Huawei Menyalip Samsung Dengan Foldable Lebar Pertama, Desain 16:10 Ini Mengubah Aturan Main

Huawei kembali menarik perhatian pasar ponsel lipat lewat Pura X Max, perangkat yang tampil dengan format lebar horizontal dan datang lebih dulu dibandingkan rumor foldable serupa dari Samsung dan Apple. Di tengah tren ponsel lipat bergaya buku yang selama ini cenderung memiliki layar luar tinggi dan sempit, Huawei menawarkan pendekatan berbeda yang langsung menantang desain yang sudah umum di pasar.

Perangkat ini membuat posisi Huawei menonjol karena perusahaan menyebut Pura X Max sebagai foldable “horizontally wide” pertama. Sebutan itu memang masih bisa diperdebatkan, karena Google Pixel Fold sebelumnya pernah masuk ke arah desain serupa, tetapi langkah Huawei tetap penting karena menjadi yang pertama meluncur lebih dulu di antara kompetitor besar yang selama ini hanya terdengar lewat rumor.

Desain yang berbeda dari foldable kebanyakan

Saat dilipat, Pura X Max tidak tampil seperti ponsel lipat lain yang menyerupai remote control tinggi. Sebaliknya, perangkat ini membawa bodi yang lebih pendek dan lebar sehingga terasa lebih alami digunakan dalam keadaan tertutup.

Huawei menyebut layar luarnya sekitar 5,5 inci, sedangkan layar dalamnya diperkirakan berukuran 7,69 inci dengan rasio 16:10. Konfigurasi seperti ini berpotensi memberi pengalaman yang lebih nyaman untuk menonton video, mengetik, dan membaca konten tanpa harus selalu membuka perangkat.

Langkah tersebut juga memberi sinyal bahwa produsen ponsel mulai mencari format baru di luar pola yang selama ini mendominasi kategori foldable. Jika desain layar luar yang terlalu ramping kerap dianggap kurang nyaman untuk penggunaan cepat, pendekatan Huawei justru mencoba mengatasi masalah itu sejak dari bentuk fisiknya.

Sudah bisa dipesan di China

Huawei telah membuka preorder Pura X Max di China melalui Weibo. Konsumen yang ingin memesan perlu membayar deposit 1.000 yuan atau sekitar $140, sementara pembayaran penuh dijadwalkan mulai 20 April.

Namun, harga final perangkat ini belum diumumkan. Huawei juga belum memberi kepastian apakah Pura X Max akan dipasarkan di luar China, sehingga peluang kehadirannya secara global masih belum jelas.

Kondisi itu membuat perangkat ini lebih dulu relevan sebagai penanda arah inovasi, bukan semata produk massal yang langsung bisa dijangkau semua pasar. Dalam konteks industri, kehadiran produk ini tetap memiliki bobot besar karena menunjukkan bahwa ide foldable lebar sudah masuk tahap komersial, bukan lagi sekadar konsep.

Warna dan kemungkinan varian khusus

Huawei menampilkan lima pilihan warna untuk Pura X Max, yaitu hitam, putih, biru, emas, dan oranye. Dari informasi yang muncul di Weibo, warna emas dan oranye diduga akan menjadi bagian dari Collector’s Edition, meski Huawei belum mengonfirmasi hal itu.

Pilihan warna yang cukup beragam ini memberi kesan bahwa Huawei ingin menempatkan Pura X Max bukan hanya sebagai perangkat eksperimen, tetapi juga sebagai produk yang punya nilai gaya. Pendekatan itu penting di kelas foldable, karena desain dan citra premium sering kali menjadi faktor penentu selain spesifikasi teknis.

Detail teknis masih disimpan untuk peluncuran penuh

Belum semua spesifikasi Pura X Max dibuka ke publik, tetapi rumor menyebut perangkat ini akan memakai chipset Kirin 9030. Chip tersebut juga dikabarkan akan hadir di lini Pura 90 yang akan datang, meski detail resminya baru akan dijelaskan pada acara peluncuran 20 April.

Artinya, fokus awal Huawei memang pada bentuk dan pengalaman penggunaan, bukan hanya angka spesifikasi. Dengan porsi informasi yang masih terbatas, Pura X Max kini lebih banyak dibicarakan sebagai pernyataan strategi: Huawei ingin mendahului Samsung dan Apple dalam kategori foldable lebar, sekaligus menunjukkan bahwa industri ponsel lipat masih punya ruang besar untuk bereksperimen.

Bagi pasar, kehadiran Pura X Max menegaskan bahwa desain foldable belum mencapai bentuk akhir. Selama Samsung dan Apple masih menunda langkah serupa, Huawei sudah lebih dulu mengisi celah itu dengan perangkat yang mencoba menjawab keluhan paling umum dari ponsel lipat modern: layar luar yang terlalu sempit untuk digunakan dengan nyaman.

Exit mobile version