai upaya perusahaan memperluas lini produk yang fokus pada konektivitas dan pengalaman audio pengguna di Indonesia.
FreeBuds Pro5 hadir sebagai TWS dengan desain in-ear dan fitur Active Noise Cancellation atau ANC tingkat lanjut. Huawei menyebut perangkat ini dibuat lebih ringkas, dengan ukuran 10 persen lebih kecil dan bobot 5 persen lebih ringan dibanding generasi sebelumnya.
Desain yang lebih ringan untuk penggunaan harian
Penyegaran desain menjadi salah satu sorotan utama pada FreeBuds Pro5. Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, mengatakan desain yang lebih kecil dan ringan membuat earbud terasa stabil saat dipakai, tanpa mudah lepas dari telinga.
Ia menjelaskan bahwa perangkat ini dibuat agar memberi “secure seal” yang pas, sehingga pengguna tetap merasa nyaman dalam pemakaian jangka panjang. Pendekatan ini memperlihatkan fokus Huawei bukan hanya pada kualitas suara, tetapi juga pada kenyamanan dan kestabilan saat digunakan.
Audio lebih detail dengan teknologi baru
Di sisi audio, FreeBuds Pro5 dibekali driver dual-magnet ultra-linear dan diafragma planar mikro ultra-tipis. Kombinasi ini diklaim mampu menghasilkan rentang frekuensi dari 10Hz hingga 48kHz, sehingga suara yang dihasilkan bisa menjangkau frekuensi rendah dan tinggi secara lebih luas.
Huawei juga menyematkan teknologi Dual DSP dan Dual DAC untuk mengelola kualitas suara. Dengan sistem ini, perusahaan menargetkan hasil audio yang lebih bertekstur dan lebih presisi untuk mendukung kebutuhan mendengarkan musik maupun panggilan.
ANC berbasis AI dan klaim tahan di kondisi bising
Fitur peredam bising pada FreeBuds Pro5 menggunakan mesin ganda berbasis kecerdasan buatan. Huawei mengklaim sistem ANC tersebut mampu meredam kebisingan hingga 220 persen, meski klaim ini tidak dijelaskan lebih lanjut dalam presentasi produk yang dibagikan.
Perangkat ini juga diklaim tetap bisa menjaga kualitas suara panggilan meski berada di kondisi bising hingga 100dB atau saat terkena angin kencang. Fitur ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang sering berpindah tempat dan membutuhkan komunikasi yang tetap jelas.
Baterai, ketahanan, dan konektivitas
Dari sisi daya, FreeBuds Pro5 disebut mampu bertahan hingga 6 jam saat ANC aktif. Jika digabung dengan casing pengisi daya, total waktu pemakaian dapat mencapai 38 jam.
Huawei juga membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP57 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Untuk konektivitas, FreeBuds Pro5 mendukung Bluetooth 6.0 dan bisa dipakai dengan perangkat Android, iOS, maupun EMUI.
WiFi Mesh X3 Pro untuk jaringan rumah yang lebih stabil
Selain earbud, Huawei turut membawa router modem WiFi Mesh X3 Pro ke pasar Indonesia. Perangkat ini memakai standar Wi-Fi 7 dan memiliki dua port Ethernet untuk mendukung koneksi yang lebih fleksibel di rumah atau ruang kerja.
Huawei menampilkan desain router ini dengan nama Golden Mountain Glow. Perangkat tersebut juga dilengkapi sistem pendingin kipas generasi kedua untuk menjaga kestabilan koneksi saat digunakan dalam durasi panjang.
Harga dan ketersediaan
FreeBuds Pro5 dijual dengan harga Rp2.999.000 dan tersedia dalam varian warna Sand dan Grey. Masa pemesanan perangkat ini dimulai pada 24 April 2026, sementara harga dan ketersediaan WiFi Mesh X3 Pro akan diumumkan melalui situs resmi perusahaan.
Peluncuran dua perangkat ini memperlihatkan strategi Huawei untuk memperkuat lini ekosistem di Indonesia, terutama pada kategori audio premium dan jaringan rumah. Dengan kombinasi fitur ANC, baterai yang cukup panjang, serta dukungan Wi-Fi 7 pada router barunya, Huawei menempatkan keduanya sebagai perangkat yang menyasar pengguna yang membutuhkan koneksi stabil dan pengalaman penggunaan yang lebih praktis.









