Lenovo Yoga Tab Terasa Tipis, Ringan, dan Punya AI yang Benar-Benar Berguna

Lenovo Yoga Tab hadir sebagai tablet Android dengan pendekatan yang berbeda dari tablet biasa karena membawa fitur AI native untuk mendukung kreativitas dan produktivitas. Perangkat ini juga dipasangkan dengan aksesori seperti keyboard dan stylus, sehingga target pengguna yang ingin bekerja sekaligus membuat konten bisa memanfaatkannya lebih fleksibel.

Kesan awal dari perangkat ini langsung mengarah pada satu hal: bodinya terasa sangat tipis dan ringan saat digenggam. Tablet ini memakai material unibody metal dengan ketebalan sekitar 6,2 mm dan bobot sekitar 485 gram, sehingga tetap nyaman dipakai dalam posisi satu tangan tanpa terasa cepat melelahkan.

Desain yang tipis, kokoh, dan nyaman dibawa

Saat pertama kali dipegang, Lenovo Yoga Tab memberi impresi sebagai perangkat yang mengutamakan portabilitas. Permukaan punggungnya terasa halus, tetapi tidak licin, sehingga membantu cengkeraman tetap stabil saat tablet digunakan dalam waktu singkat.

Kombinasi bobot yang relatif ringan dan rangka metal memberi kesan premium. Dalam penggunaan praktis, karakter ini penting bagi pengguna yang sering berpindah tempat atau ingin memakai tablet untuk membaca, menonton, atau membuat catatan tanpa harus bergantung pada meja.

Layar 11,1 inci yang tajam dan mulus

Salah satu daya tarik utama Lenovo Yoga Tab ada pada layar 11,1 inci dengan resolusi 3,2K atau 3.200 x 2.000 piksel. Panel ini juga memiliki refresh rate 144 Hz, yang membuat pergerakan gambar terasa lebih halus saat scrolling maupun berpindah aplikasi.

Dalam penggunaan singkat untuk menonton video YouTube dan bermain gim, tampilan visualnya terlihat tajam dengan warna yang hidup. Karakter layar seperti ini membuat perangkat ini terasa cocok untuk aktivitas campuran, dari hiburan hingga pekerjaan kreatif yang membutuhkan detail visual.

Audio yang mendukung pengalaman hiburan

Pengalaman visualnya didukung oleh sistem suara premium dengan dual tweeter dan dual bass driver. Lenovo juga menyematkan dukungan Dolby Atmos agar suara terdengar lebih imersif saat dipakai menonton atau mendengarkan konten multimedia.

Dalam sesi penggunaan singkat, suara yang keluar terdengar lantang dan jernih. Kombinasi layar besar dan audio yang bertenaga membuat tablet ini memiliki modal kuat sebagai perangkat hiburan sekaligus kerja ringan.

Fitur AI yang menjadi pembeda

Lenovo Yoga Tab tidak hanya menonjol di sisi hardware, tetapi juga membawa banyak fitur berbasis kecerdasan buatan. Beberapa di antaranya adalah Smart Capture, AI SuperRes, Smart Erase, Live Transcript, Sketch to Image, Circle to Search, dan asisten AI Gemini.

Dari deretan fitur itu, Sketch to Image menjadi salah satu yang paling menonjol karena mampu mengubah coretan sederhana menjadi gambar secara otomatis. Saat diuji, prosesnya berlangsung sekitar 20 detik, dan hasilnya cukup menarik untuk sebuah input yang awalnya hanya berupa sketsa sederhana.

Fitur Live Transcript juga sempat dicoba dan bekerja untuk menerjemahkan audio secara real-time langsung di perangkat. Namun, fitur ini belum mendukung bahasa Indonesia, dan bahasa yang tersedia antara lain Inggris, China, Rusia, Spanyol, Perancis, Italia, Jepang, Jerman, Turki, dan Arab.

Keyboard dan stylus untuk produktivitas

Untuk menunjang aktivitas kerja, Lenovo menyertakan keyboard dengan trackpad yang terhubung lewat konektor magnetik. Dalam penggunaan singkat, keyboard ini terasa cukup nyaman untuk mengetik, sementara trackpad-nya merespons dengan baik saat dipakai bernavigasi.

Lenovo juga membekali perangkat ini dengan stylus bernama Tab Pen Pro. Stylus tersebut terasa ringan dan nyaman digenggam, dengan respons yang cepat dan latensi yang minim saat dipakai menulis atau menggambar.

Fitur palm rejection turut membantu menjaga akurasi ketika tangan menyentuh layar. Hal ini membuat aktivitas mencatat atau membuat ilustrasi terasa lebih rapi dan lebih dekat dengan pengalaman menggunakan perangkat kerja yang serius.

Source: tekno.kompas.com

Terkait