
Apple hingga kini tidak pernah merilis iPhone 9, dan pertanyaan soal alasan di balik keputusan itu masih sering muncul di kalangan pengguna. Langkah Apple melompati penamaan dari iPhone 8 ke iPhone X pada 2018 membuat banyak orang menganggap ada sesuatu yang sengaja diubah dalam strategi produk perusahaan tersebut.
Pada generasi itu, Apple memang tetap menghadirkan iPhone 8. Namun, bersamaan dengan itu Apple juga mengenalkan iPhone X, yang dibaca sebagai iPhone Ten atau iPhone 10, sehingga nomor 9 dilewati begitu saja.
Lompatan penamaan yang disengaja
Apple tidak pernah menjelaskan secara resmi alasan tidak adanya iPhone 9. Meski begitu, banyak pengamat mengaitkannya dengan strategi penamaan yang ingin menegaskan bahwa iPhone X bukan sekadar penerus biasa dari iPhone sebelumnya.
Pola serupa pernah terlihat pada Microsoft yang memilih langsung melompat dari Windows 8 ke Windows 10. Perusahaan itu juga tidak merilis Windows 9, dan langkah tersebut sempat dijelaskan lewat kaos yang dipakai Head of Windows Microsoft, Joe Belfiore, dengan pesan “Windows 10, because 7 8 9”.
Makna yang sering dibaca dari pesan itu sederhana, yaitu Windows 8 dianggap “memakan” Windows 9. Dalam konteks pemasaran, lompatan angka dipakai untuk memberi kesan perubahan besar dan jarak yang jauh dari produk sebelumnya.
Apple dan simbol X
Dugaan yang sama juga kerap diarahkan ke Apple saat merilis iPhone X. Huruf X selama ini memang sering dipakai Apple untuk menandai produk yang dianggap berbeda atau membawa perubahan penting dalam lini produknya.
Contoh itu terlihat pada Mac OS X yang menjadi penerus Mac OS 9 pada tahun 2000, lalu OS X El Capitan yang dirilis 2015. Apple juga memakai pola serupa pada Final Cut Pro X, sehingga penggunaan X pada iPhone X dinilai sejalan dengan kebiasaan penamaan internal Apple.
Dalam konteks iPhone, simbol X memberi kesan bahwa perangkat tersebut bukan hanya model baru, melainkan penanda babak yang berbeda. Hal itu sesuai dengan karakter iPhone X yang membawa perubahan besar dibanding seri sebelumnya.
Makna iPhone X sebagai model spesial
Salah satu alasan yang paling sering dibahas adalah iPhone X dirilis untuk menandai 10 tahun kehadiran iPhone. Dengan begitu, Apple bisa menghadirkan model yang terasa lebih istimewa tanpa harus memakai nama iPhone 10 secara langsung.
Pendekatan itu juga dinilai lebih aman secara pemasaran. Jika Apple menggunakan nama iPhone 10 bersamaan dengan iPhone 8, sebagian pengguna iPhone 8 bisa merasa seolah membeli model yang tertinggal jauh.
Karena itu, penamaan iPhone X bisa dibaca sebagai cara Apple menjaga persepsi pasar. Perusahaan tetap menampilkan kesan lompatan besar, tetapi tidak membuat pengguna iPhone 8 merasa berada satu generasi lebih rendah dari nama yang terdengar lebih tinggi.
Kenapa iPhone 9 tidak pernah muncul
Rumor sempat beredar bahwa Apple akan merilis iPhone 9 pada 2020. Namun, kabar itu tidak terbukti, dan Apple justru meluncurkan iPhone SE 2.
Fakta ini semakin menguatkan bahwa Apple memang tidak menjadikan angka 9 sebagai bagian dari lini utama iPhone. Hingga sekarang, urutan penamaan yang paling mencolok tetap lompat dari iPhone 8 ke iPhone X, lalu tidak pernah kembali ke iPhone 9.
Bagi Apple, keputusan itu tampaknya bukan sekadar soal angka, melainkan cara membangun pesan bahwa iPhone X adalah model penting dalam sejarah iPhone. Dengan desain layar sentuh penuh dan tampilan layar berponi yang kemudian menjadi ciri seri selanjutnya, iPhone X memang diposisikan sebagai pembuka era baru dalam lini iPhone.
Source: tekno.kompas.com








