Huawei Mate 80 Pro resmi hadir di Indonesia dan menandai kembalinya lini flagship Mate setelah absen lebih dari tiga tahun. Perangkat ini diperkenalkan di Jakarta dengan fokus pada kamera 50MP True-to-Colour, bodi premium, dan daya tahan yang diklaim jauh lebih kuat.
Kehadiran ponsel ini menjadi langkah penting Huawei untuk kembali bersaing di segmen premium Tanah Air. Sorotan utama tertuju pada kemampuan fotografi, material pelindung layar, serta sertifikasi ketahanan yang ditujukan untuk pemakaian berat.
Kamera 50MP True-to-Colour
Huawei menempatkan sektor kamera sebagai nilai jual utama Mate 80 Pro. Ponsel ini memakai sistem True-to-Colour Camera 2.0 yang diklaim mampu menjaga warna tetap akurat dan natural.
Kamera utamanya beresolusi 50MP Ultra Lighting Camera. Sensor besar 1/1.28 inci RYYB dipakai untuk membantu menangkap cahaya lebih banyak, sehingga foto tetap tajam saat kondisi minim pencahayaan.
Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, mengatakan Mate 80 Pro mampu menghasilkan gambar tajam dengan kombinasi warna yang kompleks karena ukuran sensor kameranya lebih besar. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran perangkat di Jakarta.
Huawei juga melengkapi kamera utama dengan aperture variabel F1.4–F4.0 dan OIS atau Optical Image Stabilization. Kombinasi ini ditujukan agar hasil foto lebih stabil dan fleksibel dalam berbagai situasi pemotretan.
Untuk kebutuhan jarak jauh dan detail objek kecil, Huawei menambahkan kamera 48MP Macro Telephoto dengan 4x optical zoom. Kamera ini juga dapat dipakai untuk memotret makro hingga jarak 5 cm.
Selain itu, tersedia kamera 40MP Ultra-Wide untuk mengambil sudut pandang lebih luas. Susunan kamera tersebut menunjukkan bahwa Mate 80 Pro tidak hanya dibangun untuk pemotretan harian, tetapi juga untuk kebutuhan kreatif yang lebih beragam.
Huawei menyebut ada teknologi pencitraan baru pada perangkat ini yang membantu mempertahankan akurasi warna seperti aslinya. Fitur AI Composition juga disematkan untuk membantu pengguna menyusun komposisi foto secara otomatis agar hasilnya terlihat lebih seimbang.
Tahan banting hingga 20 kali
Di luar kamera, Huawei menonjolkan ketahanan fisik Mate 80 Pro lewat konsep “Engineered to Outlast”. Ponsel ini memakai Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim memiliki ketahanan hingga 20 kali lebih kuat dibanding kaca biasa.
Lapisan itu dipadukan dengan Super Durable Architecture. Huawei menyebut rancangan tersebut dibuat agar perangkat tetap awet dan andal untuk penggunaan jangka panjang, termasuk saat menghadapi kondisi penggunaan yang lebih ekstrem.
Perlindungan tambahan hadir lewat sertifikasi IP68 dan IP69. Berdasarkan informasi yang disampaikan saat peluncuran, IP68 memungkinkan perangkat tahan air hingga 6 meter, sedangkan IP69 mendukung ketahanan terhadap tekanan air tinggi serta suhu ekstrem dari -20°C hingga 80°C.
Bagian belakang perangkat menggunakan material Vegan Fibre. Material ini disebut tidak hanya memberi kesan premium, tetapi juga mendukung karakter ponsel yang kuat dan berbeda dari pendekatan material konvensional.
Desain dan layar
Huawei tetap mempertahankan identitas desain flagship pada Mate 80 Pro. Salah satunya lewat penggunaan Iconic Dual Space Ring Design yang membuat modul kamera tampil dominan dan mudah dikenali.
Di bagian depan, perangkat ini memakai layar 6,75 inci. Bezel tipis dan desain flat-edged dipilih untuk memberi area pandang luas sekaligus menjaga kenyamanan saat digenggam.
Pendekatan desain tersebut memperlihatkan bahwa Huawei tidak hanya mengejar spesifikasi teknis. Aspek visual dan ergonomi tetap dijaga agar ponsel premium ini terasa menonjol di kelasnya.
Harga Huawei Mate 80 Pro di Indonesia
Huawei Mate 80 Pro dipasarkan di Indonesia dalam tiga pilihan warna. Varian yang tersedia terdiri dari hitam, emas, dan hijau.
Untuk harga, Huawei membanderol perangkat ini Rp16.999.000. Angka tersebut menempatkan Mate 80 Pro langsung di kelas flagship, sejalan dengan kamera canggih, material pelindung kelas atas, dan fitur ketahanan yang dibawa ke pasar Indonesia.
Kembalinya seri Mate lewat Mate 80 Pro memperlihatkan strategi Huawei yang menitikberatkan pada kombinasi fotografi, durabilitas, dan desain premium. Dengan kamera 50MP True-to-Colour 2.0, Kunlun Glass generasi kedua, serta sertifikasi IP68 dan IP69, perangkat ini menyasar pengguna yang mencari ponsel premium dengan fokus kuat pada kualitas kamera dan ketahanan fisik.
Source: www.suara.com






