Huawei Mate 80 Pro resmi kembali hadir di Indonesia dan langsung menarik perhatian pasar ponsel premium. Kehadirannya menandai kembalinya lini Mate Series ke tanah air setelah vakum selama 5 tahun, sekaligus memperkuat kembali posisi Huawei di segmen flagship.
Model ini juga membawa beban ekspektasi besar karena hadir setelah Huawei Mate 40 Pro yang lebih dulu meluncur pada Desember 2020. Di peluncurannya di Jakarta, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia menyebut perangkat ini dirancang untuk pengguna yang menghargai detail dan kualitas tanpa kompromi.
Kembalinya Mate Series ke pasar Indonesia
Huawei menempatkan Mate 80 Pro sebagai simbol comeback yang penting. Seri Mate sendiri pertama kali hadir di Indonesia lewat Huawei Mate 10 pada 2017, dan saat itu menjadi sorotan karena membawa AI NPU yang disebut pertama di industri.
Kehadiran Mate 80 Pro menunjukkan bahwa Huawei masih melihat pasar Indonesia sebagai wilayah strategis untuk perangkat kelas atas. Kehadiran ini juga memberi pilihan baru bagi pengguna yang mencari smartphone premium dengan fokus pada desain, daya tahan, dan fitur berbasis AI.
Desain dan layar yang siap bersaing di kelas flagship
Huawei Mate 80 Pro mengusung Iconic Dual Space Ring Design yang menjadi salah satu identitas visual utamanya. Bodinya memakai desain flat-edged dengan bezel tipis, sehingga tampil modern sekaligus tetap nyaman digenggam.
Layarnya menggunakan panel LTPO OLED 6,75 inci dengan resolusi 2832 x 1280 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits, lalu dilindungi 2nd Gen Kunlun Glass.
Dari sisi ketahanan, perangkat ini membawa sertifikasi IP68 dan IP69. Huawei menyebut ponsel ini bisa bertahan hingga kedalaman 6 meter, serta tahan terhadap debu, semprotan air bertekanan tinggi, dan kondisi ekstrem dari -20 derajat celcius hingga 80 derajat celcius.
Spesifikasi kamera dan fitur AI
Huawei membekali Mate 80 Pro dengan tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 50MP, ultra-wide 40MP, dan ultra-lighting macro telephoto 48MP. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 13MP untuk foto dan panggilan video.
Sektor kamera mendapat dukungan fitur AI seperti AI Remove untuk menghapus objek yang mengganggu pada foto. Ada juga AI Best Expression yang membantu memilih ekspresi terbaik saat selfie maupun wefie.
Selain kamera, Huawei menambahkan AI Gesture Control untuk mengakses fitur tertentu tanpa sentuhan langsung. Perangkat ini juga membawa AI Messaging yang dirancang agar komunikasi bisa berlangsung lebih cepat dan responsif hanya dengan satu sentuhan.
Baterai besar dan konektivitas lengkap
Dari sisi daya, Mate 80 Pro dibekali baterai 5.750 mAh. Huawei juga menambahkan pengisian cepat 100W lewat kabel dan 80W secara wireless, yang diklaim tercepat di kelas flagship saat ini.
Untuk konektivitas, ponsel ini mendukung 4G, WiFi 7, Bluetooth 6.0, NFC, penguncian wajah 3D, pemindai sidik jari, dan sensor inframerah. Kombinasi ini membuat perangkat terasa lengkap untuk penggunaan harian di kelas premium.
HarmonyOS dan status layanan Google
Huawei Mate 80 Pro menjalankan HarmonyOS generasi terbaru yang sudah dibekali fitur AI dan optimalisasi performa sistem. Namun, perangkat ini tidak dilengkapi layanan Google Mobile Services atau GMS.
Poin ini penting bagi calon pengguna yang mengandalkan layanan Google dalam aktivitas sehari-hari. Meski begitu, dari sisi perangkat keras dan fitur, Huawei tetap menawarkan paket flagship yang agresif dan kompetitif.
Harga dan ketersediaan di Indonesia
Di Indonesia, Huawei Mate 80 Pro hadir dalam varian RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB. Ponsel ini dibanderol Rp16.999.000 dan disertai penawaran menarik selama periode promosi 24 April hingga 24 Mei 2026.
Pilihan warna yang tersedia mencakup Gold, Green, dan Black. Dengan kombinasi desain premium, layar terang, kamera berbasis AI, dan baterai besar, Mate 80 Pro masuk ke Indonesia sebagai salah satu penawaran paling serius Huawei di kelas flagship.
Source: www.gadgetdiva.id





