Huawei Mate 80 Pro resmi hadir di Indonesia dan langsung menarik perhatian karena membawa kombinasi kamera, desain premium, dan ketahanan bodi yang ditonjolkan Huawei. Kehadiran ponsel ini juga menandai kembalinya lini Mate series ke pasar Indonesia setelah absen lebih dari lima tahun.
Perangkat ini diposisikan sebagai ponsel kelas atas dengan fokus utama pada pengalaman foto dan daya tahan. Huawei menyebut bodi vegan dan durable frame pada Mate 80 Pro mampu meningkatkan resistensi terhadap benturan hingga lima kali lipat, lalu melengkapinya dengan sertifikasi IP68 dan IP69.
Layar besar dengan perlindungan ekstra
Huawei Mate 80 Pro memakai panel LTPO OLED 6,75 inci dengan resolusi 2,8K atau 2832 x 1280 piksel. Layarnya mendukung refresh rate dinamis 1-120Hz, touch sampling rate 300Hz, PWM Dimming hingga 1.440Hz, HDR Vivid, dan tingkat kecerahan sampai 3.000 nits.
Untuk keamanan dan kenyamanan, Huawei menempatkan sistem 3D ToF Face Unlock di bagian atas layar. Bagian depan juga dilapisi Kunlun Glass 2.0 yang diklaim punya ketahanan banting hingga 20 kali lipat.
Kamera masih jadi daya tarik utama
Di sektor kamera, Huawei tetap memakai pendekatan yang biasa ditempuh pada lini Mate, yakni menempatkan kamera sebagai fitur unggulan. Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 40 MP, dan kamera telephoto 48 MP dengan optical zoom 4x serta OIS.
Di bagian depan, tersedia kamera selfie 13 MP. Huawei juga membekali Mate 80 Pro dengan sistem kamera True-to-Colour yang ditujukan agar warna foto terlihat lebih mendekati kondisi asli, baik saat memakai lensa berbeda maupun ketika pencahayaan tidak ideal.
Fitur berbasis AI turut disertakan untuk membantu pengolahan gambar. Beberapa di antaranya adalah AI Remove, AI Best Expression, dan AI Moving Picture.
Performa, baterai, dan sistem operasi
Huawei tidak mengungkap jenis chipset yang dipakai pada Mate 80 Pro. Namun, perusahaan mengklaim performanya 21% lebih kencang dibanding generasi sebelumnya dan tetap lebih dingin berkat sistem pendingin vapor chamber terbaru.
Spesifikasi memorinya juga cukup besar, yakni RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB. Kombinasi ini dipadukan dengan baterai 5.750 mAh yang mendukung Huawei SuperCharge 100W dan pengisian nirkabel hingga 80W.
Ponsel ini menjalankan EMUI 15.0 sebagai sistem operasi. Dari sisi konektivitas, Mate 80 Pro mendukung 4G LTE, dual-SIM, Wi-Fi, Bluetooth 6.0, GPS, NFC, dan USB Type-C 3.1 Gen1.
Fitur lain dan pilihan warna
Huawei Mate 80 Pro juga membawa sensor sidik jari di layar, sensor inframerah, serta perlindungan air dan debu dengan rating IP68/IP69. Dimensi perangkat ini tercatat 161,85 x 76 x 7,95 mm dengan bobot 219 gram.
Pilihan warna yang disiapkan untuk pasar Indonesia adalah Hitam, Hijau, dan Emas. Ketiganya hadir dengan finish serat vegan yang mendukung kesan premium pada bodi perangkat.
Harga Huawei Mate 80 Pro di Indonesia
Untuk pasar Indonesia, Huawei Mate 80 Pro dibanderol Rp 16.999.000 untuk varian 16/512GB. Ponsel ini dapat dipesan mulai 24 April melalui saluran penjualan resmi Huawei, baik online maupun offline.
Selama periode promosi 24 April sampai 24 Mei 2026, Huawei menawarkan bonus eksklusif senilai Rp 7,5 juta. Penawaran itu mencakup bank cashback hingga Rp 3 juta, cashback tukar tambah hingga Rp 2 juta, serta layanan purna jual seperti penggantian baterai dan pelindung layar.
Source: inet.detik.com






